{"id":31757,"date":"2023-01-16T08:45:05","date_gmt":"2023-01-16T01:45:05","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=31757"},"modified":"2023-01-16T08:45:05","modified_gmt":"2023-01-16T01:45:05","slug":"sholat-jenazah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sholat-jenazah\/","title":{"rendered":"Sholat Jenazah: Syarat. Rukun, dan Sunnahnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sholat-jenazah\/#Syarat_Sholat_Jenazah\" >Syarat Sholat Jenazah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sholat-jenazah\/#Rukun_Sholat_Jenazah\" >Rukun Sholat Jenazah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sholat-jenazah\/#Sunnah-Sunnah_Sholat_Jenazah\" >Sunnah-Sunnah Sholat Jenazah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sholat-jenazah\/#Berjamaah_dalam_Sholat_Jenazah\" >Berjamaah dalam Sholat Jenazah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Sholat jenazah merupakan salah satu ibadah penting dalam Islam yang hukumnya fardhu kifayah, artinya kewajiban kolektif bagi umat Muslim. Jika sebagian umat Muslim telah melaksanakannya, maka kewajiban tersebut gugur bagi yang lain. Namun, jika tidak ada yang melaksanakannya, seluruh umat Muslim akan menanggung dosa. Oleh karena itu, memahami syarat, rukun, dan sunnah sholat jenazah menjadi sangat penting bagi setiap Muslim.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Syarat_Sholat_Jenazah\"><\/span>Syarat Sholat Jenazah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Agar sholat jenazah sah, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi:<\/p>\n<ol>\n<li>Terpenuhinya Syarat Sholat Secara Umum: Orang yang melaksanakan sholat jenazah harus memenuhi syarat sah sholat, yaitu suci dari hadats dan najis, menutup aurat, serta menghadap kiblat.<\/li>\n<li>Jenazah Telah Dimandikan dan Dikafani: Sholat jenazah dilaksanakan setelah jenazah dimandikan dan dikafani sesuai dengan tuntunan syariat.<\/li>\n<li>Posisi Jenazah: Jenazah diletakkan di depan orang yang menshalatkannya dengan posisi jenazah di antara imam dan kiblat. Namun, jika sholat jenazah dilaksanakan di atas kubur atau sholat gaib, posisi ini dapat disesuaikan.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rukun_Sholat_Jenazah\"><\/span>Rukun Sholat Jenazah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Rukun adalah bagian pokok dari sholat jenazah yang harus dilaksanakan agar sholat tersebut sah. Berikut adalah rukun-rukun sholat jenazah:<\/p>\n<ol>\n<li>Berdiri Jika Mampu: Sholat jenazah wajib dilaksanakan dalam posisi berdiri bagi yang mampu, karena termasuk dalam kategori sholat fardhu.<\/li>\n<li>Empat Kali Takbir: Sholat jenazah terdiri dari empat kali takbir, dimulai dengan takbiratul ihram dan diikuti oleh tiga takbir lainnya.<\/li>\n<li>Membaca Al-Fatihah Setelah Takbir Pertama: Setelah takbir pertama, dianjurkan membaca surat Al-Fatihah.<\/li>\n<li>Membaca Sholawat Nabi Setelah Takbir Kedua: Setelah takbir kedua, membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.<\/li>\n<li>Mendoakan Jenazah Setelah Takbir Ketiga: Setelah takbir ketiga, membaca doa khusus untuk jenazah, memohon ampunan dan rahmat Allah SWT bagi almarhum\/almarhumah.<\/li>\n<li>Mendoakan Keluarga dan Kaum Muslimin Setelah Takbir Keempat: Setelah takbir keempat, membaca doa untuk keluarga yang ditinggalkan dan kaum Muslimin secara umum.\n<p>Salam: Mengakhiri sholat jenazah dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sunnah-Sunnah_Sholat_Jenazah\"><\/span>Sunnah-Sunnah Sholat Jenazah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Selain rukun, terdapat beberapa sunnah dalam sholat jenazah yang dianjurkan untuk dilaksanakan:<\/p>\n<ol>\n<li>Mengangkat Tangan pada Setiap Takbir: Disunnahkan mengangkat tangan setiap kali melakukan takbir dalam sholat jenazah.<\/li>\n<li>Membaca dengan Suara Lirih (Sirr): Bacaan dalam sholat jenazah sebaiknya dilakukan dengan suara lirih, baik siang maupun malam hari.<\/li>\n<li>Membaca Ta\u2019awudz Sebelum Al-Fatihah: Sebelum membaca Al-Fatihah, disunnahkan membaca ta\u2019awudz untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan.<\/li>\n<li>Dilaksanakan Secara Berjamaah: Sholat jenazah lebih utama dilaksanakan secara berjamaah, meskipun boleh dilakukan secara sendiri.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berjamaah_dalam_Sholat_Jenazah\"><\/span>Berjamaah dalam Sholat Jenazah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Melaksanakan sholat jenazah secara berjamaah memiliki keutamaan tersendiri. Disunnahkan untuk membentuk tiga shaf (barisan), dengan setiap shaf minimal terdiri dari dua orang. Jika jumlah jamaah enam orang, maka setiap shaf terdiri dari dua orang.<\/p>\n<p>Posisi imam dalam sholat jenazah juga perlu diperhatikan:<\/p>\n<ul>\n<li>Untuk Jenazah Laki-Laki: Imam berdiri sejajar dengan kepala jenazah.<\/li>\n<li>Untuk Jenazah Perempuan: Imam berdiri sejajar dengan bagian tengah (perut) jenazah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Memahami dan melaksanakan syarat, rukun, serta sunnah sholat jenazah sesuai tuntunan syariat sangat penting bagi setiap Muslim. Dengan demikian, kita dapat memberikan penghormatan terakhir yang sesuai kepada saudara seiman yang telah berpulang, serta memenuhi kewajiban kita sebagai umat Muslim.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sholat jenazah merupakan salah satu ibadah penting dalam Islam yang hukumnya fardhu kifayah, artinya kewajiban kolektif bagi umat Muslim. Jika sebagian umat Muslim telah melaksanakannya,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"default","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[295],"class_list":["post-31757","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-islam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31757"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31757\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}