{"id":31167,"date":"2023-01-04T14:44:29","date_gmt":"2023-01-04T07:44:29","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=31167"},"modified":"2023-01-04T14:44:29","modified_gmt":"2023-01-04T07:44:29","slug":"sejarah-amandemen-uud-1945-dan-tujuan-amandemen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sejarah-amandemen-uud-1945-dan-tujuan-amandemen\/","title":{"rendered":"Sejarah Amandemen UUD 1945 dan Tujuan Amandemen"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sejarah-amandemen-uud-1945-dan-tujuan-amandemen\/#Pengertian_Amandemen_UUD_1945\" >Pengertian Amandemen UUD 1945<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sejarah-amandemen-uud-1945-dan-tujuan-amandemen\/#Tujuan_Amandemen_UUD_1945\" >Tujuan Amandemen UUD 1945<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sejarah-amandemen-uud-1945-dan-tujuan-amandemen\/#Urutan_Sejarah_Perubahan_Amandemen_UUD_1945\" >Urutan Sejarah Perubahan Amandemen UUD 1945<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sejarah-amandemen-uud-1945-dan-tujuan-amandemen\/#Hasil_Amandemen_UUD_1945\" >Hasil Amandemen UUD 1945<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Amandemen_UUD_1945\"><\/span>Pengertian Amandemen UUD 1945<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Amandemen UUD 1945 adalah perubahan atau penyempurnaan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang merupakan hukum dasar tertulis dan tertinggi di Indonesia.\u00a0Amandemen dilakukan untuk merevisi bagian yang sudah ada dan menyempurnakan isi dari bagian undang-undang tersebut<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_Amandemen_UUD_1945\"><\/span>Tujuan Amandemen UUD 1945<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tujuan dilakukannya amandemen adalah menyempurnakan aturan dasar mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan perkembangan zaman serta kebutuhan bangsa dan negara<sup>2<\/sup>. Adapun tujuan amandemen secara lebih rinci adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Memperjelas hukum-hukum yang terkandung di dalam UUD 1945<\/li>\n<li>Membentuk hukum yang belum dijelaskan sebagai penyempurna UUD 1945<\/li>\n<li>Menyelaraskan UUD 1945 dengan kondisi sosial, politik, ekonomi, budaya, dan teknologi saat ini<\/li>\n<li>Menyempurnakan aturan mengenai tatanan negara, kedaulatan rakyat, pembagian kekuasaan, hak asasi manusia, dan lainnya<\/li>\n<li>Meningkatkan kualitas demokrasi, konstitusionalisme, dan supremasi hukum di Indonesia<sup>3<\/sup><sup>4<\/sup><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Urutan_Sejarah_Perubahan_Amandemen_UUD_1945\"><\/span>Urutan Sejarah Perubahan Amandemen UUD 1945<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>UUD 1945 telah mengalami empat kali perubahan dalam kurun waktu 1999-2002. Amandemen yang terjadi pada UUD 1945 ditetapkan dalam Sidang Umum dan Sidang Tahunan MPR. Berikut merupakan urutan sejarah perubahan amandemen UUD 1945.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Amandemen Pertama<\/strong>\u00a0dilakukan pada tahun 1999 tepatnya pada tanggal 14 s.d 21 Oktober 1999 melalui Sidang Umum MPR 1999.\u00a0Hasil dari amandemen ini yaitu diterapkan 9 pasal, yakni Pasal 5, Pasal 7, Pasal 9, Pasal 13, Pasal 14, Pasal 15, Pasal 17, Pasal 20, dan Pasal 21<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Amandemen Kedua<\/strong>\u00a0terjadi satu tahun setelahnya, yaitu tanggal 7 s.d 18 Agustus 2000 melalui Sidang Tahunan MPR. Hasil dari amandemen ini yaitu diterapkan sebanyak 16 pasal baru yang menggantikan pasal lama.\u00a0Pasal-pasal tersebut antara lain Pasal 1 ayat (3), Pasal 3 ayat (1), Pasal 4 ayat (1), Pasal 6A ayat (1) s.d (4), Pasal 7A ayat (1) s.d (3), Pasal 7B ayat (1) s.d (3), Pasal 11 ayat (1) s.d (3), Pasal 22C ayat (1) s.d (4), Pasal 22D ayat (1) s.d (4), Pasal 22E ayat (1) s.d (6), Pasal 23 ayat (1) s.d (6), Pasal 23A ayat (1) s.d (2), Pasal 24 ayat (1) s.d (3), Pasal 24A ayat (1) s.d (2), Pasal 24B ayat (1) s.d (2), dan Pasal 24C ayat (1) s.d (2)<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Amandemen Ketiga<\/strong>\u00a0terjadi pada tahun berikutnya yaitu tanggal 1 s.d.9 November melalui Sidang Tahunan MPR. Hasil dari amandemen ini yaitu diterapkan sebanyak tujuh pasal baru yang menggantikan pasal lama.\u00a0Pasal-pasal tersebut antara lain Pasal 6 ayat (1), Pasal 6B ayat (1) s.d (3), Pasal 8 ayat (1) s.d (4), Pasal 11A ayat (1) s.d (2), Pasal 18 ayat (1) s.d (7), Pasal 18A ayat (1) s.d (2), dan Pasal 18B ayat (1) s.d (2)<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Amandemen Keempat<\/strong>\u00a0terjadi pada tahun 2002 tepatnya tanggal 1 s.d.11 Agustus melalui Sidang Tahunan MPR. Hasil dari amandemen ini yaitu diterapkan sebanyak 14 pasal baru yang menggantikan pasal lama.\u00a0Pasal-pasal tersebut antara lain Pasal 2 ayat (1), Pasal 5 ayat (1), Pasal 6A ayat (5), Pasal 7A ayat (4), Pasal 7B ayat (4), Pasal 9A, Pasal 10A, Pasal 18C, Pasal 22F, Pasal 23B, Pasal 23C, Pasal 24D, Pasal 27 ayat (3), dan Pasal 28I<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hasil_Amandemen_UUD_1945\"><\/span>Hasil Amandemen UUD 1945<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hasil dari amandemen UUD 1945 adalah terjadinya perubahan signifikan dalam beberapa aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Perubahan sistem pemerintahan dari semi-presidensial menjadi presidensial murni dengan pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden maksimal dua periode<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Perubahan sistem pemilihan presiden dan wakil presiden dari melalui MPR menjadi langsung oleh rakyat<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Perubahan kedudukan MPR dari lembaga tertinggi negara menjadi lembaga tinggi negara yang berfungsi sebagai lembaga perwakilan rakyat dan memiliki kewenangan mengubah dan menetapkan UUD<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Pembentukan lembaga-lembaga negara baru seperti Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, Dewan Perwakilan Daerah, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Penguatan hak asasi manusia dengan penambahan pasal-pasal yang mengatur tentang hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial, budaya, lingkungan hidup, perlindungan anak, perempuan, dan kelompok minoritas<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Penguatan otonomi daerah dengan penambahan pasal-pasal yang mengatur tentang pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, perimbangan keuangan pusat dan daerah, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Amandemen UUD 1945: Tujuan \u2013 Perubahan dan Hasilnya &#8211; Haloedukasi. https:\/\/haloedukasi.com\/amandemen-uud-1945.<br \/>\n(2) Amandemen Ketiga UUD 1945: Latar Belakang dan Perubahannya &#8211; KOMPAS.com. https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2022\/02\/13\/01000031\/amandemen-ketiga-uud-1945&#8211;latar-belakang-dan-perubahannya.<br \/>\n(3) Tujuan Amandemen UUD 1945, Hasil, &amp; Urutan Sejarah Perubahannya &#8211; Tirto.ID. https:\/\/tirto.id\/tujuan-amandemen-uud-1945-hasil-urutan-sejarah-perubahannya-gkaE.<br \/>\n(4) Tujuan Amandemen UUD 1945 dan Sejarahnya, Ketahui Alasan Perubahannya. https:\/\/www.liputan6.com\/hot\/read\/5021269\/tujuan-amandemen-uud-1945-dan-sejarahnya-ketahui-alasan-perubahannya.<br \/>\n(5) Amandemen UUD 1945: Daftar Pasal yang Mengalami Perubahan. https:\/\/kumparan.com\/berita-update\/amandemen-uud-1945-daftar-pasal-yang-mengalami-perubahan-1v0k05aYl9K.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Amandemen UUD 1945 Amandemen UUD 1945 adalah perubahan atau penyempurnaan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang merupakan hukum dasar tertulis dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-31167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31167"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31167\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}