{"id":30439,"date":"2022-12-23T15:05:06","date_gmt":"2022-12-23T08:05:06","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=30439"},"modified":"2022-12-23T15:05:06","modified_gmt":"2022-12-23T08:05:06","slug":"sumber-sejarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah\/","title":{"rendered":"Sumber Sejarah"},"content":{"rendered":"<p>Peristiwa yang terjadi masa lampau dapat di ungkap bila ada sumber sejarah yang mendukung. Sumber sejarah terdiri atas :<\/p>\n<ol>\n<li>Sumber lisan : keterangan langsung dari saksi dari peristiwa yang terjadi masa lampau atau dari oang yang menerima keterangan dari orang lain Umpama ; rekaman pidato, hasilwawancara, dan narasumber pelaku, atau saksi sejarah<\/li>\n<li>Sumber tertulis. Sumber yang di peroleh melalui peninggalan peninggalan tertulis, Umpama ; prasasti, dokumen naskah, surat perjanjian , buku, makalah dll<\/li>\n<li>Sumber benda (artefak )\u00a0 peninggalan benda benda budaya, Umpama ; bangunan prasati,patung, senjata dll.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berdasarkan urutan penyampaiannya sumber sejarah dibagi dalam beberapa jenis\u00a0 :<\/p>\n<ol>\n<li><em>Sumber primer ( sumber pertamsa )<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sumber primer yaitu;peninggalan asli sejarah seperti;prasasti,kronik,piagam,candi yang benar benar berasal dari zaman nya.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><em>Sumber sekunder.<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sumber sekunder yaitu benda benda tiruan dari benda aslinya atau sumber pustaka hasil penelitian para ahli ahli sejarah ,laporan penelitian,dan terjemahan kitab kitab kuno.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><em>Sumber terrier (sumber ke tiga )<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Yaitu buku-buku sjarah yang di susun berdasarkan laporan penelitianahli sejarah tanpa melakukan penelitian langsung[13]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peristiwa yang terjadi masa lampau dapat di ungkap bila ada sumber sejarah yang mendukung. Sumber sejarah terdiri atas : Sumber lisan : keterangan langsung dari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-30439","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30439","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30439"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30439\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}