{"id":28968,"date":"2022-12-03T13:36:34","date_gmt":"2022-12-03T06:36:34","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=28968"},"modified":"2022-12-03T13:36:34","modified_gmt":"2022-12-03T06:36:34","slug":"sistem-ekonomi-komando-pengertian-ciri-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-dan-negara-yang-menerapkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-ekonomi-komando-pengertian-ciri-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-dan-negara-yang-menerapkan\/","title":{"rendered":"Sistem Ekonomi Komando : Pengertian, Ciri-ciri, Kelebihan dan Kekurangan, dan Negara yang Menerapkan"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-ekonomi-komando-pengertian-ciri-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-dan-negara-yang-menerapkan\/#Pengertian_Sistem_Ekonomi_Komando\" >Pengertian Sistem Ekonomi Komando<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-ekonomi-komando-pengertian-ciri-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-dan-negara-yang-menerapkan\/#Ciri-Ciri_Sistem_Ekonomi_Komando\" >Ciri-Ciri Sistem\u00a0Ekonomi\u00a0Komando<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-ekonomi-komando-pengertian-ciri-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-dan-negara-yang-menerapkan\/#Kelebihan_dan_Kekurangan_Sistem_Ekonomi_Komando\" >Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Komando<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-ekonomi-komando-pengertian-ciri-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-dan-negara-yang-menerapkan\/#1_Kelebihan_Sistem_Ekonomi_Komando\" >1. Kelebihan Sistem Ekonomi Komando<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-ekonomi-komando-pengertian-ciri-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-dan-negara-yang-menerapkan\/#2_Kekurangan_Sistem_Ekonomi_Komando\" >2. Kekurangan Sistem Ekonomi Komando<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-ekonomi-komando-pengertian-ciri-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-dan-negara-yang-menerapkan\/#Negara_yang_Menganut_Sistem_Ekonomi_Komando\" >Negara yang Menganut Sistem Ekonomi\u00a0Komando<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Sistem_Ekonomi_Komando\"><\/span><strong>Pengertian Sistem Ekonomi Komando<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pada sistem ini, seluruh kegiatan ekonomi di atur dan ditentukan oleh pemerintah. Oleh karena itu proses ekonomi berjalan secara komando dari pusat, dan semua keputusan berada di tangan pemerintah pusat. Maka sistem ini dinamankan sistem ekonomi komando (sistem ekonomi terpusat).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Keputusan mengenai produksi, distribusi dan konsumsi, sepenuhnya berada ditangan pemerintah. Masyarakat tidak diberi kebebasan dan kesempatan berusaha. Sistem ekonomi ini disebut juga sistem ekonomi kolektif.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pengertian system ekonomi komando menurut para ahli<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Chester A Bemand mengatakan bahwa : \u201dSistem ekonomi adalah suatu kesatuan yang terpadu yang secara kolestik yang di dalamnya ada bagian-bagian dan masing-masing bagian itu memiliki ciri dan batas tersendir\u201d<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Dumatry (1996) mengatakan bahwa :\u201cSistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu ketahanan\u201d.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Gregory Grossman and M. Manu mengatakan bahwa :\u201cSistem ekonomi adalah sekumpulan komponen-komponen atau unsur-unsur yang terdiri dari atas unit-unit dan agen-agen ekonomi, serta lembaga-lembaga ekonomi yang bukan saja saling berhubungan dan berinteraksi melainkan juga sampai tingkat tertentu yang saling menopang dan mempengaruhi.\u201d<\/li>\n<\/ol>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Sistem_Ekonomi_Komando\"><\/span><strong>Ciri-Ciri Sistem\u00a0<\/strong><strong>Ekonomi<\/strong><strong>\u00a0Komando<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Pemerintah memiliki kekuasaan tertinggi dalam sistem ekonomi.<\/li>\n<li>Pihak swasta atau individu tidak punya peran berarti di dalam pasar.<\/li>\n<li>Pemerintah menjadi pemilik semua modal dan alat produksi, sedangkan rakyat hanyalah sebagai pengguna saja.<\/li>\n<li>Pemerintah mengatur dan menentukan jenis barang dan jasa yang harus diproduksi dan Masyarakat tidak dapat berkreasi sendiri.<\/li>\n<li>Pemerintah membuat aturan sistem perekonomian dan masyarakat yang terlibat di dalamnya wajib mengikuti aturan tersebut.<\/li>\n<li>Pihak swasta tidak memiliki hak dalam melakukan kegiatan ekonomi.<\/li>\n<li>Pemerintah bertanggungjawab penuh terhadap roda perekonomian.<\/li>\n<\/ol>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_dan_Kekurangan_Sistem_Ekonomi_Komando\"><\/span><strong>Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Komando<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kelebihan_Sistem_Ekonomi_Komando\"><\/span>1. Kelebihan Sistem Ekonomi Komando<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah mudah untuk melakukan pengawasan dan pengendalian harga-harga barang dan jasa di pasar.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah dapat dengan mudah mengendalikan masalah ekonomi seperti inflasi, pengangguran, dan lain-lain.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ekonomi negara cenderung lebih stabil.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Kesenjangan sosial di masyarakat dapat diminimalisir.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah dapat mewujudkan pemerataan pendapatan warganya.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Negara dengan sistem ekonomi komando jarang mengalami krisis ekonomi.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah dapat dengan mudah melakukan dan mengontrol aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi di masyarakat.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kekurangan_Sistem_Ekonomi_Komando\"><\/span>2. Kekurangan Sistem Ekonomi Komando<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah tidak mengakui adanya hak individual.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah cenderung memonopoli semua hal yang berhubungan dengan perekonomian sehingga dapat merugikan warga negaranya.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Negara yang menganut sistem ekonomi Komando umumnya memiliki pertumbuhan ekonomi yang lambat.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah menghambat kreativitas, inisiatif dan kreasi masyarakat sehingga masyarakat tidak termotivasi untuk maju.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Banyak jenis barang yang dibutuhkan tidak tersedia di pasar.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Sistem pasar sangat dipengaruhi oleh kualitas pemerintahannya.<\/li>\n<\/ul>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Negara_yang_Menganut_Sistem_Ekonomi_Komando\"><\/span><strong>Negara yang Menganut Sistem Ekonomi\u00a0<\/strong><strong>Komando<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya negara-negara yang menganut sistem ekonomi terpusat adalah negara yang memiliki paham sosialis dan komunis. Adapun negara yang masih menganut sistem ekonomi Komando adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Kuba<\/li>\n<li>Korea Utara<\/li>\n<li>Republik Rakyat Cina<\/li>\n<li>Vietnam<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sumber: academia.edu<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Sistem Ekonomi Komando Pada sistem ini, seluruh kegiatan ekonomi di atur dan ditentukan oleh pemerintah. Oleh karena itu proses ekonomi berjalan secara komando dari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-28968","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28968","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28968"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28968\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}