{"id":28377,"date":"2022-11-28T07:00:27","date_gmt":"2022-11-28T00:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=28377"},"modified":"2022-11-28T07:00:27","modified_gmt":"2022-11-28T00:00:27","slug":"bahasa-indonesia-yang-baik-dan-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bahasa-indonesia-yang-baik-dan-benar\/","title":{"rendered":"Bahasa Indonesia yang baik dan\u00a0benar"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bahasa-indonesia-yang-baik-dan-benar\/#Bahasa_Indonesia_yang_baik\" >Bahasa Indonesia yang baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bahasa-indonesia-yang-baik-dan-benar\/#Bahasa_Indonesia_yang_benar\" >Bahasa Indonesia yang benar<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bahasa_Indonesia_yang_baik\"><\/span><strong>Bahasa Indonesia yang baik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan norma kemasyarakatan yang berlaku. Misalnya, dalam situasi santai dan akrab, seperti di warung kopi, pasar, di tempat arisan, dan di lapangan sepak bola hendaklah digunakan bahasa Indonesia yang tidak terlalu terikat pada patokan. Dalam situasi formal seperti kuliah, seminar, dan pidato kenegaraan hendaklah digunakan bahasa Indonesia yang resmi dan formal yang selalu memperhatikan norma bahasa. Saat kita berbicara atau menulis, kita akan menyesuaikan bahasa dan cara berbicara atau menulis kita dengan yang diajak bicara dan situasi serta kondisi pembicaraan. Contohnya, kita tidak mungkin berbicara menggunakan bahasa ilmiah dengan seorang anak TK, kita tidak akan menggunakan bahasa Indonesia baku saat menulis buku harian, atau presiden tidak akan menggunakan bahasa \u201cgaul\u201d saat berpidato.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bahasa_Indonesia_yang_benar\"><\/span><strong>Bahasa Indonesia yang benar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan aturan atau kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Kaidah bahasa itu meliputi kaidah ejaan, kaidah pembentukan kata, kaidah penyusunan kalimat, kaidah penyusunan paragraf, dan kaidah penataan penalaran. Jika kaidah ejaan digunakan dengan cermat, kaidah pembentukan kata ditaati secara konsisten, pemakaian bahasa dikatakan benar. Sebaliknya jika kaidah-kaidah bahasa kurang ditaati, pemakaian bahasa tersebut dianggap tidak benar atau tidak baku.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jadi dapat disimpulkan bahwa bahasa indonesia yang baik dan benar itu adalah pemakaian ragam bahasa yang serasi dengan sasarannya dan di samping itu mengikuti kaidah bahasa yang benar.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Fungsi Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Berbahasa Indonesia yang baik dan benar memiliki fungsi sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Fungsi pemersatu kebhinnekaan rumpun dalam bahasa dengan mengatasi batas-batas kedaerahan sehingga mampu membangkitkan kesetiaan orang terhadap bahasa itu.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Fungsi penanda kepribadian yang menyatakan identitas bangsa dalam pergaulan dengan bangsa lain.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Fungsi pembawa kewibawaan karena berpendidikan dan yang terpelajar.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Fungsi sebagai kerangka acuan tentang tepat tidaknya dan betul tidaknya pemakaian bahasa sehingga memberikan kesadaran orang akan adanya aturan yang baku dan layak dipatuhi agar ia tidak mendapat sanksi sosial.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ada dua syarat utama yang harus dipenuhi oleh setiap pemakai bahasa Indonesia agar bahasa yang dipakainya itu baik dan benar, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Memahami baik \u2013 baik kaidah bahasa Indonesia.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Memahami benar situasi kebahasaan yang dihadapinya.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>DAFTAR PUSTAKA<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Ahmad Hasan,dkk. 1998.\u00a0<em>Tata Bahasa Baku Indonesia.<\/em>\u00a0Jakarta.: Balai Pustaka.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Badudu, J.S. 1995.\u00a0<em>Inilah Bahasa Indonesia yang Benar IV<\/em>. Jakarta: Gramedia<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Moeliono, Anton M. &amp; Soenjono Dardjowidjojo.ed.1998.\u00a0\u00a0<em>Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia<\/em>. Jakarta:Balai Pustaka.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahasa Indonesia yang baik Bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan norma kemasyarakatan yang berlaku. Misalnya, dalam situasi santai dan akrab, seperti&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-28377","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28377"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28377\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}