{"id":27739,"date":"2022-11-23T12:22:29","date_gmt":"2022-11-23T05:22:29","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=27739"},"modified":"2022-11-23T12:22:29","modified_gmt":"2022-11-23T05:22:29","slug":"pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad\/","title":{"rendered":"Pengertian Qirad, Dasar Hukum, Rukun dan Syarat, Larangan, Ketentuan dan Manfaat Qirad"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad\/#Pengertian_Qirad\" >Pengertian Qirad<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad\/#Dasar_Hukum_Qirad\" >Dasar Hukum Qirad<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad\/#Rukun_dan_Syarat_Qirad\" >Rukun dan Syarat Qirad<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad\/#Larangan_dalam_Qirad\" >Larangan dalam Qirad<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad\/#Bentuk-bentuk_Qirad\" >Bentuk-bentuk Qirad<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad\/#Beberapa_Ketentuan_dalam_Qirad\" >Beberapa Ketentuan dalam Qirad<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qirad-dasar-hukum-rukun-dan-syarat-larangan-ketentuan-dan-manfaat-qirad\/#Manfaat_Qirad\" >Manfaat Qirad<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"flex-1 overflow-hidden @container\/thread\">\n<div class=\"h-full\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-oxjlx-79elbk h-full\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-oxjlx-1n7m0yu\">\n<div class=\"flex flex-col text-sm md:pb-9\">\n<article class=\"w-full scroll-mb-[var(--thread-trailing-height,150px)] text-token-text-primary focus-visible:outline-2 focus-visible:outline-offset-[-4px]\" dir=\"auto\" data-testid=\"conversation-turn-5\" data-scroll-anchor=\"true\">\n<div class=\"m-auto text-base py-[18px] px-3 md:px-4 w-full md:px-5 lg:px-4 xl:px-5\">\n<div class=\"mx-auto flex flex-1 gap-4 text-base md:gap-5 lg:gap-6 md:max-w-3xl lg:max-w-[40rem] xl:max-w-[48rem]\">\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col flex-grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words text-start [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"e48e30cf-1657-4426-9e9f-4f768298b470\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert dark\">\n<p>Qirad adalah salah satu bentuk kerja sama dalam muamalah Islam yang memiliki nilai historis dan relevansi tinggi dalam dunia ekonomi modern. Sebagai sebuah akad atau perjanjian yang berlandaskan kepercayaan, qirad memungkinkan pemilik modal untuk berkontribusi dalam pengembangan usaha tanpa harus terlibat langsung dalam pengelolaannya.<\/p>\n<p>Dalam praktiknya, sistem ini tidak hanya memfasilitasi kegiatan ekonomi yang adil dan transparan, tetapi juga mengandung semangat tolong-menolong yang dianjurkan oleh syariat Islam. Artikel ini akan membahas pengertian, dasar hukum, rukun dan syarat, bentuk-bentuk, hingga manfaat qirad secara mendalam, sehingga memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep yang juga dikenal dengan istilah <em>mudharabah<\/em> ini.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Qirad\"><\/span>Pengertian Qirad<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam kitab <em>Fathul Qarib al-Mujib<\/em>, Syaikh Muhammad Ibnu Qasim al-Ghazy menjelaskan bahwa qirad adalah bentuk penyerahan harta dari seorang pemilik modal (<em>sahibul mal<\/em>) kepada pengelola dana sebagai modal usaha.<\/p>\n<p>Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut kemudian dibagi di antara kedua belah pihak sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.<\/p>\n<p>Dari pengertian tersebut, qirad dapat dipahami sebagai bentuk pemberian modal oleh seseorang kepada pihak lain yang dipercaya untuk menjalankan suatu usaha.<\/p>\n<p>Tujuan dari pemberian modal ini adalah untuk mendapatkan keuntungan yang akan dibagi bersama sesuai dengan perjanjian awal.<\/p>\n<p>Biasanya, qirad dilakukan oleh pemilik modal baik secara perorangan maupun melalui lembaga, kepada individu atau pihak yang memiliki keahlian dan kemampuan untuk menjalankan usaha tersebut.<\/p>\n<p>Besar kecilnya pembagian keuntungan ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, dengan prinsip keadilan agar tidak ada pihak yang dirugikan.<\/p>\n<p>Jika nilai modal yang digunakan cukup besar, maka sebaiknya dibuat perjanjian tertulis yang diperkuat dengan kehadiran saksi sebagai bentuk pengamanan bagi semua pihak.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dasar_Hukum_Qirad\"><\/span>Dasar Hukum Qirad<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Qirad dalam Islam termasuk ke dalam kategori mubah atau boleh, bahkan dianjurkan karena mengandung unsur tolong-menolong dalam kebaikan. Rasulullah SAW sendiri pernah melakukan qirad bersama Siti Khadijah sebelum beliau menjadi istrinya, dalam kegiatan perdagangan ke wilayah Syam. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Ada tiga hal yang diberkahi, yaitu: jual beli yang ditangguhkan, memberi modal, dan mencampur gandum dengan jeli untuk keluarga, bukan untuk dijual.&#8221; (HR. Ibnu Majah)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rukun_dan_Syarat_Qirad\"><\/span>Rukun dan Syarat Qirad<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam pelaksanaan qirad, terdapat rukun yang merupakan hal pokok yang harus ada dalam akad agar transaksinya sah. Jika salah satu rukun tidak terpenuhi, maka akad tersebut dianggap batal. Berikut adalah rukun dan syarat qirad:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pemilik modal (<em>sahibul mal<\/em>) dan pengelola modal (<em>amil<\/em>)<\/strong><br \/>\nKeduanya harus memenuhi syarat tertentu, yaitu sudah mumayyiz (mampu membedakan baik dan buruk), berakal sehat, bertindak secara sukarela tanpa paksaan, dan memiliki sifat amanah.<\/li>\n<li><strong>Modal usaha (<em>mal<\/em>)<\/strong><br \/>\nModal yang diberikan dapat berupa uang, barang, atau aset lainnya yang diketahui nilai, kualitas, dan kuantitasnya oleh kedua belah pihak.<\/li>\n<li><strong>Jenis usaha<\/strong><br \/>\nJenis usaha yang dijalankan harus jelas dan disepakati bersama oleh semua pihak yang terlibat.<\/li>\n<li><strong>Keuntungan<\/strong><br \/>\nPembagian keuntungan disepakati bersama sebelum akad dilakukan.<\/li>\n<li><strong>Ijab kabul<\/strong><br \/>\nProses serah terima (<em>ijab kabul<\/em>) harus dilakukan dengan jelas dan dituangkan dalam bentuk perjanjian tertulis.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pengelola modal tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul selama usaha berjalan, kecuali kerugian tersebut disebabkan oleh kelalaiannya. Jika terjadi kerugian, maka dapat ditutup dengan keuntungan yang sudah ada.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Larangan_dalam_Qirad\"><\/span>Larangan dalam Qirad<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Beberapa hal yang dilarang dalam qirad meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Melanggar perjanjian yang telah dibuat.<\/li>\n<li>Menggunakan modal untuk kepentingan pribadi.<\/li>\n<li>Menghamburkan modal tanpa alasan yang jelas.<\/li>\n<li>Menginvestasikan modal pada usaha yang bertentangan dengan syariat Islam.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk-bentuk_Qirad\"><\/span>Bentuk-bentuk Qirad<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam kehidupan sehari-hari, qirad dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, baik secara tradisional maupun modern:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Qirad sederhana<\/strong><br \/>\nQirad ini dilakukan oleh individu dengan sistem bagi hasil yang telah dipraktikkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Sebagai contoh, Nabi Muhammad SAW pernah menjalankan perdagangan menggunakan sistem qirad bersama Siti Khadijah. Hingga kini, bentuk qirad ini masih banyak digunakan, baik di perkotaan maupun pedesaan.<\/li>\n<li><strong>Qirad modern<\/strong><br \/>\nQirad modern sering ditemukan dalam sistem perbankan syariah. Nasabah yang menyimpan uang di bank syariah melakukan akad qirad dengan pihak bank, di mana bank akan mengelola dana tersebut untuk usaha. Keuntungan yang diperoleh kemudian dibagi sesuai dengan perjanjian bagi hasil yang telah disepakati.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Qirad juga dikenal dengan istilah <em>mudharabah<\/em>. Istilah ini digunakan oleh masyarakat Irak, sedangkan masyarakat Hijaz lebih akrab dengan istilah qirad. Meskipun berbeda istilah, keduanya memiliki makna yang sama dan sering disebut sebagai bentuk investasi dalam dunia bisnis.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beberapa_Ketentuan_dalam_Qirad\"><\/span>Beberapa Ketentuan dalam Qirad<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Agar pelaksanaan qirad berjalan dengan baik, beberapa ketentuan berikut harus diperhatikan:<\/p>\n<ul>\n<li>Pemilik modal harus memiliki kepercayaan dan ketelitian dalam memilih pengelola modal serta jenis usaha yang akan dimodali.<\/li>\n<li>Baik pemilik modal maupun pengelola harus memiliki sifat jujur, amanah, dan bertanggung jawab.<\/li>\n<li>Perjanjian antara kedua belah pihak harus jelas untuk menghindari potensi perselisihan.<\/li>\n<li>Jika terjadi kerugian yang bukan karena kesalahan pengelola modal, maka kerugian tersebut ditanggung oleh pemilik modal. Sebaliknya, jika kerugian disebabkan kelalaian pengelola, maka ia harus bertanggung jawab.<\/li>\n<li>Kerugian dapat ditutup dengan keuntungan yang telah diperoleh sebelumnya, dan jika tidak mencukupi, maka pemilik modal yang menanggungnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Qirad\"><\/span>Manfaat Qirad<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebagai salah satu bentuk muamalah dalam Islam, qirad memiliki banyak manfaat, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Membantu sesama dalam memenuhi kebutuhan hidup.<\/li>\n<li>Menggalang dan memperkuat ekonomi umat.<\/li>\n<li>Mewujudkan persaudaraan dan persatuan di antara manusia.<\/li>\n<li>Memberikan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan.<\/li>\n<li>Menciptakan masyarakat yang harmonis sesuai dengan ajaran Islam.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Qirad tidak hanya menjadi solusi keuangan, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antarindividu serta mendorong pembangunan ekonomi yang berlandaskan syariat Islam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Qirad adalah salah satu bentuk kerja sama dalam muamalah Islam yang memiliki nilai historis dan relevansi tinggi dalam dunia ekonomi modern. Sebagai sebuah akad atau&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-27739","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27739","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27739"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27739\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27739"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27739"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27739"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}