{"id":27390,"date":"2022-11-20T07:08:08","date_gmt":"2022-11-20T00:08:08","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=27390"},"modified":"2022-11-20T07:08:08","modified_gmt":"2022-11-20T00:08:08","slug":"wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/","title":{"rendered":"Wahyu dan Akal : Pengertian, Fungsi dan Kekuatannya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/#Wahyu\" >Wahyu<\/a><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/#1_Pengertian_Wahyu\" >1. Pengertian Wahyu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/#2_Fungsi_wahyu\" >2. Fungsi wahyu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/#3_Kekuatan_wahyu\" >3. Kekuatan wahyu<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/#Akal\" >Akal<\/a><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/#1_Pengertian_Akal\" >1. Pengertian Akal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/#2_Fungsi_Akal\" >2. Fungsi Akal<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wahyu-dan-akal-pengertian-fungsi-dan-kekuatannya\/#3_Kekuatan_Akal\" >3. Kekuatan Akal<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Wahyu\"><\/span><strong>Wahyu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pengertian_Wahyu\"><\/span><strong>1. Pengertian Wahyu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kata\u00a0wahyu berasal dari kata arab\u00a0\u0627\u0644\u0648\u062d\u064a, dan al-wahy adalah kata asli Arab dan bukan pinjaman dari bahasa asing, yang berarti suara, api, dan kecepatan.\u00a0Dan ketika\u00a0<em>Al-Wahyu<\/em>\u00a0berbentuk masdar memiliki dua arti yaitu tersembunyi dan cepat. oleh sebab itu wahyu sering disebut sebuah pemberitahuan tersembunyi dan cepat kepada seseorang yang terpilih tanpa seorangpun yang mengetahuinya. Sedangkan ketika berbentuk maf\u2019ul wahyu Allah terhada Nabi-Nabi-Nya ini sering disebut Kalam Allah yang diberikan kepada Nabi.[1]<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Menurut Muhammad Abduh dalam Risalatut Tauhid berpendapat bahwa wahyu adalah pengetahuan yang di dapatkan oleh seseorang dalam dirinya sendiri disertai keyakinan bahwa semua itu datang dari Allah SWT, baik melalui pelantara maupun tanpa pelantara. Baik menjelma seperti suara yang masuk dalam telinga ataupun lainya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Fungsi_wahyu\"><\/span><strong>2. Fungsi wahyu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Wahyu berfungsi memberi informasi bagi manusia. Yang dimaksud memberi informasi disini yaitu wahyu memberi tahu manusia, bagaimana cara berterima kasih kepada tuhan, menyempurnakan akal tentang mana yang baik dan yang buruk, serta menjelaskan perincian upah dan hukuman yang akan di terima manusia di akhirat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya wahyu secara tidak langsung adalah senjata yang diberikan allah kepada nabi-nabiNYA untuk melindungi diri dan pengikutnya dari ancaman orang-orang yang tak menyukai keberadaanya. Dan sebagai bukti bahwa beliau adalah utusan sang pencipta yaitu Allah SWT.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kekuatan_wahyu\"><\/span><strong>3. Kekuatan wahyu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Memang sulit saat ini membuktikan jika wahyu memiliki kekuatan, tetapi kita tidak mampu mengelak sejarah wahyu ada, oleh karna itu wahyu diyakini memiliki kekuatan karena beberapa faktor antara lain:<\/p>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Wahyu ada karena ijin dari Allah, atau wahyu ada karena pemberian Allah.<\/li>\n<li>Wahyu lebih condong melalui dua mukjizat yaitu Al-Qur\u2019an dan As-Sunnah.<\/li>\n<li>Membuat suatu keyakinan pada diri manusia.<\/li>\n<li>Untuk memberi keyakinan yang penuh pada hati tentang adanya alam ghaib.<\/li>\n<li>Wahyu turun melalui para ucapan nabi-nabi.[2]<\/li>\n<\/ol>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Akal\"><\/span><strong>Akal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pengertian_Akal\"><\/span><strong>1. Pengertian Akal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kata akal sudah menjadi kata Indonesia, berasal dari kata Arab\u00a0<em>al-\u2018Aql<\/em>\u00a0(\u0627\u0644\u0639\u0640\u0642\u0640\u0644), yang dalam bentuk kata benda. Al-Qur\u2019an hanya membawa bentuk kata kerjanya\u00a0<em>\u2018aqaluuh<\/em>\u00a0(\u0639\u0640\u0642\u0640\u0644\u0648\u0647) dalam 1 ayat,\u00a0<em>ta\u2019qiluun<\/em>\u00a0(\u062a\u0639\u0640\u0642\u0640\u0644\u0648\u0646) 24 ayat,\u00a0<em>na\u2019qil<\/em>\u00a0(\u0646\u0639\u0640\u0642\u0640\u0644) 1 ayat,\u00a0<em>ya\u2019qiluha<\/em>\u00a0(\u064a\u0639\u0640\u0642\u0640\u0644\u0647\u0627) 1 ayat dan\u00a0<em>ya\u2019qiluun<\/em>\u00a0(\u064a\u0639\u0640\u0642\u0640\u0644\u0648\u0646) 22 ayat, kata-kata itu datang dalam arti faham dan mengerti. Maka dapat diambil arti bahwa akal adalah peralatan manusia yang memiliki fungsi untuk membedakan yang salah dan yang benar serta menganalisis sesuatu yang kemampuanya sangat luas.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dalam pemahaman Prof. Izutzu, kata \u2018aql di zaman jahiliyyah dipakai dalam arti kecerdasan praktis (practical intelligence) yang dalam istilah psikologi modern disebut kecakapan memecahkan masalah (problem-solving capacity). Orang berakal, menurut pendapatnya adalah orang yang mempunyai kecakapan untuk menyelesaikan masalah. Bagaimana pun kata \u2018aqala mengandung arti mengerti, memahami dan berfikir. Sedangkan Muhammad Abduh berpendapat bahwa akal adalah: sutu daya yang hanya dimiliki manusia dan oleh karena itu dialah yang memperbedakan manusia dari mahluk lain.[3]<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Fungsi_Akal\"><\/span><strong>2. Fungsi Akal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Akal banyak memiliki fungsi dalam kehidupan, antara lain:<\/p>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Sebagai tolak ukur akan kebenaran dan kebatilan.<\/li>\n<li>Sebagai alat untuk menemukan solusi ketika permasalahan datang.<\/li>\n<li>Sebagai alat untuk mencerna berbagai hal dan cara tingkah laku yang benar.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dan masih banyak lagi fungsi akal, karena hakikat dari akal adalah sebagai mesin penggerak dalam tubuh yang mengatur dalam berbagai hal yang akan dilakukan setiap manusia yang akan meninjau baik, buruk dan akibatnya dari hal yang akan dikerjakan tersebut. Dan\u00a0\u00a0Akal adalah jalan untuk memperoleh iman sejati, iman tidaklah sempurna kalau tidak didasarkan akal iman harus berdasar pada keyakinan, bukan pada pendapat dan akalah yang menjadi sumber keyakinan pada tuhan.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kekuatan_Akal\"><\/span><strong>3. Kekuatan Akal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Tak seperti wahyu, kekuatan akal lebih terlihat jelas dan mudah dimengerti, seperti contoh:<\/p>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Mengetahui tuhan dan sifat-sifatnya.<\/li>\n<li>Mengetahui adanya hidup akhirat.<\/li>\n<li>Mengetahui bahwa kebahagian jiwa di akhirat bergantung pada mengenal tuhan dan berbuat baik, sedang kesngsaran tergantung pada tidak mengenal tuhan dan pada perbuatan jahat.<\/li>\n<li>Mengetahui wajibnya manusia mengenal tuhan.<\/li>\n<li>Mengetahui wajibnya manusia berbuat baik dan wajibnya ia mnjauhi perbuatan jahat untuk kebahagiannya di akhirat.<\/li>\n<li>Membuat hukum-hukum mengenai kewajiban-kewajiban itu.<\/li>\n<\/ol>\n<p>[1]Nasution, Harun\u00a0<em>Teologi Islam (Aliran-Aliran Sejarah Analisa Perbandingan)<\/em>, (Jakarta: UI Press,1986), h. 34<\/p>\n<p>[2]\u00a0<em>ibid<\/em><\/p>\n<p>[3] www.google.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wahyu 1. Pengertian Wahyu Kata\u00a0wahyu berasal dari kata arab\u00a0\u0627\u0644\u0648\u062d\u064a, dan al-wahy adalah kata asli Arab dan bukan pinjaman dari bahasa asing, yang berarti suara, api,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-27390","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27390","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27390"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27390\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27390"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27390"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27390"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}