{"id":27135,"date":"2022-11-18T09:59:33","date_gmt":"2022-11-18T02:59:33","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=27135"},"modified":"2022-11-18T09:59:33","modified_gmt":"2022-11-18T02:59:33","slug":"kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis\/","title":{"rendered":"Kaidah-Kaidah Keimanan Pebisnis"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis\/#Pertama_Harta_adalah_Milik_Allah_yang_Diserahkan_kepada_Manusia\" >Pertama : Harta adalah Milik Allah yang Diserahkan kepada Manusia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis\/#Kedua_Menanamkan_Niat_Saat_Bekerja\" >Kedua : Menanamkan Niat Saat Bekerja<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis\/#Ketiga_Percaya_terhadap_Qadha_dan_Qadar_Allah_dan_Senantiasa_Bersyukur_kepada_Allah_baik_dalam_Keadaan_Suka_maupun_Duka\" >Ketiga : Percaya terhadap Qadha\u2019 dan Qadar Allah dan Senantiasa Bersyukur kepada Allah, baik dalam Keadaan Suka maupun Duka.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis\/#Keempat_Mencari_Rezeki_Melalui_Sebab-sebab_dan_Bekerja_serta_Tawakkal_kepada_Allah\" >Keempat : Mencari Rezeki Melalui Sebab-sebab dan Bekerja serta Tawakkal kepada Allah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis\/#Kelima_Percaya_bahwa_Istighfar_dan_Takwa_kepada_Allah_Merupakan_Bagian_dari_Penyebab_Datangnya_Rezeki\" >Kelima : Percaya bahwa Istighfar dan Takwa kepada Allah Merupakan Bagian dari Penyebab Datangnya Rezeki<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis\/#Keenam_Yakin_bahwa_Allah_Menambahkan_Rezeki_kepada_Sebagian_Manusia_atas_Sebagian_yang_lain\" >Keenam : Yakin bahwa Allah Menambahkan Rezeki kepada Sebagian Manusia atas Sebagian yang lain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kaidah-kaidah-keimanan-pebisnis\/#Ketujuh_Memelihara_Tujuan-tujuan_syariat_dalam_Ibadah\" >Ketujuh : Memelihara Tujuan-tujuan syariat dalam Ibadah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Iman dan pekerjaan merupakan dua shabat, yang hubungannya sama dengan hubungan rug dengan jasad.\u00a0[1]Dalam Al- Qur\u2019an, kata iman dengan pekerjaan yang baik disebutkan secara bersamaan dalam dua ratus ayat lebih.Menurut Imam Hasan al- Bashri ra., \u201c Iman adalah pengakuan dalam hati yang dibuktikan dengan tindakan. Iman merupakan faktor penting dan sangat perlu untuk menggerakkan seluruh kehidupan. Dari sini, maka dapat kita pahami bahwa pentingnya dikumpulkannya antara iman dengan pekerjaan yang baik bagi para pebisnis, di tengah-tengah kejayaannya terhadap hal-hal berikut :<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pertama_Harta_adalah_Milik_Allah_yang_Diserahkan_kepada_Manusia\"><\/span>Pertama : Harta adalah Milik Allah yang Diserahkan kepada Manusia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Alam ini berupa elemen-elemen, dengan pengaturan kalnya, ilmunya, dan mengumpulkan asa dan keinginannya, untuk memanfaatkan elemen-elemen tersebut kemudianmengambil aspek-aspek hasilnya yang baik.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kedua_Menanamkan_Niat_Saat_Bekerja\"><\/span>Kedua : Menanamkan Niat Saat Bekerja<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Islam menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah, jika orang yang melakukannya menanamkankan niat ketika berkecimpung di dunia ekonomi. Pebisnis yang memakmurkan bumi, menambah kekayaan, dan memetik buah, menggerakkan alat, menegeluarkan harta kekayaaan bumi, dan berdagang, jika dia bisa mendapatkan apa yang ada di sisi Allah, maka dia akan mendapatkan pahala di dunia dan di akhirat kelak.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketiga_Percaya_terhadap_Qadha_dan_Qadar_Allah_dan_Senantiasa_Bersyukur_kepada_Allah_baik_dalam_Keadaan_Suka_maupun_Duka\"><\/span>Ketiga : Percaya terhadap Qadha\u2019 dan Qadar Allah dan Senantiasa Bersyukur kepada Allah, baik dalam Keadaan Suka maupun Duka.<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jika seorang pebisnis muslim berdagang mendapatkan laba, maka hendaknya segera bersyukur kepada Allah atas nikmat yang telah dianugerahkan kepadanya, dan jangan sekali-kali bangga seperti cara bangganya orang-orang yang sombong.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dan jika dia mempunyai nasib lain, rugi maka hendaknya dia rela menerimanya dengan lapang dada, tenteram dan menenangkan dirinya dengan mengingat bahwa Allah tidak pernah berbuat kecuali untuk kebaikan dirinya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keempat_Mencari_Rezeki_Melalui_Sebab-sebab_dan_Bekerja_serta_Tawakkal_kepada_Allah\"><\/span>Keempat : Mencari Rezeki Melalui Sebab-sebab dan Bekerja serta Tawakkal kepada Allah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dalam mencari rezeki dan mengembangkan hartanya, pebisnis muslim dituntut untuk menggunakan sebab-sebab di samping tawakkal kepada Allah.\u00a0Allah yang memberi rezeki kepada burung setiap pagi dan sore, Allah mampu untuk memberikan rezeki kepada burung, Allah adalah Dzat yang mengatur, melapangkan, dan menjadikan sebab.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelima_Percaya_bahwa_Istighfar_dan_Takwa_kepada_Allah_Merupakan_Bagian_dari_Penyebab_Datangnya_Rezeki\"><\/span>Kelima : Percaya bahwa Istighfar dan Takwa kepada Allah Merupakan Bagian dari Penyebab Datangnya Rezeki<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Islam adalah spirit dan materi yang perhatian terhadap jasmani manusia. Pada waktu yang sama, ia menghargai spiritnya dengan takwa dan istighfar kepada Allah, karena ia mampu memperbaiki hati dan mewujudkan konsistensi terhadap hidayah Allah. Dari sini, timbullah kelapangan rezeki dan kemakmuran, seperti yang diinginkan manusia, yang bukan hanya angan belaka.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Atas landasan ini, seorang pebisnis dituntut untuk bertakwa kepada Tuhannya dalam mengelola harta yang dititipkan kepadanya, di samping harus banyak beristighfar dan menjauhi seluruh larangan-Nya, karena tindakan itu akan mendatangkan pertolongan, berkah, dan kesejahteraan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keenam_Yakin_bahwa_Allah_Menambahkan_Rezeki_kepada_Sebagian_Manusia_atas_Sebagian_yang_lain\"><\/span>Keenam : Yakin bahwa Allah Menambahkan Rezeki kepada Sebagian Manusia atas Sebagian yang lain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Keterpautan rezeki antara hamba-hamba Allah merupakan bagian dari sunnatullah. Manusi mempunyai rezeki yang berbeda-beda sesuai dengan kekhususan yang diberikan oleh Allah kepada mereka, baik secara fitrah ( bakat bawaan) ataupun manfaat yang bertumpu pada bakat tersebut.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketujuh_Memelihara_Tujuan-tujuan_syariat_dalam_Ibadah\"><\/span>Ketujuh : Memelihara Tujuan-tujuan syariat dalam Ibadah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Seorang pebisnis tidak boleh melupakan tempat kembalinya karena terlalu konsentrasi dalam mengurusi kehidupannya, sehingga usianya berlalau dengan sia-sia dan transaksi penjualannyapun menjadi merugi .<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Laba akhirat akhirat yang tidak didapatkannya tidak bisa ditutupi dengan laba yang dia dapatkan didunia. Dengan demikian, berarti dia telah membeli kehidupan dunia dengan akhirat, bahkan orang yang mempunyai akal normal harus mengasihi dirinya sendiri. Bentuk mengasihi dirinya sendiri yaitu dengan cara memelihara modalnya. Modalnya adalah agama dan cara memanfaatkannya.[2]<\/p>\n<p>[1]\u00a0Asyaraf Muhammad Dawwabah,\u00a0<em>Meneladani Bisnis Rasulullah<\/em>, ( Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2008),hlm\u00a019<\/p>\n<p>[2]\u00a0Nurul Huda &amp; Mustafa Edwin Nasution, I<em>nvestasi Pada Pasar Modal Syariah<\/em>, (Jakarta: Media Group, 2007), hlm\u00a051-53<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Iman dan pekerjaan merupakan dua shabat, yang hubungannya sama dengan hubungan rug dengan jasad.\u00a0[1]Dalam Al- Qur\u2019an, kata iman dengan pekerjaan yang baik disebutkan secara bersamaan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-27135","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27135","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27135"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27135\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}