{"id":26709,"date":"2022-11-16T14:40:56","date_gmt":"2022-11-16T07:40:56","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=26709"},"modified":"2022-11-16T14:40:56","modified_gmt":"2022-11-16T07:40:56","slug":"larangan-meminum-khamr-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/larangan-meminum-khamr-dalam-islam\/","title":{"rendered":"Larangan Meminum Khamr dalam Islam"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/larangan-meminum-khamr-dalam-islam\/#a_Pengertian_Khamr\" >a. Pengertian Khamr<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/larangan-meminum-khamr-dalam-islam\/#b_Dampak_Mengkonsumsi_Khamr\" >b. Dampak Mengkonsumsi Khamr<\/a><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/larangan-meminum-khamr-dalam-islam\/#Melanggar_larangan_agama\" >Melanggar larangan agama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/larangan-meminum-khamr-dalam-islam\/#Memicu_perbuatan_jahat_lainnya\" >Memicu perbuatan jahat lainnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/larangan-meminum-khamr-dalam-islam\/#Terlarang_melaksanakan_ibadah\" >Terlarang melaksanakan ibadah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/larangan-meminum-khamr-dalam-islam\/#Menimbulkan_gangguan_mental_organik\" >Menimbulkan gangguan mental organik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/larangan-meminum-khamr-dalam-islam\/#Mendapat_sanksi\" >Mendapat sanksi<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Pengertian_Khamr\"><\/span><strong>a. Pengertian <em>Khamr<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p><em>Khamr <\/em>secara kebahasaan berarti menghalangi, dan menutupi. Dinamakan demikian karena <em>khamr <\/em>dapat menyelubungi dan menghalangi akal. Disebut <em>khamr <\/em>karena mempunyai pengaruh negatif yang dapat menutup atau melenyap- kan akal pikiran. M. Quraish Shihab menjelaskan <em>khamr <\/em>adalah segala sesuatu yang memabukkan, apapun bahan mentahnya. Minuman yang berpotensi memabukkan bila diminum dengan kadar normal oleh <em>seorang <\/em>normal, maka minuman itu adalah <em>khamar <\/em>sehingga haram hukum meminumnya, baik diminum banyak maupun sedikit serta baik ketika ia diminum memabukkan secara faktual atau tidak.<\/p>\n<p>MUI (Majelis Ulama Indonesia) mendefinisikan <em>khamr <\/em>sebagai segala sesuatu, baik minuman atau wujud lain yang dapat menghilangkan akal dan digunakan untuk bersenang-senang sehingga dari definisi ini penyalahgunaan obat-obatan termasuk obat bius termasuk dalam katagori <em>khamr<\/em>. Nabi Muhammad<\/p>\n<p>Saw. bersabda:<\/p>\n<p>Artinya : \u201c<em>Dari Umar ra, ia berkata : \u2018saya tidak mau kecuali berasal dari Nabi <\/em><em>Saw. Beliau bersabda: tiap-tiap yang memabukkan disebut khamr dan tiap-tiap khomr hukumnya haram<\/em>\u201d. (HR Muslim)<\/p>\n<p>Merujuk kepada pengertian tersebut, maka jenis <em>khamr <\/em>tidak hanya berarti minuman keras yang terbuat dari anggur, tetapi mencakup segala sesuatu yang memabukkan apakah ia berbentuk minuman ataukah dalam bentuk lain seperti makanan, tablet, sigaret (dihisap), cairan yang disuntikkan, dan sebagainya semuanya termasuk dalam pengertian <em>khamr<\/em>. Sudah menjadi ijma\u2019 ulama bahwa minuman keras (<em>khamr<\/em>) itu hukumnya haram, mengkonsumsinya adalah termasuk salah satu dosa besar, Allah Swt. berfirman:<\/p>\n<p>Artinya : <em>\u201cHai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (minuman) khomr , berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan\u201d. <\/em>(Al-Maidah [5]: 90)<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Dampak_Mengkonsumsi_Khamr\"><\/span><strong>b. Dampak Mengkonsumsi Khamr<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Melanggar_larangan_agama\"><\/span>Melanggar larangan agama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Diantara hikmah dilarangnya <em>khamr <\/em>adalah untuk melindungi akal manusia, karena apabila seseorang mengkonsumsi khamr maka akan hilang akalnya sehingga membawa dampak kepad perbuatan jahat lainnya, misalnya: membunuh, mencuri, dll. Untuk itu Allah Swt. menyamakan perilaku mengkonsumsi <em>khamr <\/em>sama dengan perilaku setan, untuk itu harus dihindari.<\/p>\n<p>Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-M\u0101idah (5): 90.<\/p>\n<p>Artinya <em>: Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khomr , berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan- perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.\u201d. <\/em>(QS. Al- M\u0101idah [5]: 90)<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memicu_perbuatan_jahat_lainnya\"><\/span>Memicu perbuatan jahat lainnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Abdullah bin \u2018Amr berpendapat bahwa minum-minuman keras merupakan dosa yang paling besar, dan tidak diragukan lagi bahwa perbuatan itu merupakan induk dari segala keburukan dan orang yang meminumnya akan dilaknat. Allah<\/p>\n<p>Swt. berfirman dalam QS. Al-M\u0101idah (5): 91.<\/p>\n<p><em>A<\/em><em>r<\/em><em>tinya: Sesunggu<\/em>U<em>hny<\/em>J<em>a<\/em>I <em>s<\/em>P<em>y<\/em><em>a<\/em>U<em>i<\/em><em>tan<\/em>BL<em>i<\/em><em>tu <\/em>IK<em>bermaksud\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 hendak\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 menimbulkan<\/em><\/p>\n<p><em>permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).\u201d\u00a0 <\/em>(QS. Al M\u00e2\u2019idah (5) : 91)<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Terlarang_melaksanakan_ibadah\"><\/span>Terlarang melaksanakan ibadah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Al Quran menjelaskan tentang bahaya mabuk-mabukan yang dikaitkan dengan masalah ibadah, karena ibadah harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan ketulusan maka tidak akan dapat dipenuhi oleh mereka yang hilang akal sehatnya.<\/p>\n<p>Artinya<em>: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu \u1e63alat, sedang kamu dalam Keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan,\u201d <\/em>(QS. An-Nisa\u2019 [4]: 43)<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menimbulkan_gangguan_mental_organik\"><\/span>Menimbulkan gangguan mental organik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Minuman beralkohol dapat menimbulkan ganggguan mental organik (GMO), yaitu gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan berprilaku.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mendapat_sanksi\"><\/span>Mendapat sanksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Sanksi agama<\/li>\n<\/ul>\n<p>Al-Nasa\u2019i dari Ibnu Umar menyampaikan, bahwa Rasulullah Saw. ., bersabda,\u201cTidak akan masuk surga pembangkang dan pecandu minuman keras.\u201c\u00a0\u00a0 Para <em>fuqaha <\/em>menyampaikan bahwa peminum <em>khamr <\/em>itu dikenakan <em>had <\/em>atau hukuman (sanksi). Imam Syafi&#8217;i dan Abu Daud berpendapat dicambuk 40 kali dera, sesuai yang dilakukan oleh Rasulullah Saw.dan yang diperintahkan pada masa Abu Bakar. Hal ini didasarkan pada <em>hadi\u015b<\/em>:<\/p>\n<p>Artinya<em>: Dari Anas bin Malik, bahwasanya Nabi Saw. didatangkan kepadanya seseorang meminum khamr, maka Nabi menderanya 40 kali. <\/em>(HR. Bukhari dan Muslim)<\/p>\n<ul>\n<li>Sanksi hukum<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sanksi hukum yang diterima oleh pelaku mabuk-mabukan seperti diatur dalam KUHP Bab. IV tentang pelanggaran kesusilaan pasal 539 adalah <strong>\u201c<\/strong>barang siapa pada kesempatan diadakan pesta keramaian untuk umum atau pertunjukkan rakyat atau diselenggarakan arak-arakan untuk umum, menyediakan secara cuma-cuma minuman keras atau spirits dan atau menjanjikan sebagai hadiah, diancam dengan pidana kurungan fencing lama dua belas hari atau pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>a. Pengertian Khamr Khamr secara kebahasaan berarti menghalangi, dan menutupi. Dinamakan demikian karena khamr dapat menyelubungi dan menghalangi akal. Disebut khamr karena mempunyai pengaruh negatif&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[295],"class_list":["post-26709","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-islam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26709","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26709"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26709\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}