{"id":26702,"date":"2022-11-16T14:35:37","date_gmt":"2022-11-16T07:35:37","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=26702"},"modified":"2022-11-16T14:35:37","modified_gmt":"2022-11-16T07:35:37","slug":"liwa%e1%b9%ad-pengertian-dalil-larangan-dan-dampak-negatifnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/liwa%e1%b9%ad-pengertian-dalil-larangan-dan-dampak-negatifnya\/","title":{"rendered":"Liwa\u1e6d : Pengertian, Dalil Larangan, dan Dampak Negatifnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/liwa%e1%b9%ad-pengertian-dalil-larangan-dan-dampak-negatifnya\/#Pengertian_Liwa%E1%B9%AD\" >Pengertian Liwa\u1e6d<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/liwa%e1%b9%ad-pengertian-dalil-larangan-dan-dampak-negatifnya\/#2_Dasar_Keharaman_Liwa%E1%B9%AD\" >2.\u00a0 Dasar Keharaman Liwa\u1e6d<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/liwa%e1%b9%ad-pengertian-dalil-larangan-dan-dampak-negatifnya\/#3_Dampak_Negatif_Liwa%E1%B9%AD\" >3. Dampak Negatif Liwa\u1e6d<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<ol>\n<li>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Liwa%E1%B9%AD\"><\/span>Pengertian Liwa\u1e6d<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kata <em>liwa\u1e6d <\/em>bukan kata asli bahasa Arab. Kata <em>liwa\u1e6d <\/em>berasal dari kata L\u016b\u1e6d yang termasuk kata <em>a\u2019jam <\/em>(asing\/non Arab). Oleh karena itu keliru jika kata <em>liwa\u1e6d <\/em>dicari pecahan kata (<em>isytiqaq<\/em>) dari bahasa Arab yang asli. Asy-Syaukani mengkritik pendapat yang ingin menjelaskan <em>liwa\u1e6d <\/em>adalah musytaq, karena kata ini adalah kata <em>a\u2019jam <\/em>yang tidak mungkin ada <em>isytiqaq<\/em>. Dari kata L\u016b\u1e6d ini kemudian dipecah menjadi kata lain seperti <em>liwa\u1e6d, liwa\u1e6d ah, talawwu\u1e6d, <\/em>dan <em>lu\u1e6diyyah <\/em>yang semuanya bermakna melakukan sesuatu seperti perbuatan kaum Nabi Lu\u1e6d.<\/p>\n<p>Dalam perkembangan selanjutnya, istilah <em>liwa\u1e6d <\/em>digunakan untuk menjelaskan perbuatan yang dilakukanUoleJh IsesPeorUangBlelLakiIdKengan cara memasukan <em>\u017cakar <\/em>(penis) kedalam dubur lelaki lain. Al-Mawardi mengatakan, bahwa <em>liwa\u1e6d <\/em>adalah<\/p>\n<p>persetubuhan antara lelaki dengan lelaki. Istilah yang paling mendekati dengan pengertian <em>liwa\u1e6d <\/em>dalam bahasa inggris adalah <em>homosexuality <\/em>atau <em>sodomy<\/em>. Dalam bahasa Indonesia, <em>liwa\u1e6d <\/em>bisa diterjemahkan <em>homoseksual<\/em>.<\/p>\n<p><em>Liwa\u1e6d <\/em>adalah suatu penamaan yang dinisbatkan kepada kaumnya Nabi L\u016b\u1e6d<\/p>\n<p>As. karena yang pertama kali melakukan perbuatan ini adalah umatnya Nabi L\u016b\u1e6d As. Allah Swt. berfirman dalam QS. al-A\u2019r\u0101f (7): 81 berikut:<\/p>\n<p>Artinya: <em>Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas <\/em>(QS. al-A\u2019r\u0101f [7]: 81)<\/p>\n<p>Umat Nabi L\u016b\u1e6d mendiami kota yang bernama Sodom, penduduk kota itu melakukan perbuatan keji, yaitu berhubungan sesama jenis. Laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan, sehingga perilaku <em>liwa\u1e6d <\/em>juga disebut dengan sodomi.<\/p>\n<p>Perilaku <em>liwa\u1e6d <\/em>tidak pernah dikenal bangsa Arab, bukan hanya di masa Nabi tetapi juga di masa sahabat sampai di masa tabi\u2019in, yakni masa Khalifah al-Walid bin<\/p>\n<p>Abdul Malik. Namun demikian\u00a0 Rasulullah Saw.sempat menghawatirkan umatnya akan terjerumus dalam dosa <em>liwa\u1e6d <\/em>sebagaimana Rasulullah bersabda:<\/p>\n<p>Artinya: <em>Dari Jabir bin Abdullah, ia berkata: Rasulullah bersabda: \u2018Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terhadap umatku adalah perbuatan kaum L\u016b\u1e6d.\u201d <\/em>(HR. Ibnu Majah).<\/p>\n<p>Rupanya sekarang telah menajdi saksi kebenaran prediksi Rasulullah Saw.Tidak sedikit kaum muslimin telah terjerumus ke dalam perilaku maksiat tersebut. Mereka terjerumus bisa karena derasnya godaan maksiat, bisa juga karena semata-mata tidak tahu bahwa perilaku tersebut dikecam keras oleh al-Qur\u2019an dan al- <em>Hadi\u015b<\/em>.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Dasar_Keharaman_Liwa%E1%B9%AD\"><\/span>2.\u00a0 Dasar Keharaman Liwa\u1e6d<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Allah menyebut perilaku <em>liwa\u1e6d\u00a0\u00a0 <\/em>sebagaimana dijelaskan dalam QS. al-A\u2019r\u0101f (7): 80 dengan sebutan <em>fahisy <\/em>(keji\/jijik), sebagaimana firman-Nya:<\/p>\n<p>Artinya<em>: dan (Kami juga telah mengutus) L\u016b\u1e6d (kepada kaumnya). (ingatlah) tatkala Dia berkata kepada mereka: &#8220;Mengapa kamu mengerjakan perbuatan f\u0101hisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?&#8221; <\/em>(QS. Al-A\u2019r\u0101f [7]: 80)<\/p>\n<p>Adapun tentang keharaman perbuatan yang termasuk dalam kategori <em>fahisy <\/em>(keji\/jijik) dijelaskan oleh QS. QS. al-A\u2019r\u0101f (7): 33 sebagaimana berikut:<\/p>\n<p>Artinya:\u00a0\u00a0\u00a0 <em>Katakanlah: &#8220;Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, <\/em>(QS. Al-A\u2019r\u0101f [7]: 33)<\/p>\n<p>Jika <em>liwa\u1e6d <\/em>disebut dengan <em>fahisyah<\/em>, sementara dalam ayat yang lain ditegaskan bahwa Allah mengharamkan <em>fahisyah<\/em>, maka hal itu menunjukkan dengan jelas tanpa keraguan bahwa <em>liwa\u1e6d <\/em>adalah perbuatan maksiat yang diharamkan Allah Swt.<\/p>\n<p>Zina adalah dosa besar dan sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. Namun <em>liwa\u1e6d<\/em>, di samping termasuk dosa besar, perilaku ini lebih berbahaya bagi manusia dari pada zina. Kebencian Allah terhadap perilaku <em>liwa\u1e6d <\/em>diungkapkan dengan berbagai ungkapan, misalnya Allah menyebutnya dengan <em>musrif\u012bn<\/em>\/orang yang melampaui batas (QS. al-A\u2019r\u0101f [7]: 81), <em>khab\u0101its<\/em>\/perbuatan keji (QS. al-Anbiy\u0101\u2019 [21]: 74), <em>kaum mufsid\u012bn<\/em>\/kelompok yang berbuat kerusakan, \u1e93alimin\/orang yang berbuat \u1e93alim (QS. al-\u2018Ankab\u016bt [29]: 30-31).<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Dampak_Negatif_Liwa%E1%B9%AD\"><\/span>3. Dampak Negatif Liwa\u1e6d<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<ol>\n<li>Dikategorikan sebagai orang yang melampaui batas (<em>musrif\u016bn<\/em>), sebagaimana firman Allah dalam al-A\u2019r\u0101f (7): 81 berikut:<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u0625\u0650\u0646\u064e\u0643\u00a0\u06e1\u0645\u00a0\u00a0\u064e\u0644\u062a\u064e\u00a0\u06e1\u00a0\u064f\u0623\u062a\u0648\u0646 \u0671\u0644\u00a0\u0650\u2019\u0631\u062c\u0627\u0644\u00a0\u0634\u00a0\u06e1\u0647\u00a0\u064e\u0648\u00a0\u0657\u0629\u00a0\u00a0\u2019\u0645\u0646 \u00a0\u00a0\u064f\u062f\u0648\u0646 \u0671\u0644\u00a0\u0650\u0646\u2019\u0633\u0627\u02dc\u00a0\u201c\u0650\u0621\u00a0\u0628\u064e\u00a0\u06e1\u0644\u00a0 \u064e\u0623\u0646\u062a\u064f\u00a0\u06e1\u0645\u00a0\u0642\u064e\u00a0\u06e1\u0648\u00a0\u065e\u0645\u00a0\u0645\u0633\u00a0\u0650\u0631\u0641\u064f\u0648\u0646<\/p>\n<p>Artinya<em>: Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. <\/em>(QS. Al-A\u2019r\u0101f [7]: 81)<\/p>\n<p>Dilaknat oleh Allah sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw.<\/p>\n<p>Artiya<em>: Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan seperti kaum Lu\u1e6d, Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Lu\u1e6d, sebanyak tiga kali. <\/em>(HR. Ahmad)<\/p>\n<ol>\n<li>Daya rusak <em>liwa\u1e6d <\/em>lebih besar dari pada zina. Kalau zina akan berdampak kepada rusaknya nasab dan hilangnya keharmonisan keluarga, namun <em>liwa\u1e6d <\/em>akan lebih berbahaya dari pada zina, karena mengancam keberlangsungan spesies<\/li>\n<li>Allah menamakan orang yang melakukan <em>liwa\u1e6d <\/em>sebagai kaum perusak dan orang yang \u1e93alim, sebagaimana firman Allah dalam QS. al-Ankabut (29): 30-31 berikut:<\/li>\n<\/ol>\n<p>Artinya: <em>L\u016b\u1e6d berdoa: &#8220;Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu&#8221;. dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan: &#8220;Sesungguhnya Kami akan menghancurkan penduduk negeri (Sodom) ini; Sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim&#8221;. <\/em>(QS. Al-Ankabut [29]: 30-31)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Liwa\u1e6d Kata liwa\u1e6d bukan kata asli bahasa Arab. Kata liwa\u1e6d berasal dari kata L\u016b\u1e6d yang termasuk kata a\u2019jam (asing\/non Arab). Oleh karena itu keliru&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-26702","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26702","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26702"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26702\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26702"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26702"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26702"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}