{"id":26384,"date":"2022-11-16T09:02:09","date_gmt":"2022-11-16T02:02:09","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=26384"},"modified":"2022-11-16T09:02:09","modified_gmt":"2022-11-16T02:02:09","slug":"makna-maha-pemberi-petunjuk-al-hadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/makna-maha-pemberi-petunjuk-al-hadi\/","title":{"rendered":"Makna Maha Pemberi Petunjuk (Al-H\u0101di)"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/makna-maha-pemberi-petunjuk-al-hadi\/#Pengertian_Al-Hadi\" >Pengertian Al-H\u0101di<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/makna-maha-pemberi-petunjuk-al-hadi\/#Teladan_dari_nama_baik_Al-Hadi\" >Teladan dari nama baik Al-H\u0101di<\/a><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/makna-maha-pemberi-petunjuk-al-hadi\/#a_Meyakini_bahwa_petunjuk_Allah_adalah_petunjuk_paling_sempurna\" >a. Meyakini bahwa petunjuk Allah adalah petunjuk paling sempurna<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/makna-maha-pemberi-petunjuk-al-hadi\/#b_Membagikan_petunjuk_kepada_orang_lain_dengan_sungguh-sungguh_dan_tanpa_pamrih\" >b. Membagikan petunjuk kepada orang lain dengan sungguh-sungguh dan tanpa pamrih<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Al-Hadi\"><\/span><strong>Pengertian <em>Al-H\u0101di<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Nama <em>al-H\u0101di <\/em>merupakan nama ke-94 dari 99 <em>al-Asm\u0101` al-\u1e24usn\u0101<\/em>. Kata <em>al- H\u0101di <\/em>berakar kata dari huruf <em>ha`, dal, <\/em>dan <em>ya` <\/em>berarti tampil ke depan untuk memberi petunjuk dan menyampaikan dengan lemah lembut. Imam al-Ghazali menjelaskan makna <em>al-H\u0101di <\/em>berarti Dia yang Maha memberikan petunjuk kepada makhluk-Nya untuk mengenal diri-Nya.<\/p>\n<p>Kata <em>al-H\u0101di <\/em>tidak pernah disebutkan sama sekali dalam al-Qur`an. Akan tetapi dengan padanan kata <em>h\u0101di <\/em>dan <em>h\u0101d <\/em>(tanpa <em>alif <\/em>dan <em>lam<\/em>), kata tersebut dapat ditemukan dalam al-Qur`an. Kata tersebut ditemukan sebanyak sepuluh kali dalam al-Qur`an. Seperti firman Allah Swt:<\/p>\n<p><em>\u201cDan cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong.\u201d <\/em>(QS. al-Furq\u0101n [25]: 31)<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teladan_dari_nama_baik_Al-Hadi\"><\/span><strong>Teladan dari nama baik <em>Al-H\u0101di<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Meyakini_bahwa_petunjuk_Allah_adalah_petunjuk_paling_sempurna\"><\/span>a. Meyakini bahwa petunjuk Allah adalah petunjuk paling sempurna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebagai umat Islam, kita harus mempercayai bahwa Allah merupakan Dzat Yang Maha Memberi Petunjuk. Dan petunjuk Allah merupakan Petunjuk yang paling sempurna. Allah Swt. berfirman:<\/p>\n<p><em>\u201cDan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, \u2018Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)\u2019. Dan jika engkau mengikuti keinginan <\/em><em>mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada begimu <\/em><em>pelindung dan penolong dari Allah\u201d <\/em>(QS. al-Baqarah [2]: 120)<\/p>\n<p>Makna petunjuk Allah sempurna berarti Allah memberikan petunjuk secara dinamis dan bertingkat-tingkat sesuai dengan manusia sendiri. Ada empat tingkatan yang diberikan Allah kepada manusia yaitu, 1) Potensi naluriah, contohnya tangisan bayi menunjukkan kebutuhan bayi akan ASI, 2) Panca Indera, contohnya melihat indahnya <em>handphone <\/em>terbaru di media sosial meskipun pada realitanya <em>handphone <\/em>tersebut ada banyak cacatnya, 3) Akal, contohnya setelah melihat wujud nyata <em>handphone <\/em>terbaru, seorang pembeli melakukan pengecekan baik spesifikasi maupun kualitas dari <em>handphone <\/em>tersebut, 4) Agama, contohnya setelah memberikan penganalisaan <em>handphone <\/em>dengan akal, seorang pembeli memberikan analisis secara keagamaan seperti apakah membeli <em>handphone <\/em>ini baik untuk dirinya padahal ia masih memiliki <em>handphone <\/em>lama?<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Membagikan_petunjuk_kepada_orang_lain_dengan_sungguh-sungguh_dan_tanpa_pamrih\"><\/span>b. Membagikan petunjuk kepada orang lain dengan sungguh-sungguh dan tanpa pamrih<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Keempat tingkatan petunjuk Allah menunjukkan betapa luas petunjuk Allah atas makhluk-Nya. Sedangkan manusia merupakan makhluk yang penuh keterbatasan. Banyak manusia yang masih mendapati dan memahami petunjuk naluri atau pun panca indera namun belum mendapati petunjuk akal dan agama. Apapun alasannya, manusia memiliki tingkatan pemahaman dan kepekaan yang berbeda. Oleh karenanya, seseorang yang masih dalam tingkatan naluri dan panca indera dianjurkan memiliki sikap berani bertanya kepada seseorang yang lebih mengetahuinya. Dan sebaliknya seseorang yang lebih mengetahui dianjurkan untuk peka terhadap kebutuhan masyarakat sekitarnya.<\/p>\n<p>Rasulullah bersabda:<\/p>\n<p><em>\u201cSampaikanlah (kalian) dariku walau pun satu ayat\u201d <\/em>(HR. Bukhari)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Al-H\u0101di Nama al-H\u0101di merupakan nama ke-94 dari 99 al-Asm\u0101` al-\u1e24usn\u0101. Kata al- H\u0101di berakar kata dari huruf ha`, dal, dan ya` berarti tampil ke&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-26384","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26384"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26384\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}