{"id":26272,"date":"2022-11-15T21:09:27","date_gmt":"2022-11-15T14:09:27","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=26272"},"modified":"2022-11-15T21:09:27","modified_gmt":"2022-11-15T14:09:27","slug":"fungsi-pakaian-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/fungsi-pakaian-dalam-islam\/","title":{"rendered":"Fungsi Pakaian Dalam Islam"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/fungsi-pakaian-dalam-islam\/#Penutup_Aurat\" >Penutup Aurat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/fungsi-pakaian-dalam-islam\/#Perhiasan\" >Perhiasan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/fungsi-pakaian-dalam-islam\/#Melindungi_dari_Bencana\" >Melindungi dari Bencana<\/a><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/fungsi-pakaian-dalam-islam\/#Penunjuk_Identitas\" >Penunjuk Identitas<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/fungsi-pakaian-dalam-islam\/#Batas_Aurat\" >Batas Aurat<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup_Aurat\"><\/span><strong>Penutup<\/strong> <strong>Aurat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Kata aurat dalam Bahasa Arab berasal dari kata: 1). A<em>wira <\/em>yang artinya hilang perasaan, hilang cahaya atau lenyap penglihatan (untuk mata). Pada umumnya kata Awira ini member arti yang tidak baik, memalukan bahkan mengecewakan. Kalau sekiranya kata ini menjadi sumber dari kata \u2018aurat\u2019, maka berarti bahwa itu adalah sesuatu yang mengecewakan bahkan tidak dipandang baik. 2). <em>Aara <\/em>yang berarti menutup. Artinya aurat itu harus ditutup sehingga tidak dapat dilihat dan dipan- dang. 3). <em>A\u2019wara <\/em>yang artinya mencemarkan bila terlihat atau sesuatu akan mence- markan bila tampak.<\/p>\n<p>Secara bahasa, aurat berati malu, aib dan buruk. Jadi pengertian aurat secara kebahasaan adalah anggota atau bagian dari tubuh manusia yang bila terbuka atau tampak akan menimbulkan rasa malu, aib, dan keburukan-keburukan lainnya.<\/p>\n<p>Dari ketiga sumber kata inilah lahir kata atau kalimat aurat yang diartikan se- cara luasnya adalah sesuatu anggota tubuh yang adanya pada manusia yang harus ditutupi dan dijaga sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kekecewaan dan rasa malu<\/p>\n<p>Dalam konteks hukum agama, aurat dipahami sebagai anggota badan ter- tentu yang tidak boleh dilihat kecuali oleh orang-orang tertentu. Ide dasar aurat adalah tertutup atau tidak dilihat walau oleh yang bersangkutan sendiri. Beberapa hadis menerangkan hal tersebut secara rinci: \u201cHindarilah telanjang, karena ada (malaikat) yang selalu bersama kamu, yang tidak pernah berpisah denganmu kecu- ali ketika ke kamar belakang (wc) dan ketika seseorang berhubungan seks dengan istrinya. Maka malulah kepada mereka dan hormatilah mereka.\u201d (HR. At-Tirmidzi). Hadis lain menyatakan: \u201cApabila salah seorang dari kamu berhubungan seks dengan pasangannya, jangan sekali-kali keduannya telanjang bagaikan telanjangnya bina- tang.\u201d (HR Ibnu Majah).<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perhiasan\"><\/span><strong>Perhiasan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Sebagian pakar menjelaskan bahwa sesuatu yang elok adalah yang menghasilk- an kebebasan dan keserasian. Pakaian yang elok adalah yang memberi kebebasan kepada pemakainya untuk bergerak. Salah satu unsur mutlak keindahan adalah kebersihan. Itulah sebabnya mengapa Nabi Muhammad saw senang memakai pak- aian putih, bukan saja karena warna ini lebih sesuai dengan iklim Jazirah Arabia yang panas, melainkan juga karena warna putih segera menampakkan kotoran, sehingga pemakainya akan segera terdorong untuk mengenakan pakaian lain (yang bersih).<\/p>\n<p>Berhias adalah naluri manusia. Seorang sahabat Nabi pernah bertanya kepada Nabi, \u201cSeseorang yang senang pakaiannya indah dan alas kakinya indah (Apakah termasuk keangkuhan?\u201d) Nabi menjawab, \u201cSesungguhnya Allah indah, senang ke- pada keindahan, keangkuhan adalah menolak kebenaran dan menghina orang lain.\u201d Al-Qur&#8217;an setelah memerintahkan agar memakai pakaian-pakaian indah ketika berkunjung ke masjid, mengecam mereka yang mengharamkan perhiasan yang<\/p>\n<p>telah diciptakan Allah untuk manusia.<\/p>\n<p><em>Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid, Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. 32. Katakanlah: \u00abSiapakah yang meng- haramkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?\u00bb Katakanlah: \u00abSemuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (un- tuk mereka saja) di hari kiamat\u00bb Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.\u201d (QS. Al A\u2019raaf: 31-32)<\/em><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Melindungi_dari_Bencana\"><\/span><strong>Melindungi dari Bencana<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ditemukan dalam Al-Qur&#8217;an ayat yang menjelaskan fungsi pakaian, yakni fungsi pemeliharaan terhadap bencana, dan dari sengatan panas dan dingin, QS. An Nahl [16]: 81.<\/p>\n<p><em>\u201cdan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, <\/em><em>dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang meme- lihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya). (QS. An Nahl [16]: 81)<\/em><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penunjuk_Identitas\"><\/span><strong>Penunjuk Identitas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Identitas\/ kepribadian sesuatu adalah yang menggambarkan eksistensinya sekaligus membedakannya dari yang lain. Rasululla saw amat menekankan pentingnya penampilan identitas muslim, antara lain melalui pakaian. Karena itu, Rasulullah melarang lelaki yang memakai pakaian perempuan dan perempuan yang memakai pakaian lelaki (HR. Abu Daud). Contoh, Jilbab dapat menjadi identitas ke- pada pemakainya sebagai muslimah.<\/p>\n<p>Fungsi identitas pakaian ini disyaratkan oleh Al-Qur&#8217;an surat Al Ahzab [33]: 59 yang menugaskan Nabi, agar menyampaikan kepada istri-istrinya, anak-anak perem-puannya, serta wanita-wanita mukmin agar mereka mengulurkan jilbab mereka.<\/p>\n<p><em>\u201c Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri- isteri orang mukmin: \u00abHendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka\u00bb. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.\u201d (QS. Al Ahzab [33]: 59)<\/em><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Batas_Aurat\"><\/span><strong>Batas Aurat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ulama bersepakat menyangkut kewajiban berpakaian sehingga aurat tertutup, hanya saja mereka berbeda pendapat tentang batas aurat itu. Bagian mana dari tubuh manusia yang harus selalu ditutup. Salah satu sebab perbedaan ini adalah perbedaan penafsiran mereka tentang maksud firman Allah dalam QS. An Nur [24]: 31, <em>\u201cKatakanlah kepada wanita yang beriman: \u00abHendaklah mereka menahan pandan- gannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, ke- cuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera- putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.\u201d<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penutup Aurat Kata aurat dalam Bahasa Arab berasal dari kata: 1). Awira yang artinya hilang perasaan, hilang cahaya atau lenyap penglihatan (untuk mata). Pada umumnya&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[295],"class_list":["post-26272","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-islam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26272"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26272\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}