{"id":26009,"date":"2022-11-15T14:07:10","date_gmt":"2022-11-15T07:07:10","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=26009"},"modified":"2022-11-15T14:07:10","modified_gmt":"2022-11-15T07:07:10","slug":"hikmah-sakit-dan-adab-menengok-orang-sakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-sakit-dan-adab-menengok-orang-sakit\/","title":{"rendered":"Hikmah Sakit dan Adab Menengok Orang Sakit"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-sakit-dan-adab-menengok-orang-sakit\/#Adab_menengok_orang_sakit\" >Adab menengok orang sakit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-sakit-dan-adab-menengok-orang-sakit\/#Hikmah_Sakit\" >Hikmah Sakit<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Adab_menengok_orang_sakit\"><\/span>Adab menengok orang sakit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<ol>\n<li>Tidak menghadap langsung ke arah ointu, ketika meminta izin untuk masuk rumah atau ruangan.<\/li>\n<li>Janganlah mengetuk pinyu terlalu keras.<\/li>\n<li>Janganlah menyamarkan identitas terhadap orang yang dibezuk.<\/li>\n<li>Janganlan membezuk pada waktu yang kurang tetap, seperti waktunya istirahat, waktunya makan atau minum obat.<\/li>\n<li>Jangan berlama-lama, berada di tempat orang yang sedang sakit, sebaiknya membezuk secukupnya.<\/li>\n<li>Hendaknya membatasi pandangan mata, jangan jelalatan ke mana-mana, utamnya pada aurat orang yang sedang sakit.<\/li>\n<li>Jangan banyak bertanya kepada orang yang sedang sakit.<\/li>\n<li>Memperlihatkan rasa kasih sayang yang dalam.<\/li>\n<li>Jangan lupa mendo\u2019akan kesembuhan kepada orang yang sakit.<\/li>\n<li>Memberikan motifasi kepada orang yang sakit untuk senantiasa bersabar, serta menghibur agar jangan putus asa, karena Allah akan menggantinya dengan yang lebih-baik.<\/li>\n<\/ol>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hikmah_Sakit\"><\/span>Hikmah Sakit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>1. Sakit Adalah Dzikrullah<br \/>\nOrang yang sedang sakit akan lebih sering menyebut asma Allah. Ia akan banyak berdzikir mengingat Allah dibandingkan ketika sehatnya.<\/p>\n<p>2. Sakit Membawa Muhasabah<br \/>\nMuhasabah artinya merenungkan hal-hal baik maupun buruk atau dalam kata lain adalah introspkesi diri. Orang yang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri apa yang sudah ia perbuat.<\/p>\n<p>3. Sakit Itu Jihad<br \/>\nOrang yang sakit akan melakukan ikhtiar untuk kesembuhannya. Dan usahah yang ia lakukan menyembuhkan sakitnya termasuk\u00a0<em>Jihad Fi Sabilillah<\/em>. Ia tidak hanya pasrah, akan tetapi terus ikhtiar untuk kesembuhannya.<\/p>\n<p>4 Sakit Adalah Ladang Ilmu<br \/>\nBukankah ketika sakit, kita akan memeriksa, dan mencari tahu cara pengobatannya. Alhasil orang yang sakit akan mendapatkan ilmu tentang sakit yang dideritanya berikut cara mengobatinya.<\/p>\n<p>5. Sakit Sebagai Nasihat<br \/>\nOrang yang sakit selain mendapat doa, juga mendapat nasihat dan bimbingan dari orang lain. Orang yang menjenguknya akan menghiburnya agar mau bersabar. Allah mencintai yang sakit dan yang menjenguk karena saling menasihati untuk kesabaran.<\/p>\n<p>6. Sakit Itu Penggugur Dosa<br \/>\nInilah hikmah luar biasa yang tidak didapat oleh orang sehat begitu saja. Allah memberikan sakit sebagai ujian dan menghapus dosa-dosanya lewat sakit yang dialaminya. Sebagaimana sabda\u00a0Rasulullah SAW\u00a0yang artinya demikian, &#8220;Tidaklah seseorang yang sedang sakit, terus menerus, kepayahan, sedih, bahkan menyusahkannya, kecuali dosa-dosanya akan dihapus Allah.&#8221;<\/p>\n<p>7. Sakit Itu Mustajabnya Doa<br \/>\nOrang yang sedang sakit akan apabila ia bersabar maka Allah akan mengabulkan doanya. Begitu juga orang yang menjenguknya doanya sangat mustajab. Maka saat kita menengok yang sakit di samping kita mendoakannya, maka mintalah doanya Imam Suyuthi selalu keliling kota mencari orang sakit lalu beliau minta didoakan.<\/p>\n<p>8. Sakit Dapat Menyulikan Setan<br \/>\nSebagaimana diketahui setan adalah musuh nyata bagi manusia. Ketika seseorang sakit, ia tidak akan tergoda lagi untuk bermaksiat. Justru dosa yang lalu akan disesali dan mohon ampunan. Inilah yang membuat setan berputus asa untuk mengganggunya.<\/p>\n<p>9. Sakit Melembutkan Hati<br \/>\nOrang yang sakit akan sedikit tertawa dan banyak menangis. Satu sikap keinsyafan yang disukai Rasulullah dan para makhluk langit.<\/p>\n<p>10. Sakit Meningkatkan Kualitas Ibadah<br \/>\nJangan jadikan alasan sakit untuk malas beribadah jika masih kuat. Justru orang yang sakit apabila berdzikir maka dzikirnya jadi berkualitas. Jika sholat, rukuk dan sujud lebih khusyuk, tasbih dan istighfar lebih sering, tafakkur dan doa jadi lebih lama.<\/p>\n<p>11. Sakit Itu Memperbaiki Akhlak<br \/>\nKesombongan akan terkikis ketika seseorang sakit. Sifat tamak dipaksa tunduk, pribadinya jadi santun, lembut dan tawadhu&#8217;. Akhirnya sakit membawa kita untuk selalu mengingat kematian.<\/p>\n<p>Allah Bersama Orang Sakit<br \/>\nSyekh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibari dalam Kitab\u00a0<em>Irsyadul Ibad<\/em>\u00a0mengutip hadits Qudsi yang diriwayatkan Imam Muslim sebagai berikut:<\/p>\n<p>\u0623\u062e\u0631\u062c \u0645\u0633\u0644\u0645 \u0623\u0646 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 \u064a\u0642\u0648\u0644 \u064a\u0648\u0645 \u0627\u0644\u0642\u064a\u0627\u0645\u0629: \u064a\u0627 \u0627\u0628\u0646 \u0622\u062f\u0645 \u0645\u0631\u0636\u062a \u0641\u0644\u0645 \u062a\u0639\u062f\u0646\u064a. \u0642\u0627\u0644: \u064a\u0627 \u0631\u0628 \u0643\u064a\u0641 \u0623\u062f\u0639\u0648\u0643 \u0648\u0623\u0646\u062a \u0631\u0628 \u0627\u0644\u0639\u0627\u0644\u0645\u064a\u0646. \u0642\u0627\u0644: \u0623\u0645\u0627 \u0639\u0644\u0645\u062a \u0623\u0646 \u0639\u0628\u062f\u064a \u0641\u0644\u0627\u0646\u0627 \u0645\u0631\u0636 \u0641\u0644\u0645 \u062a\u0639\u062f\u0646\u064a. \u0623\u0645\u0627 \u0639\u0644\u0645\u062a \u0623\u0646\u0643 \u0644\u0648 \u0639\u062f\u062a\u0647 \u0644\u0648\u062c\u062f\u062a\u0646\u064a \u0639\u0646\u062f\u0647 \u0623\u064a \u0644\u0648\u062c\u062f\u062a \u0639\u0646\u062f\u0647 \u062b\u0648\u0628\u064a \u0627\u0644\u0630\u064a \u0644\u0627 \u0646\u0647\u0627\u064a\u0629 \u0644\u0639\u0638\u0645\u0647<\/p>\n<p>&#8220;Pada hari Kiamat Allah menegur seseorang, &#8216;Wahai anak Adam. Saat Aku sakit, kenapa kau tidak menjenguk-Ku?&#8217; Orang itu menjawab, &#8216;Wahai Tuhanku, bagaimana aku mendoakan-Mu sedangkan Engkau adalah Tuhan sekalian alam?&#8217; Allah menjawab: &#8216;Tidakkah kau tahu bahwa hamba-Ku si fulan itu sakit. Namun kau tidak menjenguk-Ku. Tahukah kau, kalau kau menjenguknya, kau akan mendapati Aku di sisinya.&#8217; Maksudnya, &#8216;Kau akan mendapatkan ganjaran-Ku yang tak bertepi saking banyaknya.&#8221; (HR Muslim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Adab menengok orang sakit Tidak menghadap langsung ke arah ointu, ketika meminta izin untuk masuk rumah atau ruangan. Janganlah mengetuk pinyu terlalu keras. Janganlah menyamarkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-26009","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26009"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26009\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}