{"id":25919,"date":"2022-11-15T11:12:25","date_gmt":"2022-11-15T04:12:25","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=25919"},"modified":"2022-11-15T11:12:25","modified_gmt":"2022-11-15T04:12:25","slug":"induk-induk-akhlak-terpuji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/induk-induk-akhlak-terpuji\/","title":{"rendered":"Induk-Induk Akhlak Terpuji"},"content":{"rendered":"<p>Seorang muslim seharusnya menghiasi diri dengan akhlak terpuji (mah&#8217;mudah). Adapun akhlak terpuji yang harus dimiiliki oleh seorang muslim antara lain:<br \/>\n1. Berani dalam segala hal yang positif.<br \/>\n2. Adil dan bijaksana dalam menghadapi dan memutuskan sesuatu;<br \/>\n3. Mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri;<br \/>\n4. Pemurah dan suka menafkahkan hartanya, baik pada waktu lapang maupun susah;<br \/>\n5. Ikhlas dalam melaksanakan setiap amal perbuatan semata-mata karena Allah Swt.;<br \/>\n6. Cepat bertobat dan meminta ampun kepada Tuhan jika melakukan suatu dosa;<br \/>\n7. Jujur, benar dan amanah;<br \/>\n8. Tenang dalam menghadapi berbagai masalah, tidak berkeluh kesah, dan tidak gundah gulana;<br \/>\n9. Sabar dalam menghadapi setiap cobaan atau melaksanakan kewajiban ibadah kepada Tuhan;<br \/>\n10. Pemaaf, penuh kasih sayang, lapang hati dan tidak membalas dendam;<br \/>\n11. Selalu optimis dalam menghadapi kehidupan dan penuh harap kepada Allah Swt.;<br \/>\nl2. Iffah, menjaga diri dari sesuatu yang dapat merusak kehormatan dan kesucian;<br \/>\n13. Al-haya\u2019 yakni malu melakukan perbuatan yang tidak baik;<br \/>\n14. Tawadu\u2019 (rendah hati);<br \/>\n15. Mengutamakan perdamaian daripada permusuhan;<br \/>\n16. Zuhud dan tidak rakus terhadap kehidupan duniawi;<br \/>\n17. Rida atas segala ketentuan yang ditetapkan Allah Swt.;<br \/>\n18. Baik terhadap teman, sahabat, dan siapa saja yang terkait dengannya;<br \/>\n19. Bersyukur atas segala nikmat yang diberikan atau musibah yang dijatuhkan<br \/>\n20. Berterima kasih kepada sesama umat manusia;<br \/>\n21. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan;<br \/>\n22. Bertawakal setelah segala usaha dilaksanakan dengan sebaik-baiknya;<br \/>\n23. Dinamis sampai tujuan dan cita-cita tercapai;<br \/>\n24. Murah senyum dan menampilkan wajah yang ceria kepada sesama<br \/>\n25. Menjauhi sifat iri hati dan dengki;<br \/>\n26. Rela berkorban untuk kemaslahatan umat manusia dan dalam membela agam<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang muslim seharusnya menghiasi diri dengan akhlak terpuji (mah&#8217;mudah). Adapun akhlak terpuji yang harus dimiiliki oleh seorang muslim antara lain: 1. Berani dalam segala hal&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-25919","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25919","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25919"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25919\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25919"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25919"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25919"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}