{"id":25853,"date":"2022-11-15T10:35:24","date_gmt":"2022-11-15T03:35:24","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=25853"},"modified":"2022-11-15T10:35:24","modified_gmt":"2022-11-15T03:35:24","slug":"pengertian-dendam-contoh-dampak-dan-cara-menghindarinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-dendam-contoh-dampak-dan-cara-menghindarinya\/","title":{"rendered":"Pengertian Dendam, Contoh, Dampak dan Cara Menghindarinya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-dendam-contoh-dampak-dan-cara-menghindarinya\/#Pengertian_Dendam\" >Pengertian Dendam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-dendam-contoh-dampak-dan-cara-menghindarinya\/#Bentuk-bentuk_Ciri-ciri_Perilaku_Dendam\" >Bentuk-bentuk (Ciri-ciri) Perilaku Dendam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-dendam-contoh-dampak-dan-cara-menghindarinya\/#Dampak_Negatif_Dendam\" >Dampak Negatif Dendam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-dendam-contoh-dampak-dan-cara-menghindarinya\/#Upaya_Menghindari_Perilaku_Dendam\" >Upaya Menghindari Perilaku Dendam<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Dendam\"><\/span><strong>Pengertian Dendam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Dendam adalah kemauan yang keras dari seseorang atau kelompok untuk membalas kejahatan dari seseorang atau kelompok lain. Allah Swt. sangat membenci orang yang pendendam, karena sifat pendendam sangat membahayakan dan merugikan orang lain.<\/p>\n<p>Sifat dendam akan membuahkan sikap buruk bagi pelakunya seperti hasad, merasa senang jika orang lain susah dan memutuskan tali persaudaraan. Sekali itu di akhirat kelak tidak akan mendapat ampunan dari Allah, sebagaimana disabdakan Rasulullah Saw. :<\/p>\n<p>Artinya : \u201c<em>Dari Ibnu Abbas ra, katanya : Rasulullah Saw. bersabda : \u201cAda tiga hal, barang siapa yang tidak ada padanya satupun dari ketiganya. Sungguh Allah akan mengampuni segala kesalahannya (kecuali yang tiga hal tersebut) bagi orang yang dikehendaki-Nya, yaitu (1) Seorang yang mati tanpa menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, (2) Orang yang bukan tukang sihir, (3) Orang yang tidak bersikap dendam pada saudaranya.\u201d (HR. Thabrani)<\/em><\/p>\n<p>Kebalikan sikap dendam adalah <em>al-\u2018Afwu, <\/em>yaitu sikap berlapang dada dalam memberikan maaf kepada orang yang melakukan kesalahan, tanpa disertai rasa benci di hati, apalagi merencanakan pembalasan terhadap orang yang melakukan kesalahan, meskipun ia sanggup melakukan pembalasan itu.<\/p>\n<p>Di dalam Al-Qur\u2019an Allah Swt. menyerukan supaya kita lebih suka memaafkan orang yang menyakiti kita, dan membiarkanya, karena Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.<\/p>\n<p>Artinya : &#8220;\u2026 <em>Maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik &#8221; (QS. Al-Maidah [5]:3)<\/em><\/p>\n<p>Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Islam lebih menganjurkan penyelesaian masalah dengan jalan damai dan saling memaafkan. Masalah itu harus diselesaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan rasa dendam, yang mana perasaan dendam itu hanya merugikan diri sendri serta membahayakan bagi diri maupun orang lain.<\/p>\n<p>Nabi Muhammad Saw. sabagai suri teladan kita telah memberikan beberapa contoh, betapa beliau sangat pemaaf dan bukan pendendam. Ketika beliau akan dibunuh oleh Suraqah, dan kemudian beliau punya kesempatan untuk membalasnya. Beliau tidak melakukannya, tapi Beliau malah memaafkanya. Dan masih banyak contoh yang lainnya.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk-bentuk_Ciri-ciri_Perilaku_Dendam\"><\/span><strong>Bentuk-bentuk (Ciri-ciri) Perilaku Dendam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Seseorang yang mempunyai sikap pendendam, dalam dirinya memiliki sifat sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Memiliki emosi yang tinggi dan mudah tersinggung;<\/li>\n<li>Susah diajak berbicara dengan baik;<\/li>\n<li>Suka mengancam terhadap orang yang menyebabkan kecewa;<\/li>\n<li>Tidak mudah memberikan maaf kepada orang yang dianggap salah;<\/li>\n<li>Tidak mau menerima nasehat<\/li>\n<\/ol>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Negatif_Dendam\"><\/span><strong>Dampak Negatif Dendam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<ol>\n<li>Dapat menimbulkan retaknya hubungan<\/li>\n<li>Timbulnya rasa saling curiga diantara kedua belah pihak<\/li>\n<li>Menimbulkan pertikaian akibat kejahatan yang tidak dapat selesai dengan balasan<\/li>\n<li>Semakin menambah rumitnya masalah, sehingga dapat menimbulkan masalah<\/li>\n<\/ol>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Upaya_Menghindari_Perilaku_Dendam\"><\/span><strong>Upaya Menghindari Perilaku Dendam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<ol>\n<li>Berusaha untuk selalu memiliki sikap sabar dan berjiwa besar<\/li>\n<li>Tidak membalas suatu kejahatan dengan kejahatan<\/li>\n<li>Menyadari sepenuhnya bahwa setiap manusia berpeluang untuk berbuat kesalahan<\/li>\n<li>Menyadari bahwa dirinya sendiri suatu saat mungkin akan berbuat jahat sebagaimana yang telah dilakukan orang<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Dendam Dendam adalah kemauan yang keras dari seseorang atau kelompok untuk membalas kejahatan dari seseorang atau kelompok lain. Allah Swt. sangat membenci orang yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-25853","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25853"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25853\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}