{"id":25847,"date":"2022-11-15T10:31:13","date_gmt":"2022-11-15T03:31:13","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=25847"},"modified":"2022-11-15T10:31:13","modified_gmt":"2022-11-15T03:31:13","slug":"pengertian-qanaah-dalil-contoh-dan-hikmahnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qanaah-dalil-contoh-dan-hikmahnya\/","title":{"rendered":"Pengertian Qanaah, Dalil, Contoh dan Hikmahnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qanaah-dalil-contoh-dan-hikmahnya\/#Pengertian_Qanaah\" >Pengertian Qana\u2019ah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qanaah-dalil-contoh-dan-hikmahnya\/#Dalil_Naqli_Perintah_Qanaah\" >Dalil Naqli Perintah Qana\u2019ah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qanaah-dalil-contoh-dan-hikmahnya\/#Bentuk_dan_Contoh_Perilaku_Qanaah\" >Bentuk dan Contoh Perilaku Qana\u2019ah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-qanaah-dalil-contoh-dan-hikmahnya\/#Dampak_Positif_dalam_Membiasakan_Sikap_Qanaah\" >Dampak Positif dalam Membiasakan Sikap Qana\u2019ah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Qanaah\"><\/span><strong>Pengertian Qana\u2019ah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Kata Qanaah berasal dari bahasa Arab <em>Qana\u2019a-yaqna\u2019u-qana\u2019an-qanaa\u2019atan<\/em>, yang berarti suka menerima yang dibagikan kepadanya, rela. Secara istilah Qana\u2019ah berarti menerima keputusan Allah Swt. dengan tidak mengeluh, merasa puas dan penuh keridhaan atas keputusan Allah Swt., serta senantiasa tetap berusaha sampai batas maksimal kemampuannya.<\/p>\n<p>Dapat diartikan pula qanaah merasa cukup terhadap pemberian rezeki dari Allah Swt. Dengan sikap inilah maka jiwa akan menjadi tentram dan terjauh dari sifat serakah atau tamak. Orang yang bersikap qanaah, ia rela menerima kenyataan hidup yang dialami, tidak berkeluh kesah, tidak mengangan-angan kesenangan yang diterima orang lain.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dalil_Naqli_Perintah_Qanaah\"><\/span><strong>Dalil Naqli Perintah Qana\u2019ah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<ul>\n<li>al\u065e-Qur\u2019\u064e an An-\u064e Nisa-<\/li>\n<\/ul>\n<p>Artinya: \u201c<em>Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.\u201d (QS. An-Nisa [4]:32)<\/em><\/p>\n<ul>\n<li>Surah Hud ayat 6:<\/li>\n<\/ul>\n<p>Artinya: \u201c<em>Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).\u201d (QS. Hud [11]:6)<\/em><\/p>\n<p>Hadis Nabi Saw. diriwayatkan oleh Muslim:<\/p>\n<p>Artinya: <em>\u201cDari Abdullah bin Umar, Rasulullah Saw. bersabda: \u201cSesungguhnya beruntung orang yang masuk Islam, mendapat rizki secukupnya dan ia merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya.\u201d <\/em>(HR. Muslim)<\/p>\n<p>Disebutkan pula hadis dari Abu Hurairah berikut:<\/p>\n<p>Artinya: <em>\u201cDari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu \u2019alaihi wa sallam bersabda, \u201dYang namanya kaya bukanlah dengan memiliki banyak harta, akan tetapi yang namanya kaya adalah hati yang selalu merasa cukup.\u201d (HR. Bukhari no. 6446, Muslim no. 1051, Tirmidzi no. 2373, Ibnu Majah no. 4137). Ghina nafs <\/em>dalam hadis di atas yang dimaksud adalah tidak pernah tamak pada segala hal yang ada pada orang lain.<\/p>\n<p>Dalam hadis dari Jabir r.a. katanya Rasulullah Saw. bersabda:<\/p>\n<p>Artinya: <em>\u201cBerpeganglah kalian kepada sifat qana\u2019ah, karena sesungguhnya qana\u2019ah itu harta yang tak akan habis\u201d. (HR. Thabrani)<\/em><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk_dan_Contoh_Perilaku_Qanaah\"><\/span><strong>Bentuk dan Contoh Perilaku Qana\u2019ah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Qanaah\u00a0bukan berarti diam berpangku tangan dan bermalas-malasan tidak mau meningkatkan kesejahteraan hidup tapi sesungguhnya orang yang\u00a0qana\u2019ah\u00a0adalah orang yang sangat kuat dan bersahaja, dia giat berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan yang dicita-citakan. Namun apabila menemui kegagalan dia tidak pernah berputus asa dan kecewa, bahkan ia selalu sabar dan\u00a0<em>husnuzhan<\/em>\u00a0dengan keputusan Allah, karena dia punya keyakinan bahwa di balik semua peristiwa dalam hidup pasti ada hikmahnya.<\/p>\n<p>Beruntunglah orang-orang yang selalu merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya. Ciri-ciri perilaku yang mencerminkan sikap\u00a0qana\u2019ah\u00a0adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Tidak pernah mengeluh dalam menghadapi kenyataan hidupnya.<\/li>\n<li>Merasa senang dengan apa yang ia miliki.<\/li>\n<li>Tidak marah bila melihat orang lain sukses.<\/li>\n<li>Rela dengan apa yang menjadi hak orang lain.<\/li>\n<li>Ikut senang bila melihat orang lain sukses.<\/li>\n<\/ul>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Positif_dalam_Membiasakan_Sikap_Qanaah\"><\/span><strong>Dampak Positif dalam Membiasakan Sikap Qana\u2019ah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Untuk membiasakan diri bersikap\u00a0qana\u2019ah, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Dalam urusan dunia kita melihat orang yang di bawah kita, sedangkan untuk urusan akhirat kita melihat yang di atas kita.<\/li>\n<li>Sering bergaul dengan orang tuna grahita, tunanetra dan orang miskin.<\/li>\n<li>Membeli sesuatu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.<\/li>\n<li>Tidak sering memperhatikan orang yang lebih kaya, agar kita tidak merasa kurang.<\/li>\n<li>Mensyukuri setiap rezeki dan kondisi yang kita terima tanpa banyak mengeluh.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dampak positif dari perilaku membiasakan sikap\u00a0qana\u2019ah\u00a0adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Jiwa dan pikiran lebih tenang, karena terbebas dari rasa iri dan dengki.<\/li>\n<li>Disukai setiap orang, karena semua orang akan merasa aman dan nyaman berada di sekelilingnya.<\/li>\n<li>Mendapatkan kebahagiaan dunia dan akherat.<\/li>\n<li>Terhindar dari sifat tamak.<\/li>\n<li>Terhindar dari ancaman siksa yang berat.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Qana\u2019ah Kata Qanaah berasal dari bahasa Arab Qana\u2019a-yaqna\u2019u-qana\u2019an-qanaa\u2019atan, yang berarti suka menerima yang dibagikan kepadanya, rela. Secara istilah Qana\u2019ah berarti menerima keputusan Allah Swt.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-25847","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25847"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25847\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}