{"id":25532,"date":"2022-11-08T10:04:46","date_gmt":"2022-11-08T03:04:46","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=25532"},"modified":"2022-11-08T10:04:46","modified_gmt":"2022-11-08T03:04:46","slug":"konsep-dan-perhitungan-pendapatan-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/konsep-dan-perhitungan-pendapatan-nasional\/","title":{"rendered":"Konsep dan Perhitungan Pendapatan Nasional"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/konsep-dan-perhitungan-pendapatan-nasional\/#Konsep_Pendapatan_Nasional\" >Konsep Pendapatan Nasional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/konsep-dan-perhitungan-pendapatan-nasional\/#Pendekatan_%E2%80%93_Pendekatan_dalam_melihat_GNP\" >Pendekatan \u2013 Pendekatan dalam melihat GNP<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/konsep-dan-perhitungan-pendapatan-nasional\/#Perhitungan_Usaha_GNP\" >Perhitungan Usaha GNP<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Konsep_Pendapatan_Nasional\"><\/span><strong> Konsep Pendapatan Nasional<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Pendapatan Nasional Bruto atau GNP merupakan ukuran yang paling komperhensip dari total output barang dan jasa suatu negara.<\/p>\n<p>Produk Domestik Bruto atau GDP adalah seluruh barang \u2013 barang dan jasa \u2013 jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam jangka waktu tertentu biasanya 1 tahun termasuk didalamnya ialah barang \u2013 barang dan jasa \u2013 jasa yang dihasilkan oleh orang dan perusahaan asing.<\/p>\n<p>Produk Nasional Neto ialah nilai pasar semua barang \u2013 barang dan jasa \u2013 jasa yang dihasilkan dalam jangka waktu satu tahun (GNP) dikurangi penyusutan \u2013 penyusutan untuk penggunaan barang modal. Jadi NNP = GNP \u2013 penyusutan (deprecitation).<\/p>\n<p>Pendapatan Perseorangan atau Personal Income (PI), ialah semua jenis pendapatan baik yang diperolah karena berfungsi sebagai faktor produksi maupun tanpa memberikan suatu kegiatan apapun yang diterima oleh penduduk suatu negara.<\/p>\n<p>Pendapatan Disposibel atau Pendapatan Bersih adalah total pendapatan perseorangan yang siap dibelanjakan DI = PI \u2013 Pajak Langsung.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendekatan_%E2%80%93_Pendekatan_dalam_melihat_GNP\"><\/span><strong> Pendekatan \u2013 Pendekatan dalam melihat GNP <\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ada dua pendekatan dalam melihat GNP yaitu :<\/p>\n<ol>\n<li>Pendekatan Arus Barang<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setiap tahun masyarakat mengkonsumsi barang akhir dan barang jasa akhir. Disini hanya dimasukan barang \u2013 barang\u00a0 yang terutama dibeli dan digunakan konsumen. Kita menggunakan penghasilan kita untuk membeli barang \u2013 barang konsumsi.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Pendekatan Arus Penghasilan Atau Biaya<\/li>\n<\/ol>\n<p>Produk nasional bruto dirumuskan sebagai jumlah seluruh penghasilan faktor produksi (berupa gaji, upah, bunga, sewa dan laba) yang merupakan biaya untuk menghasilkan barang dan jasa akhir dalam masyarakat.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perhitungan_Usaha_GNP\"><\/span><strong> Perhitungan Usaha GNP<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Perhitungan pendapatan produk nasional bruto dapat diperoleh dari laporan keuangan ( rugi\/laba) perusahaan<\/p>\n<p>1. Masalah Perhitungan Ganda<\/p>\n<p>Adalah seluruh nilai barang dan jasa akhir. Produk akhir adalah produk yang diproduksi dan dijual untuk konsumsi atau investasi. Dengan pengertian itu maka nilai barang antara atau barang-barang yang digunakan untuk menghasilkan barang lain atau barang-barang yang harus mengalami proses produksi lebih lanjut sebelum dimanfaatkan secara langsung oleh konsuman tidak boleh dihitung.<\/p>\n<p>2. GNP Riil vs GNP Nominal : \u201cDeflasi\u201d<\/p>\n<p>GNP Nomonal adalah hasil perhitungan GNP berdasarkan harga pasar aktual atau pada tingkat harga yang berlaku. GNP Riil adalah GNP pada tingkat harga konstan atau merupakan hasil bagi antara GNP Nominal dengan indeks harga atau deflator GNP (GNP Riil = GNP Nominal deflator GNP).<\/p>\n<p>Jadi GNP Nominal menunjukan total nilai dari barang \u2013 barang dan jasa yang dihasilkan dalam satu tahun tertentu, diukur menurut harga yang berlaku setiap tahunnya. GNP Riil memperbaiki konsep GNP Nominal dengan mengukur nilai output menurut harga konstan untuk satu tahun dasar, sehingga membentuk nilai output berdasarkan harga konstan karena GNP deflator sama dengan harga GNP maka<\/p>\n<p>Q = GNP Riil = <u>GNP Nominal\u00a0 <\/u>\u00a0\u00a0\u00a0=\u00a0\u00a0 PQ<\/p>\n<p>Deflator GNP<\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<p>Budiono. 1985. Teori &#8211; Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta. BPFE.<br \/>\nRichard G.lipsey, peter O.Steiner, Pengantar Ilmu Ekonomi Jilid 1,2.Edisi ke enam, Jakarta. Rineka Cipta<br \/>\nSadono Sukirno. Pengantar Teori Makro Ekonomi. Bina Grafika<br \/>\nSoediyono R, 1981. Ekonomi Makro Jilid 1,2. Yogyakarta. Liberty.<br \/>\nSamuelson. 1982. Ekonomi Makro. Jakarta. Erlangga<br \/>\n&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.,. 1985. Ekonomi Jilid 2. Jakarta. Erlangga<br \/>\nWinardi. 1987. Pengantar Ilmu Ekonomi Makro. Bandung. Alumi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konsep Pendapatan Nasional Pendapatan Nasional Bruto atau GNP merupakan ukuran yang paling komperhensip dari total output barang dan jasa suatu negara. Produk Domestik Bruto atau&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-25532","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25532"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25532\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}