{"id":22917,"date":"2021-08-29T20:25:53","date_gmt":"2021-08-29T13:25:53","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=22917"},"modified":"2021-08-29T20:25:53","modified_gmt":"2021-08-29T13:25:53","slug":"dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram\/","title":{"rendered":"Dalil Mengharuskan Berpergian Wanita dengan Mahram"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram\/#Hadits_Pertama\" >Hadits Pertama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram\/#Hadits_Kedua\" >Hadits Kedua<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram\/#Hadits_Ketiga\" >Hadits Ketiga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram\/#Hadits_Keempat\" >Hadits Keempat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram\/#Hadits_Kelima\" >Hadits Kelima<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram\/#Hadits_Keenam\" >Hadits Keenam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/dalil-mengharuskan-berpergian-wanita-dengan-mahram\/#Hadits_Ketujuh\" >Hadits Ketujuh<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Kalau kita kumpulkan ada beberapa hadits yang terkait dengan larangan wanita melakukan perjalanan, kecuali harus ditemani, baik oleh suaminya atau pun laki-laki yang menjadi mahramnya. Beberapa di antaranya adalah hadits berikut ini :<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hadits_Pertama\"><\/span><strong>Hadits Pertama<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><em>Dari Ibnu Umar radhiyallahuanhu bahwa Nabi SAW bersabda,\u201dJanganlah seorang wanita bepergian selama tiga hari kecuali bersama mahramnya\u201d. (Hr. Bukhari dan Muslim) <\/em><\/p>\n<p><em>Dalam riwayat lain \u2013\u201cdi atas tiga hari\u201d. (HR. Muslim) <\/em><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hadits_Kedua\"><\/span><strong>Hadits Kedua<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><em>Dari Abi Said al-Khudri radhiyallahuanhu berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,\u201dTidak halal dari wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian tiga hari atau lebih, kecuali ditemani oleh ayahnya, saudaranya, suaminya, anaknya atau mahramnya (HR. At-Tirmizy<\/em><sup>[1]<\/sup><em> dan\u00a0 <\/em><em>(<\/em><sup>[2]<\/sup><em>Ibnu Majah<\/em> <em>Dalam riwayat yang lain :-\u201ckecuali bersama suaminya atau \u00a0 bersama mahramnya.\u00a0 (HR. Ahmad)<\/em><sup>[3]<\/sup>\u00a0<em>Dalam riwayat yang lain \u2013\u201cKecuali bersama suaminya atau mahramnya. (HR. Ahmad)<\/em><sup>[4]<\/sup><\/p>\n<p>Meski teks hadits ini menggunakan istilah haram, namun menurut At-Tirmizy, hukumnya tidak haram melainkan makruh.<\/p>\n<p><em>At-Tirmizy berkata bahwa mengamalkan hal ini menurut para ahli ilmu bahwa mereka memakruhkan wanita bepergian kecuali bersama mahramnya.<\/em><sup>[5]<\/sup><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hadits_Ketiga\"><\/span><strong>Hadits Ketiga<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><em>Dari Abi Hurairah radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,\u201dJanganlah seorang wanita bepergian sejauh perjalanan sehari semalam kecuali bersama dengan mahramnya <\/em><sup>[6]<\/sup><em>(<\/em><em>(HR. Tirmizy<\/em><em>Dalam riwayat lain disebutkan \u2013\u201cSejauh seharian penuh\u201d. (HR. Ahmad)<\/em><sup>[7]<\/sup>\u00a0<em>Dalam riwayat lainya \u2013\u201cJanganlah seorang wanita bepergian lebih dari dua hari\u201d (HR. Ahmad)<\/em><sup>[8]<\/sup><\/p>\n<p><em>Dalam riwayat yang lain \u2013\u201csejauh perjalanan dua hari atau dua malam. (HR. Ahmad)<\/em><sup>[9]<\/sup><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hadits_Keempat\"><\/span><strong>Hadits Keempat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><em>Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhu bahwa Nabi SAW bersabda,\u201dJanganlah seorang wanita bepergian kecuali bersama dengan mahramnya\u201d. Seorang datang kepada Rasulullah SAW bertanya,\u201dSaya ditugaskan ikut perang tertentu, padahal istri saya akan menunaikan ibadha haji\u201d. Nabi SAW bersabda,\u201dPulanglah, temani istrimu berhaji. (HR. Ahmad<\/em><sup>[10]<\/sup><em> dan Ad-Daruquthni<\/em><sup>[11]<\/sup><em>) <\/em><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hadits_Kelima\"><\/span><strong>Hadits Kelima<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><em>Dari Abi Said Al-Khudhri radhiyallahuanhu, sebuah riwayat yang sampai kepada Nabi SAW,\u201dJanganlah\u00a0 <\/em>213 <em>seorang wanita bepergian tiga hari kecuali bersama dengan mahramnya. (HR. Ahmad)<\/em><sup>[12]<\/sup><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hadits_Keenam\"><\/span><strong>Hadits Keenam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><em>Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhu bahwa dia berkata seseorang datang ke Madinah dan Nabi SAW menanyakannya,\u201dDimana kamu menginap?\u201d. Dia menjawab,\u201dDi rumah si Fulanah\u201d. Nabi bertanya lagi,\u201dApakah kamu menutupkan baginya pintu?. Janganlah seorang wanita berhaji kecuali <\/em><em>bersama dengan mahramnya. (HR. Ad-<\/em><em>Daruquthni)<\/em><sup>[13]<\/sup><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hadits_Ketujuh\"><\/span><strong>Hadits Ketujuh<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><em>Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahuanhu baha saya mendengar Rasulullah SAW bersabda,\u201dTidak halal bagi seorang wanita muslimah pergi haji <\/em><em>kecuali bersama suaminya atau mahramnya. (HR. At-Thabarani)<\/em><sup>[14]<\/sup><\/p>\n<p>Itulah beberapa teks hadits yang biasanya digunakan untuk mengharamkan para wania bepergian sendirian, kecuali ditemani suami atau laki-laki yang menjadi mahramnya.<\/p>\n<p>Yang perlu untuk dicatat dari hadits-hadits di atas sebagai berikut :<\/p>\n<ol>\n<li>Rata-rata hadits di atas adalah hadits-hadits yang shahih.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Namun ketika menyebutkan batasan safar, Nabi SAW berbeda-beda menyebutkan batasannya, kadang menyebutkan sehari, kadang menyebutkan sehari-semalam, kadang dua hari dan kadang juga tiga hari<\/p>\n<p>[1] Imam At-Tirmizy, <em>Sunan At-Tirmizy,<\/em> jilid 4 hal. 401<\/p>\n<p>[2] Imam Ibnu Majah, <em>Sunan Ibnu Majah,<\/em> jilid 8 hal. 447<\/p>\n<p>[3] Imam Ahmad, <em>Musnad Ahmad<\/em>, jilid 23 hal. 203<\/p>\n<p>[4] Imam Ahmad, <em>Musnad Ahmad<\/em>, jilid 23 hal. 208<\/p>\n<p>[5] Imam At-Tirmizy, <em>Sunan At-Tirmizy<\/em>, jilid 3 hal. 170<\/p>\n<p>[6] Imam At-Tirmizy, <em>Sunan At-Tirmizy<\/em>, jilid 3 hal. 402<\/p>\n<p>[7] Imam Ahmad, <em>Musnad Ahmad<\/em>, jilid 23 hal. 209<\/p>\n<p>[8] Imam Ahmad, <em>Musnad Ahmad<\/em>, jilid 19 hal. 407<\/p>\n<p>[9] Imam Ahmad, <em>Musnad Ahmad<\/em>, jilid 19 hal. 298<\/p>\n<p>[10] Imam Ahmad, Musnad Ahmad, jilid 7 hal. 95<\/p>\n<p>[11] Imam Ad-Daruquthni, Sunan Ad-Daruquthuni, jilid 6 hal.<\/p>\n<p>[12] Imam Ahmad, <em>Musnad Ahmad<\/em>, jild 22 hal. 160<\/p>\n<p>[13] Imam Ad-Daruquthini, <em>Sunan Ad-Daruquthuni<\/em>, jilid 6 hal.<\/p>\n<p>[14] Imam At-Thabarani<em>, Al-Mu\u2019jam Al-Kabir,<\/em> jilid 7 hal 300<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: Aini Aryani, Traveling Tanpa Mahram, Jakarta Selatan: Rumah Fiqih Publishing, 2019.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kita kumpulkan ada beberapa hadits yang terkait dengan larangan wanita melakukan perjalanan, kecuali harus ditemani, baik oleh suaminya atau pun laki-laki yang menjadi mahramnya.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-22917","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22917","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22917"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22917\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}