{"id":22897,"date":"2021-08-28T23:23:26","date_gmt":"2021-08-28T16:23:26","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=22897"},"modified":"2021-08-28T23:23:26","modified_gmt":"2021-08-28T16:23:26","slug":"pengertian-jual-beli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/","title":{"rendered":"Pengertian Jual Beli Secara Bahasa dan Istilah"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#1_Pengertian_Jual-Beli_dalam_Perspektif_Bahasa\" >1. Pengertian Jual-Beli dalam Perspektif Bahasa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#2_Definisi_Jual-Beli_Menurut_Istilah\" >2. Definisi Jual-Beli Menurut Istilah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#3_Prinsip-Prinsip_Jual-Beli_dalam_Islam\" >3. Prinsip-Prinsip Jual-Beli dalam Islam<\/a><ul class='ez-toc-list-level-5' ><li class='ez-toc-heading-level-5'><ul class='ez-toc-list-level-5' ><li class='ez-toc-heading-level-5'><ul class='ez-toc-list-level-5' ><li class='ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#a_Kerelaan_Kedua_Belah_Pihak\" >a. Kerelaan Kedua Belah Pihak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#b_Kejelasan_Objek_Transaksi\" >b. Kejelasan Objek Transaksi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#c_Kepemilikan_Sah\" >c. Kepemilikan Sah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#d_Tidak_Mengandung_Unsur_Haram\" >d. Tidak Mengandung Unsur Haram<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#e_Menghindari_Riba\" >e. Menghindari Riba<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#4_Jual-Beli_sebagai_Aktivitas_Ibadah\" >4. Jual-Beli sebagai Aktivitas Ibadah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-jual-beli\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Jual-beli, atau aktivitas perdagangan, merupakan salah satu aspek fundamental dalam kehidupan manusia yang telah berlangsung sejak peradaban awal. Dalam Islam, konsep jual-beli tidak hanya berlandaskan pada kebutuhan ekonomi, tetapi juga memiliki dimensi etika, hukum, dan spiritual. Pembahasan mengenai jual-beli dapat dimulai dari makna bahasa, definisi istilah, hingga prinsip-prinsip yang mendasarinya dalam perspektif Islam.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pengertian_Jual-Beli_dalam_Perspektif_Bahasa\"><\/span><strong>1. Pengertian Jual-Beli dalam Perspektif Bahasa<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam bahasa Arab, jual-beli sering disebut dengan istilah <strong>al-bay\u2019u<\/strong> (\u0627\u0644\u0628\u064a\u0639), <strong>al-tijarah<\/strong> (\u0627\u0644\u062a\u062c\u0627\u0631\u0629), atau <strong>al-mubadalah<\/strong> (\u0627\u0644\u0645\u0628\u0627\u062f\u0644\u0629). Ketiga istilah ini memiliki nuansa makna yang saling melengkapi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Al-bay\u2019u<\/strong> merujuk pada aktivitas penjualan atau transaksi pertukaran.<\/li>\n<li><strong>Al-tijarah<\/strong> menekankan aspek perdagangan atau kegiatan ekonomi yang lebih luas.<\/li>\n<li><strong>Al-mubadalah<\/strong> mengacu pada pertukaran barang atau nilai antara dua pihak.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Makna ini dapat ditemukan dalam firman Allah SWT dalam <strong>QS. Fathir: 29<\/strong>, yang menyebutkan:<\/p>\n<p><em>&#8220;Mereka mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi.&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Ayat ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengakui praktik perdagangan sebagai bagian dari kehidupan manusia, tetapi juga memberikan panduan agar aktivitas tersebut dilakukan dengan prinsip-prinsip yang menghindarkan kerugian duniawi dan ukhrawi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Definisi_Jual-Beli_Menurut_Istilah\"><\/span><strong>2. Definisi Jual-Beli Menurut Istilah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam tradisi keilmuan Islam, ulama memberikan definisi tentang jual-beli dengan merujuk pada aspek-aspek teknis dan filosofis. Berikut adalah beberapa pendapat ulama yang memberikan wawasan tentang konsep ini:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Al-Imam An-Nawawi<\/strong> dalam <em>Al-Majmu\u2019 Syarah Al-Muhadzdzab<\/em> mendefinisikan jual-beli sebagai:<br \/>\n<blockquote><p><em>\u201cTukar-menukar harta dengan harta secara kepemilikan.\u201d<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Definisi ini menekankan pada adanya pertukaran nilai yang bersifat langsung dan sah dari segi kepemilikan.<\/li>\n<li><strong>Ibnu Qudamah<\/strong> dalam <em>Al-Mughni<\/em> memberikan penjelasan lebih rinci:<br \/>\n<blockquote><p><em>\u201cPertukaran harta dengan harta dengan kepemilikan dan penguasaan.\u201d<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Pandangan ini menambahkan elemen penguasaan, yang berarti barang atau harta yang diperjualbelikan harus berada dalam kontrol penuh pihak yang bertransaksi.<\/li>\n<li><strong>Dr. Wahbah Az-Zuhaili<\/strong> dalam karya monumental <em>Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu<\/em> menjelaskan bahwa:<br \/>\n<blockquote><p><em>\u201cJual-beli adalah menukar sesuatu dengan sesuatu.\u201d<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Definisi ini bersifat umum, mencakup pertukaran barang dengan barang, barang dengan uang, atau bentuk nilai lainnya yang disepakati kedua belah pihak.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dari berbagai definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa jual-beli dalam Islam adalah proses <strong>pertukaran barang dengan barang atau barang dengan uang<\/strong>, di mana hak kepemilikan dari satu pihak beralih kepada pihak lain dengan landasan saling merelakan. Aspek saling merelakan (taradhin) ini menjadi inti dari transaksi yang sah dalam Islam.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Prinsip-Prinsip_Jual-Beli_dalam_Islam\"><\/span><strong>3. Prinsip-Prinsip Jual-Beli dalam Islam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Praktik jual-beli dalam Islam tidak hanya berbicara tentang pemindahan kepemilikan, tetapi juga harus memenuhi prinsip-prinsip yang memastikan keadilan, transparansi, dan keberkahan. Berikut adalah prinsip-prinsip utama dalam jual-beli menurut syariat:<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Kerelaan_Kedua_Belah_Pihak\"><\/span><strong>a. Kerelaan Kedua Belah Pihak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Islam sangat menekankan bahwa transaksi harus dilakukan atas dasar persetujuan dan kerelaan kedua belah pihak, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW: <em>&#8220;Tidak boleh mengambil harta seseorang kecuali dengan kerelaan hati.&#8221;<\/em><br \/>\n(HR. Ahmad)<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Kejelasan_Objek_Transaksi\"><\/span><strong>b. Kejelasan Objek Transaksi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Barang atau jasa yang diperjualbelikan harus jelas spesifikasinya, sehingga tidak menimbulkan keraguan atau sengketa di kemudian hari. Barang yang tidak diketahui sifat atau jumlahnya secara rinci dapat menyebabkan transaksi menjadi batal (<em>gharar<\/em>).<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Kepemilikan_Sah\"><\/span><strong>c. Kepemilikan Sah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Barang yang diperjualbelikan harus dimiliki secara sah oleh penjual pada saat transaksi berlangsung. Barang yang tidak dimiliki (misalnya barang curian) menjadikan jual-beli tersebut tidak sah.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"d_Tidak_Mengandung_Unsur_Haram\"><\/span><strong>d. Tidak Mengandung Unsur Haram<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Barang atau jasa yang diperjualbelikan harus halal. Transaksi yang melibatkan barang haram seperti alkohol, babi, atau aktivitas yang merugikan dianggap tidak sah dalam Islam.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"e_Menghindari_Riba\"><\/span><strong>e. Menghindari Riba<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Islam secara tegas melarang riba dalam segala bentuknya, karena dianggap sebagai eksploitasi yang tidak adil dalam sistem ekonomi. Sebagai gantinya, Islam mendorong mekanisme yang berdasarkan kerja sama dan berbagi risiko, seperti dalam akad <em>mudharabah<\/em> atau <em>musyarakah<\/em>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jual-Beli_sebagai_Aktivitas_Ibadah\"><\/span><strong>4. Jual-Beli sebagai Aktivitas Ibadah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam pandangan Islam, jual-beli bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga merupakan bentuk ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar dan mematuhi ketentuan syariat. Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n<p><em>&#8220;Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada pada hari kiamat.&#8221;<\/em><br \/>\n(HR. Tirmidzi)<\/p>\n<p>Hadis ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan pedagang yang menjalankan aktivitasnya dengan integritas dan mematuhi hukum syariat. Dengan demikian, praktik jual-beli yang benar tidak hanya membawa manfaat duniawi, tetapi juga mendatangkan pahala ukhrawi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Konsep jual-beli dalam Islam mencakup dimensi bahasa, hukum, dan moral yang terintegrasi. Dengan definisi yang menekankan aspek kepemilikan, saling merelakan, dan kehalalan, jual-beli dipandang sebagai aktivitas yang tidak hanya memenuhi kebutuhan duniawi tetapi juga bernilai ibadah. Prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam syariat Islam bertujuan untuk menciptakan keadilan, keberkahan, dan kemaslahatan bagi semua pihak yang terlibat dalam transaksi. Oleh karena itu, memahami dan mengamalkan konsep jual-beli dalam kerangka syariat menjadi tanggung jawab setiap individu Muslim dalam menjalani kehidupan ekonominya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jual-beli, atau aktivitas perdagangan, merupakan salah satu aspek fundamental dalam kehidupan manusia yang telah berlangsung sejak peradaban awal. Dalam Islam, konsep jual-beli tidak hanya berlandaskan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"default","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-22897","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22897","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22897"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22897\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22897"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22897"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22897"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}