{"id":22791,"date":"2021-08-18T23:03:22","date_gmt":"2021-08-18T16:03:22","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=22791"},"modified":"2021-08-18T23:03:22","modified_gmt":"2021-08-18T16:03:22","slug":"agar-shalat-bisa-khusyu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/agar-shalat-bisa-khusyu\/","title":{"rendered":"Agar Shalat Bisa Khusyu"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/agar-shalat-bisa-khusyu\/#Pahami_Bacaan_Sholat\" >Pahami Bacaan Sholat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/agar-shalat-bisa-khusyu\/#Fokus_Menghadap_Allah_SWT\" >Fokus Menghadap Allah SWT<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/agar-shalat-bisa-khusyu\/#Jangan_Menoleh\" >Jangan Menoleh<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/agar-shalat-bisa-khusyu\/#Anggap_Shalat_Terakhir\" >Anggap Shalat Terakhir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/agar-shalat-bisa-khusyu\/#Jangan_Gerakkan_Anggota_Tubuh\" >Jangan Gerakkan Anggota Tubuh<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/agar-shalat-bisa-khusyu\/#Jauhkan_Gambar\" >Jauhkan Gambar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/agar-shalat-bisa-khusyu\/#Berpengaruh\" >Berpengaruh<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Kunci utama shalat khyusu&#8217; adalah kita mengerti atau memahami yang kita ucapkan selama shalat. Maka, mari pahami bacaan shalat, mulai takbir hingga salam.<\/p>\n<p>SHALAT Khusyu&#8217; adalah sholat yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh, fokus, dan menyadari sepenuhnya bahwa saat shalat kita sedang berhadapan dengan Allah SWT.<\/p>\n<p>Khusyu&#8217; itu pekerjaan hati. Ali bin Abi Thalib ra meriwayatkan, Rasululullah Saw bersabda: &#8220;Khusyu&#8217; itu berada dalam hati&#8221; (HR. Hakim). Berikut ini sebagian kiat menggapai sholat khusyu:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pahami_Bacaan_Sholat\"><\/span>Pahami Bacaan Sholat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ini kunci sholat khusyu\u2019. Anda akan benar-benar merasakan \u2019kehadiran\u2019 Allah Swt jika memahami semua bacaan sholat, mulai takbir hingga salam.<\/p>\n<p>Kita akan sadar betul, seluruh keperluan hidup kita sudah kita panjatkan pemenuhannya kepada Allah saat sholat, mulai ampunan hingga berkah, mulai hidayah hingga rezeki. Jika kita tidak memahami bacaan sholat, kita \u2019mengigau\u2019 atau seperti burung beo, berkata tapi tidak mengerti perkataan sendiri.<\/p>\n<p>Memahami bacaan sholat sangat membantu untuk menghindarkan lintasan-lintasan pikiran yang mengintervensi shalat kita.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fokus_Menghadap_Allah_SWT\"><\/span>Fokus Menghadap Allah SWT<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Konsentrasikan hati dan pikiran hanya pada sholat. Bahkan jika hidangan makan sudah tersedia, makanlah dulu, baru sholat. &#8220;Apabila hidangan makan malam telah disiapkan, maka mulailah menyantap makanan itu sebelum Anda Shalat Maghrib&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim).<\/p>\n<p>Ingat, ketika kita sholat, kita sedang berhadapan dan \u201dberdialog\u201d dengan Allah Swt.<\/p>\n<p>Hasan bin Ali bin Abi Thalib terlihat pucat pasi saat berwudhu. Ketika ditanya penyebabnya, dia menjawab, \u201cTahukah Anda, dengan siapa aku akan berhadapan sesaat lagi?\u201d<\/p>\n<p>Pemutuskan hubungan dengan seluruh urusan yang sedang dihadapi, perbaharui ingatan akan hari akhirat, dan bayangkan bahwa kita sedang berdiri di hadapan Allah Yang Maha Agung.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jangan_Menoleh\"><\/span>Jangan Menoleh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dari Aisyah ra berkata, &#8220;Saya bertanya kepada Rasulullah Saw tentang menoleh dalam shalat&#8221;. Kemudian Rasul Saw menjawab:<\/p>\n<p>&#8220;Menoleh itu adalah suatu keteledoran seseorang akibat ulah syetan dalam salat seorang hamba&#8221; (HR. Bukhari).<\/p>\n<p>Menurut Jumhur Ulama&#8217;, menoleh itu dimakruhkan, karena bisa mengurangi khusyu&#8217; shalat. Namun, jika menolehnya itu sampai memalingkan dadanya atau seluruh lehernya dari kiblat, maka hal itu bukan lagi makruh, melainkan bisa membatalkan shalat.<\/p>\n<p>&#8220;Allah SWT selalu menghadap kepada seorang hamba dalam shalatnya, selama dia tidak menoleh, jika dia memalingkan wajahnya, maka Allah pun &#8216;pergi'&#8221; (HR. Abu Dawud dan an-Nasa&#8217;i).<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Anggap_Shalat_Terakhir\"><\/span>Anggap Shalat Terakhir<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Anggap saja setiap shalat kita adalah shalat yang terakhir, setelah itu kita akan mati. Jika proses ini berhasil kita lakukan, kita akan merasakan betapa tidak ada lagi kesempatan untuk sholat khusyu\u2019.<\/p>\n<p>Sholat terakhir adalah persembahan terakhir seorang hamba dalam melaksanakan perintah Allah Swt.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jangan_Gerakkan_Anggota_Tubuh\"><\/span>Jangan Gerakkan Anggota Tubuh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Selama sholat, jangan menggerak-gerakan anggota badan di luar shalat, kecuali dalam keadaan sangat mendesak (darurat), misalnya membunuh binatang yang berbahaya atau mematikan api yang dikhawatirkan menyebabkan kebakaran.<\/p>\n<p>Dari Abu Dzar ra., Rasulullah Saw bersabda, \u201cJika salah seorang di antara kamu berdiri shalat, maka janganlah menghapus pasir dari wajahnya karena ia sedang menghadapi rahmat.\u201d (HR. Imam yang lima).<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jauhkan_Gambar\"><\/span>Jauhkan Gambar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Jauhkan benda-benda yang bisa mengganggu konsentrasi, seperti gambar atau tulisan. Rasulullah Saw bersabda, \u201cJauhkanlah tirai ini karena gambarnya menggangguku ketika aku shalat.\u201d (HR. Bukhari).<\/p>\n<p>Kita pun harus mengenakan pakaian yang tidak bergambar atau berisi tulisan di bagian belakang (punggung), karena dapat mengganggu konsentrasi orang yang sholat di belakang kita.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berpengaruh\"><\/span>Berpengaruh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tanda utama sholat khusyu adalah berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari, mulai selalu mengagungkan asma Allah (hikmah takbir) hingga menebar keselamatan kepada sesama, tidak mengganggu mereka dengan lidah dan dangan (hikmah salam).\u00a0 Sholat merupakan pencegah perbuatan keji dan munkar.<\/p>\n<p>Demikian tips sholat khusyu&#8217; berdasarkan hadits. Semoga kita bisa melaksanakan sholat dengan khusyu&#8217; sehingga amal kita diterima di sisi-Nya. Amin&#8230;! Wallahu a\u2019lam bish-shawabi. (http:\/\/inilahrisalahislam.blogspot.com).*<\/p>\n<p>(inilahislam)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kunci utama shalat khyusu&#8217; adalah kita mengerti atau memahami yang kita ucapkan selama shalat. Maka, mari pahami bacaan shalat, mulai takbir hingga salam. SHALAT Khusyu&#8217;&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-22791","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22791"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22791\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}