{"id":22777,"date":"2021-08-18T18:43:09","date_gmt":"2021-08-18T11:43:09","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=22777"},"modified":"2021-08-18T18:43:09","modified_gmt":"2021-08-18T11:43:09","slug":"adab-menjenguk-orang-sakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/adab-menjenguk-orang-sakit\/","title":{"rendered":"Adab Menjenguk Orang Sakit"},"content":{"rendered":"<p><i>Adab-adab Islami<\/i>\u00a0begitu indah dan banyak manfaat keutamaan di balik adab yang telah Allah ajarkan melalui Rasulullah SAW dan Al-Qur&#8217;an. Termasuk di dalamnya adalah adab menjenguk orang sakit. Tidak dapat dipungkiri bahwasannya\u00a0sehat dan sakit\u00a0tentunya akan bisa terjadi pada diri setiap manusia demikian pula dengan Nabi Rasulullah shallallahu a&#8217;alaihi wa sallam yang juga mengalami sakit sebelum beliau meninggal dunia.<\/p>\n<p>Menjenguk saudara, keluarga, menengok tetangga yang sakit dan terbaring di Rumah Sakit adalah bagian dari kehidupan kita sebagai manusia dan makhluk sosial yang tidak terlepaskan. Untuk itulah Islam juga mengajarkan bagaimana etika menengok orang sakit yang dijabarkan begitu indah dalam ajaran dan tuntunannya. Dan juga beberapa\u00a0<i>sunnah ketika menengok orang sakit<\/i>\u00a0yang kita sebagai umat Islam harus bisa mengamalkannya.<\/p>\n<p>Mengunjungi, menjenguk dan membesuk orang sakit merupakan kewajiban kita juga sebagai seorang muslim terhadap saudaranya muslim lainnya serta juga hak-hak orang Islam. Di dalam ajaran Islam,\u00a0menjenguk orang sakit\u00a0adalah di antara amal saleh yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Ta&#8217;ala, kepada ampunan, rahmat, serta juga surgaNya.<\/p>\n<p>Berikut adalah dalil mengenai hak orang muslim terhadap muslim lainnya dari hadist Abu Hurairah radhiyallahu \u2018anhu yang terdapat dalam sebuah hadist riwayat Muslim no 2162 :<\/p>\n<div class=\"separator\"><\/div>\n<p>&#8220;Hak seorang muslim atas muslim yang lainnya ada enam.\u201d Kemudian ditanyakan, \u201cApa saja itu wahai Rasulullah?\u201d Beliau menjawab, &#8220;Jika bertemu ucapkanlah salam, jika diundang maka penuhilah, jika dimintai nasehat maka berilah nasehat, jika bersin lalu memuji Allah maka doakanlah, jika sakit maka jenguklah dan jika meninggal maka ikutilah penguburannya.&#8221;<\/p>\n<p>Ada beberapa\u00a0<i>adab etika menengok orang sakit<\/i>\u00a0yaitu diantaranya :<\/p>\n<ol>\n<li>Meniatkan ketika menengok orang yang dalam keadaan kurang sehat untuk meniatkan amalan tersebut karena Allah subhanahu wa ta\u2019ala dan meneladani baginda Rasul shallallahu \u2018alaihi wa sallam, untuk bersilaturahmi dan bukan atas dasar tujuan duniawi semata.<\/li>\n<li>Menghibur orang sakit dan memberikan semangat dan motivasi untuk bersabar dan bersemangat untuk segera sembuh atas ijin Allah. Menghibur orang sakit dengan menggambarkan akan banyaknya\u00a0hikmah sakit\u00a0dalam Islam dan. Ini adalah merupakan bagian dari\u00a0<i>tuntunan Islam menengok orang sakit<\/i>\u00a0yang harus kita jalani.<\/li>\n<li>Berdoa untuk kesembuhan pasien sendiri. Ada banyak\u00a0<i>doa untuk orang sakit<\/i>\u00a0dalam Islam dan yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu &#8216;alahi wa sallam. Ini adalah bagian dari sunnah Rasulullah ketika mengunjungi dan menengok orang sakit.<\/li>\n<li>Berkunjung dalam waktu kunjungan pasien yang telah diatur oleh masing-masing instansi atau pun rumah sakit tempat pasien dirawat dan diberikan pengobatan. Jangan mengunjungi dalam jam waktu istirahat karena hal tersebut justru akan mengganggu pasien sendiri. Karena pasien juga memiliki\u00a0hak dan kewajiban pasien\u00a0yang harus dipenuhi pula. termasuk dalam hal jam kunjung.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Selain dari beberapa etika dalam mengunjungi dan menengok orang yang sedang sakit ada juga beberapa hikmah keutamaan menjenguk orang sakit itu sendiri yang dalam Islam juga mengajarkan akan hal tersebut.<\/p>\n<p>Diantara\u00a0keutamaan menjenguk orang sakit\u00a0adalah :<\/p>\n<ul>\n<li>Mendapatkan doa dari para malaikat. Berikut adalah dalil dari hal ini yaitu :&#8221;Barang siapa yang mendatangi saudaranya muslim (yang sakit) untuk menjenguknya, ia berjalan di atas kebun surga hingga ia duduk. Apabila ia duduk, rahmat (Allah) akan menyelimutinya. Bila waktu itu pagi hari, tujuh puluh ribu malaikat akan bersalawat kepadanya hingga sore hari, dan bila ia melakukannya di sore hari, tujuh puluh ribu malaikat tersebut akan bersalawat kepadanya hingga pagi hari. (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah. Syaikh al-Albani berkata: Hadis sahih).<\/li>\n<li>Mendapatkan banyak kebaikan. Sebagaimana sabda Rasulullah dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim yang artinya :&#8221;Barangsiapa yang menjenguk orang yang sakit, maka orang itu senantiasa berada dlm khurfah surga.&#8221; Beliau ditanya, \u201cApa itu khurfah surga wahai Rasulullah?\u201d Beliau menjawab, \u201cKebun yang penuh dgn buah-buahan yang dapat dipetiknya.\u201d.<\/li>\n<li>Mengunjungi orang sakit adalah salah satu menuju jalan ke surga seperti yang terdapat dalam sebuah hadist yang artinya sebagai berikut :&#8221;Barangsiapa yang membesuk orang sakit atau saudaranya karena Allah, niscaya ada penyeru yang berseru, \u201cKamu sungguh baik, dan sungguh baik perjalananmu, dan kamu telah menempatkan diri di suatu tempat di surga.\u201d (HR Muslim)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Demikian tadi beberapa hal yang berkaitan adab dalam mengunjungi dan menengok orang sakit yang diajarkan dalam Islam. Dan juga beberapa\u00a0<i>doa bagi orang sakit<\/i>\u00a0yang bisa kita jadikan sunnah dalam hal ini.<\/p>\n<p>Diantara doa yang disunnahkan oleh Rasulullah ketika mengunjungi orang sakit adalah seperti yang terdapat dalam sebuah hadist yang berbunyi :<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">&#8220;Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.&#8221; ( HR. Bukhari Muslim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Adab-adab Islami\u00a0begitu indah dan banyak manfaat keutamaan di balik adab yang telah Allah ajarkan melalui Rasulullah SAW dan Al-Qur&#8217;an. Termasuk di dalamnya adalah adab menjenguk&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-22777","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22777","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22777"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22777\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22777"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22777"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22777"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}