{"id":22011,"date":"2021-05-04T20:12:34","date_gmt":"2021-05-04T13:12:34","guid":{"rendered":"https:\/\/hikmahislam.com\/?p=22011"},"modified":"2021-05-04T20:12:34","modified_gmt":"2021-05-04T13:12:34","slug":"tanda-tanda-lailatul-qadar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tanda-tanda-lailatul-qadar\/","title":{"rendered":"Tanda-tanda Lailatul Qadar"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tanda-tanda-lailatul-qadar\/#Udara_dan_Suasana_Pagi_Yang_Tenang\" >Udara dan Suasana Pagi Yang Tenang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tanda-tanda-lailatul-qadar\/#Cahaya_Mentari_Redup\" >Cahaya Mentari Redup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tanda-tanda-lailatul-qadar\/#Terkadang_Terbawa_dalam_Mimpi\" >Terkadang Terbawa dalam Mimpi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tanda-tanda-lailatul-qadar\/#Bulan_Nampak_Separuh_Bulatan\" >Bulan Nampak Separuh Bulatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tanda-tanda-lailatul-qadar\/#Malam_Dengan_Ciri_Tertentu\" >Malam Dengan Ciri Tertentu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tanda-tanda-lailatul-qadar\/#Lezatnya_Ibadah\" >Lezatnya Ibadah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Diantara kita mungkin pernah mendengar tanda-tanda malam Qadar yang telah tersebar di masyarakat luas. Sayangnya informasi yang sampai kepada kita terkadang agak simpang siur, selain juga tidak didasarkan pada dalil-dalil yang qath\u2019i.<\/p>\n<p>Bahkan ciri yang diajukan malah sering agak kurang masuk akal, seperti adanya pohon yang bersujud, atau fenomena bangunan-bangunan tidur, atau air tawar berubah asin, bahkan sampai adanya anjing-anjing tidak menggonggong, dijadikan sebagai pertanda.<\/p>\n<p>Namun yang lebih baik dan lebih selamat adalah bila kita kembalikan berdasarkan dalil-dalil yang kuat, baik dari al-Quran ataupun hadits yang mendukungnya.<\/p>\n<p>Lalu bagaimanakah tanda-tanda yang benar berkenaan dengan malam yang mulia ini ?<\/p>\n<p>Nabi SAW pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, yaitu:<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Udara_dan_Suasana_Pagi_Yang_Tenang\"><\/span>Udara dan Suasana Pagi Yang Tenang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ibnu Abbas radliyallahu\u2019anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n<p>\u201cLailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah\u201d<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cahaya_Mentari_Redup\"><\/span>Cahaya Mentari Redup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ada juga hadits nabi yang menginformasikan ciri malam Qadar adalah bila ada cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya. Dasarnya dari hadits Ubay bin Ka\u2019ab radliyallahu\u2019anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n<p>\u201cKeesokan hari malam Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan\u201d (HR. Muslim)<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Terkadang_Terbawa_dalam_Mimpi\"><\/span>Terkadang Terbawa dalam Mimpi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Malam itu terbawa dalam mimpi, seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu\u2019anhum.<\/p>\n<p>Dari sahabat Ibnu Umar radliyallahu&#8217;anhuma bahwa beberapa orang dari sahabat Nabi saw diperlihatkan malam Qadar dalam mimpi (oleh Allah SWT) pada 7 malam terakhir (Ramadhan) kemudian Rasulullah saw berkata,\u201dAku melihat bahwa mimpi kalian (tentang lailatul Qadar) terjadi pada 7 malam terakhir. Maka barang siapa yang mau mencarinya maka carilah pada 7 malam terakhir. (HR Muslim)<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bulan_Nampak_Separuh_Bulatan\"><\/span>Bulan Nampak Separuh Bulatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ada juga yang menyebutkan bahwa malam itu bulan nampak separuh bulatan, sebagaimana hadits berikut ini :<\/p>\n<p>Abu Hurairah radliyallahuanhu berkata, \u201dKami pernah berdiskusi tentang lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW, beliau berkata, \u201cSiapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.\u201d (HR. Muslim)<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Malam_Dengan_Ciri_Tertentu\"><\/span>Malam Dengan Ciri Tertentu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ciri yang lain dari malam Qadar adalah malam itu terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan).<\/p>\n<p>Dasarnya adalah hadits Ubadah bin Shamit radhiyallahuanhu berikut ini :<\/p>\n<p><em>Malam itu adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadr adalah, matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu&#8221; (HR. Ahmad)<\/em><\/p>\n<p><em>\u201cLailatu-Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)\u201d (HR. At-Thabrani) [Al-Imam Ath-Tabrani, Al-Mu\u2019jam Al-Kabir jilid 22 hal. 59 dengan sanad hasan]<\/em><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lezatnya_Ibadah\"><\/span>Lezatnya Ibadah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa ciri malam Qadar adalah bila orang-orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.<\/p>\n<p>Namun, dari sekian banyak riwayat yang menunjukkan bahwa malam Lailatul Qadar ini mempunyai tanda dan alamat yang bisa diketahui dan dirasakan, tidak berarti bahwa setiap orang dapat mengatahui dan merasakannya.<\/p>\n<p>Seorang muslim yang menghidupkan malam-malam Ramadhannya, memungkinkan baginya mendapatkan malam Qadar itu tanpa ia ketahui tanda malam mulia tersebut.<\/p>\n<p>Jadi mengetahui tanda malam Qadar itu bukan sesuatu yang pasti dan dapat dirasakan oleh semua orang yang menghidupkan malam tersebut.<\/p>\n<p>Imam Ath-Thabari mengatakan: &#8220;itu (tanda-tanda Lailatul Qadar) tidak mesti, seorang muslim bisa saja mendapatkan malam mulia tersebut dan ia tidak melihat atau mendengar sesuatu dari tanda-tanda itu&#8221;.<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><br \/>\nAhmad Sarwat, Lc. MA., Jaminan Mendapat Lailatul Qada, (Jakarta Selatan: Rumah Fiqih Publishing)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diantara kita mungkin pernah mendengar tanda-tanda malam Qadar yang telah tersebar di masyarakat luas. Sayangnya informasi yang sampai kepada kita terkadang agak simpang siur, selain&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22012,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-22011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22011"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22011\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}