{"id":21505,"date":"2021-04-30T16:14:56","date_gmt":"2021-04-30T09:14:56","guid":{"rendered":"https:\/\/hikmahislam.com\/?p=21505"},"modified":"2021-04-30T16:14:56","modified_gmt":"2021-04-30T09:14:56","slug":"non-muslim-itu-teman-atau-musuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/non-muslim-itu-teman-atau-musuh\/","title":{"rendered":"Non Muslim Itu Teman atau Musuh?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/non-muslim-itu-teman-atau-musuh\/#Ijma_Ulama_Berteman_dan_Damai\" >Ijma\u2019 Ulama : Berteman dan Damai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/non-muslim-itu-teman-atau-musuh\/#Sepanjang_Hayat_Nabi_SAW_Berdampingan_Dengan_Non_Muslim\" >Sepanjang Hayat Nabi SAW Berdampingan Dengan Non Muslim<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/non-muslim-itu-teman-atau-musuh\/#Perang_Adalah_Pengecualian_Yang_Kasuistik\" >Perang Adalah Pengecualian Yang Kasuistik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/non-muslim-itu-teman-atau-musuh\/#Non_Muslim_Adalah_Muslim_Yang_Tertunda\" >Non Muslim Adalah Muslim Yang Tertunda<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Ini adalah pertanyaan yang paling mendasar, yaitu apa hakikat paling dasar hubungan muslim dengan non-muslim? Apakah hubungan dasarnya pertemanan, damai dan hidup berdampingan, ataukah hubungan dasarnya permusuhan, perang dan saling bunuh?<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ijma_Ulama_Berteman_dan_Damai\"><\/span>Ijma\u2019 Ulama : Berteman dan Damai<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Sebenarnya pertanyaan ini mudah sekali dijawab, karena seluruh ulama sudah ber-ijma\u2019 bahwa hubungan dasar muslim dengan non muslim adalah hubungan pertemanan, damai dan berdampingan.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sepanjang_Hayat_Nabi_SAW_Berdampingan_Dengan_Non_Muslim\"><\/span>Sepanjang Hayat Nabi SAW Berdampingan Dengan Non Muslim<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Sejak diangkat menjadi utusan Allah SWT secara resmi, Nabi SAW tidak pernah berada di lingkunan yang steril dari orang kafir. Justru kehidupan Beliau SAW baik selama di Mekkah 13 tahun atau pun setelah hijrah ke Madinah selama 10 tahun, selalu dikerumuni oleh kalangan non muslim di sekeliling beliau.<\/p>\n<p>Paman : Abu Thalib adalah paman beliau sendiri. Bahkan tahun kematiannya diresmikan menjadi tahun duka cita. Padahal Abu Thalib tidak pernah mengucapkan shahabat.<\/p>\n<p>Mertua : Abu Sufyan bin Al-Harb sebelum akhirnya masuk Islam, ternyata sepanjang 21 tahun dakwah kenabian selalu berada pada posisi sebagai orang kafir yang memerangi. Padahal puterinya sendiri, Ibunda Ramlah radhiyallahuanha menikah dengan Rasulullah SAW. Ini berarti Nabi SAW punya mertua yang agamanya non muslim.<\/p>\n<p>Menantu : salah satu menantu Rasulullah SAW yang bernama Abul Ash, agak lama menjadi orang kafir. Sampai pernah berhadapan dengan beliau di medan perang ikut berperang di pihak Quraiys, memerangi Rasulullah dan kaum Muslimin. Atas pertolongan Allah, kaum Muslimin menang di Badar, dan Abul Ash pun menjadi tawanan.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perang_Adalah_Pengecualian_Yang_Kasuistik\"><\/span>Perang Adalah Pengecualian Yang Kasuistik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Kalau pun nanti ada kisah perang, yang jadi titik masalah bukan karena berbeda iman dan aqidah. Perang Badar, Uhud, Khandaq dan perang-perang yang lain itu bisa kita bedah satu per satu penyebabnya. Dan tidak ada satu pun perang yang didasari oleh perbedaan agama dan keyakinan.<\/p>\n<p>Buktinya saat Perang Badar, Uhud dan Khandaq berlangsung, di Madinah ada begitu banyak orang Yahudi yang bukan muslim. Mereka terikat perjanjian untuk saling membela dengan sesama penduduk Madinah, meski beda agama.<\/p>\n<p>Ketika Rasulullah SAW mengusir yahudi dari Madinah pun, sebenarnya dasarnya bukan karena perbedaan aqidah. Dasarnya khianat yang mereka lakukan. Ibarat menohok kawan seiring, menggunting dalam lipatan dan menyalip di tikungan.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Non_Muslim_Adalah_Muslim_Yang_Tertunda\"><\/span>Non Muslim Adalah Muslim Yang Tertunda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Dalam sirah nabawiyah, kalau kita bandingkan siapa saja yang jadi orang kafir pada saat awal kenabian dengan pada 23 tahun kemudian kala hembuskan nafas terakhir, maka kita bisa temukan fakta bahwa semua yang kafir itu pada akhirnya masuk Islam juga.<\/p>\n<p>Hamzah dan Umar bin Khattab pada awalnya kafir, tapi akhirnya masuk Islam juga. Amar bin Al-Ash dan Khalid bin Walid itu kafir yang jadi musuh Islam, tapi akhirnya masuk Islam juga. Bahkan sekelas Abu Sufyan, walaupun sudah injury time, tapi masuk Islam juga.<\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><br \/>\nAhmad Sarwat, Lc., MA., Fiqih Interaksi Muslim dengan Non Muslim, Rumah Fiqih Indonesia, 2018.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ini adalah pertanyaan yang paling mendasar, yaitu apa hakikat paling dasar hubungan muslim dengan non-muslim? Apakah hubungan dasarnya pertemanan, damai dan hidup berdampingan, ataukah hubungan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21506,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-21505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21505"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21505\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}