{"id":2131,"date":"2025-01-17T07:44:37","date_gmt":"2025-01-17T00:44:37","guid":{"rendered":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/?p=2131"},"modified":"2025-01-17T07:44:37","modified_gmt":"2025-01-17T00:44:37","slug":"apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/","title":{"rendered":"Apa Itu Overclocking GPU dan Cara Melakukannya dengan Aman"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Pengertian_Dasar_Overclocking_GPU\" >Pengertian Dasar Overclocking GPU<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Mengapa_Overclocking_GPU_Dilakukan\" >Mengapa Overclocking GPU Dilakukan?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Risiko_Overclocking_GPU\" >Risiko Overclocking GPU<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Persiapan_Sebelum_Overclocking_GPU\" >Persiapan Sebelum Overclocking GPU<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Langkah-Langkah_Overclocking_GPU_dengan_Aman\" >Langkah-Langkah Overclocking GPU dengan Aman<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#1_Unduh_dan_Instal_Perangkat_Lunak_Overclocking\" >1. Unduh dan Instal Perangkat Lunak Overclocking<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#2_Mulai_dengan_Peningkatan_Bertahap\" >2. Mulai dengan Peningkatan Bertahap<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#3_Uji_Stabilitas\" >3. Uji Stabilitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#4_Tingkatkan_Kecepatan_Memori\" >4. Tingkatkan Kecepatan Memori<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#5_Pantau_Suhu_dan_Tegangan\" >5. Pantau Suhu dan Tegangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#6_Sesuaikan_Tegangan_dengan_Hati-Hati\" >6. Sesuaikan Tegangan dengan Hati-Hati<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#7_Simpan_Pengaturan\" >7. Simpan Pengaturan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Tips_untuk_Overclocking_yang_Aman\" >Tips untuk Overclocking yang Aman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Tanda-Tanda_Overclocking_Tidak_Stabil\" >Tanda-Tanda Overclocking Tidak Stabil<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Overclocking_Otomatis_vs_Manual\" >Overclocking Otomatis vs Manual<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Perangkat_GPU_yang_Cocok_untuk_Overclocking\" >Perangkat GPU yang Cocok untuk Overclocking<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-overclocking-gpu-dan-cara-melakukannya-dengan-aman\/#Mengoptimalkan_Overclocking_dengan_BIOS_Modding\" >Mengoptimalkan Overclocking dengan BIOS Modding<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Overclocking GPU adalah proses meningkatkan kecepatan inti (core clock) dan kecepatan memori (memory clock) dari unit pemrosesan grafis (GPU) melebihi spesifikasi yang ditetapkan oleh pabrikan. Proses ini dilakukan untuk memaksimalkan performa perangkat keras dalam menjalankan tugas-tugas berat, seperti gaming, rendering grafis, dan komputasi intensif lainnya. Meskipun memberikan keuntungan signifikan, overclocking memerlukan pendekatan hati-hati agar perangkat keras tidak mengalami kerusakan atau menjadi tidak stabil.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Dasar_Overclocking_GPU\"><\/span><strong>Pengertian Dasar Overclocking GPU<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Overclocking bekerja dengan meningkatkan frekuensi kerja dari GPU, yang diukur dalam megahertz (MHz). Frekuensi ini menentukan seberapa cepat GPU dapat memproses data. Dengan menaikkan frekuensi, GPU dapat menangani lebih banyak operasi per detik, menghasilkan performa yang lebih baik dalam rendering grafis atau proses komputasi lainnya.<\/p>\n<p>Selain itu, memori GPU juga dapat di-overclock. Kecepatan memori yang lebih tinggi memungkinkan pengolahan data grafis yang lebih cepat, menghasilkan frame rate yang lebih halus dalam permainan atau pengurangan waktu rendering dalam tugas kreatif.<\/p>\n<p>Meskipun terdengar sederhana, overclocking melibatkan berbagai risiko, termasuk peningkatan suhu, konsumsi daya, dan potensi ketidakstabilan sistem. Oleh karena itu, memahami langkah-langkah yang tepat dan menggunakan alat yang sesuai menjadi sangat penting dalam proses ini.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Overclocking_GPU_Dilakukan\"><\/span><strong>Mengapa Overclocking GPU Dilakukan?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ada beberapa alasan utama mengapa pengguna memilih untuk melakukan overclocking pada GPU mereka:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Meningkatkan Performa Gaming<\/strong><br \/>\nOverclocking memberikan keuntungan nyata dalam permainan, terutama pada game yang membutuhkan performa grafis tinggi. Peningkatan frame rate dan stabilitas grafis dapat meningkatkan pengalaman bermain secara signifikan.<\/li>\n<li><strong>Memperpanjang Usia Pemakaian GPU<\/strong><br \/>\nDengan overclocking, pengguna dapat memaksimalkan potensi perangkat keras yang dimiliki, bahkan pada GPU yang sudah lebih tua. Hal ini dapat menunda kebutuhan untuk membeli perangkat baru.<\/li>\n<li><strong>Optimalisasi Rendering dan Produktivitas<\/strong><br \/>\nBagi kreator konten dan profesional, overclocking membantu mempercepat rendering video, desain 3D, dan simulasi, sehingga pekerjaan dapat selesai lebih cepat.<\/li>\n<li><strong>Eksperimen dan Pembelajaran<\/strong><br \/>\nBagi penggemar teknologi, overclocking adalah cara untuk memahami lebih dalam tentang perangkat keras dan mendorong batasan teknologi yang dimiliki.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Risiko_Overclocking_GPU\"><\/span><strong>Risiko Overclocking GPU<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Proses ini juga memiliki risiko yang perlu dipahami dengan baik sebelum dilakukan:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Suhu yang Tinggi<\/strong><br \/>\nOverclocking meningkatkan konsumsi daya, yang secara langsung menghasilkan panas lebih tinggi pada GPU. Tanpa pendinginan yang memadai, suhu tinggi dapat merusak komponen.<\/li>\n<li><strong>Ketidakstabilan Sistem<\/strong><br \/>\nGPU yang di-overclock melampaui batas optimal dapat mengalami crash, stuttering, atau bahkan menyebabkan layar menjadi blank.<\/li>\n<li><strong>Kerusakan Permanen<\/strong><br \/>\nJika tidak dilakukan dengan benar, overclocking dapat menyebabkan kerusakan permanen pada GPU, terutama jika tegangan ditingkatkan secara berlebihan.<\/li>\n<li><strong>Kehilangan Garansi<\/strong><br \/>\nBeberapa produsen GPU menyatakan bahwa overclocking dapat membatalkan garansi perangkat.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Persiapan_Sebelum_Overclocking_GPU\"><\/span><strong>Persiapan Sebelum Overclocking GPU<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebelum memulai, ada beberapa langkah penting yang harus dilakukan untuk memastikan proses berjalan aman:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Memahami Spesifikasi GPU<\/strong><br \/>\nPahami batasan GPU yang digunakan. Periksa spesifikasi seperti base clock, boost clock, dan suhu maksimum yang direkomendasikan oleh pabrikan.<\/li>\n<li><strong>Memperbarui Driver<\/strong><br \/>\nPastikan driver GPU dalam keadaan terbaru. Pembaruan driver sering kali menyertakan perbaikan bug dan optimasi yang dapat mendukung stabilitas saat overclocking.<\/li>\n<li><strong>Memastikan Sistem Pendinginan yang Memadai<\/strong><br \/>\nPerangkat pendingin seperti kipas, heatsink, atau bahkan water cooling harus mampu mengimbangi peningkatan suhu yang terjadi selama overclocking.<\/li>\n<li><strong>Menggunakan Alat Monitoring<\/strong><br \/>\nInstal perangkat lunak monitoring seperti MSI Afterburner, GPU-Z, atau HWMonitor untuk memantau suhu, penggunaan daya, dan performa GPU selama proses overclocking.<\/li>\n<li><strong>Backup Data Penting<\/strong><br \/>\nSelalu siapkan cadangan data untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-Langkah_Overclocking_GPU_dengan_Aman\"><\/span><strong>Langkah-Langkah Overclocking GPU dengan Aman<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berikut langkah-langkah detail untuk melakukan overclocking GPU:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Unduh_dan_Instal_Perangkat_Lunak_Overclocking\"><\/span>1. <strong>Unduh dan Instal Perangkat Lunak Overclocking<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Beberapa perangkat lunak populer untuk overclocking GPU meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>MSI Afterburner<\/li>\n<li>EVGA Precision X1<\/li>\n<li>ASUS GPU Tweak<\/li>\n<\/ul>\n<p>Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna mengatur kecepatan clock dan memori dengan antarmuka yang intuitif.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mulai_dengan_Peningkatan_Bertahap\"><\/span>2. <strong>Mulai dengan Peningkatan Bertahap<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Overclocking harus dilakukan secara bertahap untuk menghindari ketidakstabilan. Tingkatkan core clock dengan interval kecil, seperti 10-20 MHz, dan uji stabilitas setelah setiap peningkatan.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Uji_Stabilitas\"><\/span>3. <strong>Uji Stabilitas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Setelah melakukan peningkatan, jalankan benchmark atau game berat untuk menguji stabilitas. Beberapa alat uji stabilitas yang direkomendasikan adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>FurMark<\/li>\n<li>3DMark<\/li>\n<li>Unigine Heaven<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika sistem mengalami crash atau penurunan performa, kurangi peningkatan clock hingga mencapai titik stabil.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Tingkatkan_Kecepatan_Memori\"><\/span>4. <strong>Tingkatkan Kecepatan Memori<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Setelah core clock stabil, lanjutkan dengan overclocking pada memori. Tingkatkan dengan interval kecil, seperti 25-50 MHz, dan uji kembali stabilitas.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pantau_Suhu_dan_Tegangan\"><\/span>5. <strong>Pantau Suhu dan Tegangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Selama proses, perhatikan suhu GPU. Suhu ideal harus berada di bawah 85\u00b0C untuk menjaga umur panjang perangkat keras. Jika suhu terlalu tinggi, pertimbangkan untuk meningkatkan kapasitas pendinginan sebelum melanjutkan.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Sesuaikan_Tegangan_dengan_Hati-Hati\"><\/span>6. <strong>Sesuaikan Tegangan dengan Hati-Hati<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Jika ingin mendorong performa lebih jauh, penyesuaian tegangan (voltage tuning) dapat dilakukan. Perlu diingat, peningkatan tegangan meningkatkan risiko kerusakan dan panas.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Simpan_Pengaturan\"><\/span>7. <strong>Simpan Pengaturan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Setelah menemukan konfigurasi stabil, simpan pengaturan di perangkat lunak overclocking. Beberapa perangkat lunak memungkinkan pengguna menyimpan profil berbeda untuk berbagai skenario penggunaan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_untuk_Overclocking_yang_Aman\"><\/span><strong>Tips untuk Overclocking yang Aman<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li>Gunakan PSU dengan kapasitas yang memadai untuk menangani konsumsi daya tambahan.<\/li>\n<li>Jangan tergesa-gesa dalam meningkatkan clock. Pendekatan bertahap lebih aman dibandingkan menaikkan nilai secara drastis.<\/li>\n<li>Hindari penggunaan alat yang tidak terpercaya. Pastikan semua perangkat lunak berasal dari sumber resmi.<\/li>\n<li>Pastikan sirkulasi udara di dalam casing komputer optimal untuk mendukung pendinginan.<\/li>\n<li>Selalu pantau performa GPU secara berkala untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tanda-Tanda_Overclocking_Tidak_Stabil\"><\/span><strong>Tanda-Tanda Overclocking Tidak Stabil<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pengguna perlu memahami tanda-tanda bahwa overclocking sudah melebihi batas yang aman:<\/p>\n<ul>\n<li>Artefak visual di layar, seperti garis atau pixel yang tidak normal.<\/li>\n<li>Game atau aplikasi yang sering crash.<\/li>\n<li>Penurunan performa dibandingkan pengaturan default.<\/li>\n<li>Suara kipas GPU yang semakin keras akibat beban pendinginan yang meningkat.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Overclocking_Otomatis_vs_Manual\"><\/span><strong>Overclocking Otomatis vs Manual<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Beberapa produsen GPU dan motherboard menyediakan fitur overclocking otomatis yang dapat diakses melalui BIOS atau perangkat lunak. Meskipun lebih mudah digunakan, overclocking manual memberikan fleksibilitas lebih besar untuk menyesuaikan pengaturan sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p>Overclocking otomatis cocok bagi pemula yang ingin mencoba tanpa risiko besar, sementara overclocking manual lebih ideal bagi pengguna berpengalaman yang ingin mengoptimalkan performa secara spesifik.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perangkat_GPU_yang_Cocok_untuk_Overclocking\"><\/span><strong>Perangkat GPU yang Cocok untuk Overclocking<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tidak semua GPU dirancang untuk overclocking. GPU kelas atas biasanya memiliki komponen yang lebih tahan terhadap peningkatan beban, seperti sistem pendinginan lebih baik dan komponen listrik yang lebih kuat. Beberapa model populer yang sering digunakan untuk overclocking termasuk seri NVIDIA GeForce RTX dan AMD Radeon RX.<\/p>\n<p>GPU dengan label &#8220;OC&#8221; (Overclocked) atau &#8220;Strix&#8221; biasanya sudah memiliki potensi overclocking yang lebih baik.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengoptimalkan_Overclocking_dengan_BIOS_Modding\"><\/span><strong>Mengoptimalkan Overclocking dengan BIOS Modding<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bagi pengguna yang berpengalaman, memodifikasi BIOS GPU dapat membuka potensi overclocking yang lebih besar. Proses ini memungkinkan pengguna mengatur batas suhu dan tegangan secara langsung. Perlu diingat, memodifikasi BIOS adalah langkah berisiko tinggi yang memerlukan pemahaman mendalam tentang perangkat keras.<\/p>\n<p>Melakukan overclocking GPU dengan aman memerlukan perencanaan dan pendekatan yang hati-hati. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat dan memahami risiko yang terlibat, pengguna dapat menikmati performa yang lebih baik tanpa mengorbankan keandalan perangkat keras.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Overclocking GPU adalah proses meningkatkan kecepatan inti (core clock) dan kecepatan memori (memory clock) dari unit pemrosesan grafis (GPU) melebihi spesifikasi yang ditetapkan oleh pabrikan.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2131","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tekno"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2131"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2132,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2131\/revisions\/2132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}