{"id":1593,"date":"2023-06-21T00:06:24","date_gmt":"2023-06-21T00:06:24","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1593"},"modified":"2023-06-21T00:06:24","modified_gmt":"2023-06-21T00:06:24","slug":"bagaimana-agar-guru-honorer-tetap-sejahtera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bagaimana-agar-guru-honorer-tetap-sejahtera\/","title":{"rendered":"Bagaimana Agar Guru Honorer Tetap Sejahtera?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bagaimana-agar-guru-honorer-tetap-sejahtera\/#Permasalahan_Kesejahteraan_Guru_Honorer\" >Permasalahan Kesejahteraan Guru Honorer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bagaimana-agar-guru-honorer-tetap-sejahtera\/#Upaya_Meningkatkan_Kesejahteraan_Guru_Honorer\" >Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Guru Honorer<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Guru honorer adalah guru yang tidak digaji sebagai guru tetap, tetapi menerima honorarium berdasarkan jumlah jam pelajaran yang diberikan\u00b9\u00b2. Guru honorer memiliki tugas utama yang sama dengan guru tetap, yaitu mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik\u00b9. Namun, dari segi kesejahteraan, guru honorer masih jauh tertinggal dibandingkan dengan guru tetap yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Permasalahan_Kesejahteraan_Guru_Honorer\"><\/span>Permasalahan Kesejahteraan Guru Honorer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu permasalahan kesejahteraan guru honorer adalah rendahnya gaji atau honorarium yang diterima. Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pada tahun 2020 terdapat sekitar 1 juta guru honorer di Indonesia. Namun, hanya sekitar 400 ribu orang yang mendapatkan bantuan subsidi gaji dari pemerintah sebesar Rp 1,8 juta per bulan. Sisanya harus mengandalkan sumber pendapatan lain atau menggantungkan diri pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tidak menentu.<\/p>\n<p>Selain itu, guru honorer juga tidak mendapatkan tunjangan dan fasilitas yang sama dengan guru tetap. Guru honorer tidak memiliki jaminan kesehatan, pensiun, perlindungan hukum, maupun kesempatan untuk mengembangkan kompetensi profesional. Hal ini tentu berdampak pada kualitas dan motivasi kerja guru honorer dalam melaksanakan tugasnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Upaya_Meningkatkan_Kesejahteraan_Guru_Honorer\"><\/span>Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Guru Honorer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah, sekolah, masyarakat, maupun guru honorer itu sendiri. Berikut adalah beberapa contohnya:<\/p>\n<p>&#8211; Pemerintah dapat meningkatkan anggaran pendidikan dan mengalokasikan dana khusus untuk membayar gaji dan tunjangan guru honorer secara adil dan tepat sasaran. Pemerintah juga dapat memberikan kesempatan bagi guru honorer untuk menjadi PPPK atau PNS melalui seleksi yang transparan dan kompetitif.<\/p>\n<p>&#8211; Sekolah dapat memberikan penghargaan dan apresiasi kepada guru honorer atas kontribusi dan dedikasinya dalam proses pembelajaran. Sekolah juga dapat memberikan fasilitas dan sarana pendukung yang memadai bagi guru honorer, seperti ruang kerja, komputer, internet, buku, dan lain-lain.<\/p>\n<p>&#8211; Masyarakat dapat memberikan dukungan moral dan materi kepada guru honorer sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas perannya dalam mencerdaskan anak bangsa. Masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam pengawasan dan evaluasi kinerja guru honorer agar tetap profesional dan akuntabel.<\/p>\n<p>&#8211; Guru honorer dapat meningkatkan kesejahteraannya dengan cara meningkatkan kompetensi dan kualitas diri melalui pendidikan formal maupun informal. Guru honorer juga dapat mencari sumber pendapatan tambahan yang sesuai dengan bakat dan minatnya tanpa mengganggu tugas utamanya sebagai pendidik.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Mengenal Apa Itu Guru Honorer dan Bedanya dengan Guru Tetap &#8211; detikNews. https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-6625418\/mengenal-apa-itu-guru-honorer-dan-bedanya-dengan-guru-tetap.<br \/>\n(2) Mengenal Apa Itu Guru Honorer Lengkap dengan Hak dan Kewajibannya. https:\/\/kumparan.com\/berita-hari-ini\/mengenal-apa-itu-guru-honorer-lengkap-dengan-hak-dan-kewajibannya-1wqrAvnFq5t.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guru honorer adalah guru yang tidak digaji sebagai guru tetap, tetapi menerima honorarium berdasarkan jumlah jam pelajaran yang diberikan\u00b9\u00b2. Guru honorer memiliki tugas utama yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1593","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1593"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1593\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}