{"id":1568,"date":"2023-06-20T23:47:44","date_gmt":"2023-06-20T23:47:44","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1568"},"modified":"2023-06-20T23:47:44","modified_gmt":"2023-06-20T23:47:44","slug":"rata-rata-gaji-guru-honorer-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/rata-rata-gaji-guru-honorer-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Rata-Rata Gaji Guru Honorer di Indonesia"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/rata-rata-gaji-guru-honorer-di-indonesia\/#Gaji_Guru_Honorer_SD\" >Gaji Guru Honorer SD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/rata-rata-gaji-guru-honorer-di-indonesia\/#Gaji_Guru_Honorer_SMP\" >Gaji Guru Honorer SMP<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/rata-rata-gaji-guru-honorer-di-indonesia\/#Gaji_Guru_Honorer_SMA\" >Gaji Guru Honorer SMA<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/rata-rata-gaji-guru-honorer-di-indonesia\/#Gaji_PPPK_Guru\" >Gaji PPPK Guru<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/rata-rata-gaji-guru-honorer-di-indonesia\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Guru honorer adalah tenaga pendidik yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas jabatan pemerintahan. Guru honorer biasanya diperbantukan di sekolah-sekolah negeri yang kekurangan atau tidak memiliki guru PNS. Namun, peran dan jasa guru honorer dalam mendidik generasi penerus bangsa seringkali tidak sebanding dengan gaji yang mereka terima. Berapa rata-rata gaji guru honorer di Indonesia? Simak ulasan berikut ini.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gaji_Guru_Honorer_SD\"><\/span>Gaji Guru Honorer SD<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gaji guru honorer SD sangat bervariasi tergantung dari daerah tempat mereka mengajar. Di kota besar seperti Jakarta, gaji guru SD honorer berkisar antara Rp1,5 juta-Rp2 Juta per bulan\u00b2. Sementara itu secara umum di kota-kota lainnya, gaji guru SD hanya sekitar Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta\u00b2. Yang memprihatinkan, gaji guru honorer di kota atau kabupaten yang terpencil hanya sekitar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu saja\u00b9. Gaji guru honorer SD umumnya diambil dari dana komite dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali\u00b2.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gaji_Guru_Honorer_SMP\"><\/span>Gaji Guru Honorer SMP<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gaji guru honorer SMP juga sangat dipengaruhi oleh jam mengajar guru yang bersangkutan. Sementara untuk nominal apresiasi per jamnya ditentukan oleh UMK masing-masing wilayah, sesuai dengan kesepakatan dengan lembaga pendidikan\u00b2. Menurut perhitungan yang dilakukan oleh situs gajiguru.com, guru honorer SMP bisa mendapatkan gaji sekitar Rp1,4 juta\u00b2. Nominal gaji tersebut menggunakan asumsi besaran apresiasi per jam mengajar sebesar Rp35 ribu ditambah uang transportasi sebesar Rp80 ribu dan tunjangan wali kelas Rp250 ribu dengan catatan guru mengajar 8 jam mengajar\/pekan\u00b2.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gaji_Guru_Honorer_SMA\"><\/span>Gaji Guru Honorer SMA<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gaji guru honorer SMA juga tergantung dari berapa banyak jumlah jam mengajar yang diambil seorang guru. Namun, nominal apresiasinya bisa lebih besar yakni mencapai Rp55 ribu per jamnya\u00b2. Dengan asumsi nominal apresiasi tersebut ditambah uang transportasi, dan tunjangan wali kelas, seorang guru honorer SMA bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp2.250.000\u00b2. Berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh Ayo Indonesia, rata-rata gaji guru honorer SMA di Jawa Barat berada di kisaran Rp2.500.000,- per bulannya\u2074.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gaji_PPPK_Guru\"><\/span>Gaji PPPK Guru<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sejak tahun 2021, pemerintah memutuskan untuk tidak lagi memasukkan guru dalam kategori ASN atau PNS. Sebagai gantinya, guru akan masuk dalam kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)\u00b2. PPPK adalah WNI yang memenuhi syarat tertentu yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas jabatan pemerintahan\u00b2. PPPK guru akan mendapatkan gaji sesuai dengan UMP atau UMK masing-masing daerah ditambah tunjangan profesi dan tunjangan kinerja\u00b2. Artinya rata-rata gaji guru honorer 2021 ini bisa jadi naik di angka Rp2.000.000 hingga Rp4.000.000 tergantung besaran UMP atau UMK di masing-masing daerah\u00b2.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gaji guru honorer di Indonesia masih sangat rendah dan tidak merata. Hal ini tentu berdampak pada kesejahteraan dan kinerja guru honorer dalam mendidik anak bangsa. Pemerintah perlu memberikan perhatian lebih pada nasib guru honorer dengan memberikan gaji yang layak, perlindungan hukum, dan kesempatan untuk menjadi PPPK guru. Guru honorer juga perlu meningkatkan kompetensi dan kualitas diri agar bisa bersaing dan berkontribusi lebih baik dalam dunia pendidikan.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Daftar Gaji Guru Honorer untuk SD, SMP dan SMA Terbaru &#8211; Lifepal. https:\/\/lifepal.co.id\/media\/gaji-guru-honorer-indonesia\/.<br \/>\n(2) Bagaimana Nasib Gaji Guru Honorer di Masa Pandemik? &#8211; Kompasiana. https:\/\/www.kompasiana.com\/filachulaini\/5eba1731097f360bdf5eb9f2\/bagaimana-nasib-gaji-guru-honorer-di-masa-pandemik.<br \/>\n(3) Berapa Rata-rata Gaji Guru Honorer SD, SMP dan SMA di Jawa Barat &#8230;. https:\/\/www.ayoindonesia.com\/keuangan\/pr-017384539\/berapa-rata-rata-gaji-guru-honorer-sd-smp-dan-sma-di-jawa-barat-berikut-info-lengkapnya.<br \/>\n(4) Kisaran Gaji Guru Honorer 2021 di Jakarta dan Daerah Lainnya &#8211; Lifepal. https:\/\/lifepal.co.id\/media\/gaji-guru-honorer\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guru honorer adalah tenaga pendidik yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas jabatan pemerintahan. Guru honorer biasanya diperbantukan di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1568"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1568\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}