{"id":1075,"date":"2023-05-26T02:09:41","date_gmt":"2023-05-26T02:09:41","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1075"},"modified":"2023-05-26T02:09:41","modified_gmt":"2023-05-26T02:09:41","slug":"klasifikasi-hidup-dan-keanekaragaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-hidup-dan-keanekaragaman\/","title":{"rendered":"Klasifikasi Hidup dan Keanekaragaman"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-hidup-dan-keanekaragaman\/#Pengertian_Klasifikasi_Hidup\" >Pengertian Klasifikasi Hidup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-hidup-dan-keanekaragaman\/#Tujuan_dan_Manfaat_Klasifikasi_Hidup\" >Tujuan dan Manfaat Klasifikasi Hidup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-hidup-dan-keanekaragaman\/#Pengertian_Keanekaragaman\" >Pengertian Keanekaragaman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-hidup-dan-keanekaragaman\/#Jenis_Keanekaragaman\" >Jenis Keanekaragaman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-hidup-dan-keanekaragaman\/#Pelestarian_Keanekaragaman\" >Pelestarian Keanekaragaman<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Klasifikasi_Hidup\"><\/span>Pengertian Klasifikasi Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Klasifikasi hidup adalah proses penggolongan makhluk hidup secara sistematis menurut aturan tertentu untuk memudahkan kita dalam mempelajari ciri-ciri dan sifat suatu makhluk hidup. Klasifikasi hidup dilakukan dengan berdasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri-ciri morfologi, anatomi, biokimia, manfaat, dan hubungan kekerabatan antara makhluk hidup.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_dan_Manfaat_Klasifikasi_Hidup\"><\/span>Tujuan dan Manfaat Klasifikasi Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tujuan klasifikasi hidup adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki.<\/li>\n<li>Untuk mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup sehingga dapat diketahui perbedaan yang dimiliki antara makhluk hidup satu dengan makhluk hidup lainnya.<\/li>\n<li>Untuk mengetahui hubungan kekerabatan antar-makhluk hidup.<\/li>\n<li>Untuk memberi nama makhluk hidup spesies baru yang baru diketahui.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Manfaat klasifikasi hidup adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Memudahkan kita dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam.<\/li>\n<li>Agar hubungan kekerabatan antar-makhluk hidup dapat diketahui.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Keanekaragaman\"><\/span>Pengertian Keanekaragaman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Keanekaragaman adalah keragaman makhluk hidup dalam hal variasi gen, jenis, dan ekosistem dalam suatu lingkungan. Keanekaragaman menunjukkan adanya perbedaan dan kemiripan antara makhluk hidup yang saling berinteraksi dan bergantung satu sama lain.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Keanekaragaman\"><\/span>Jenis Keanekaragaman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Keanekaragaman terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Keanekaragaman tingkat gen, yaitu keanekaragaman yang terjadi sebagai akibat dari variasi genetik dalam satu spesies. Contoh: Keanekaragaman warna mahkota bunga pada tanaman mawar, yaitu ada tanaman mawar merah, putih, kuning, dan ungu.<\/li>\n<li>Keanekaragaman tingkat jenis (spesies), yaitu keanekaragaman variasi bentuk dan penampakan yang dimiliki oleh spesies satu dengan yang lainnya dalam suatu lingkungan. Contoh: Keanekaragaman jenis pada penampakan buah nangka ( Artocarpus heterophylus) dan cempedak ( Artocarpus cempedens) yang merupakan satu famili.<\/li>\n<li>Keanekaragaman tingkat ekosistem, yaitu keanekaragaman yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antara makhluk hidup penyusun suatu daerah dengan lingkungannya. Contoh: Ekosistem padang rumput dengan hutan hujan tropis.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pelestarian_Keanekaragaman\"><\/span>Pelestarian Keanekaragaman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pelestarian keanekaragaman adalah usaha untuk menjaga dan melindungi keanekaragaman makhluk hidup agar tidak punah atau berkurang. Pelestarian keanekaragaman dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Pelestarian in situ, yaitu usaha pelestarian terhadap makhluk hidup yang dilakukan di habitat aslinya. Contoh: cagar alam, taman nasional, dan hutan lindung.<\/li>\n<li>Pelestarian eks situ, yaitu usaha pelestarian yang dilakukan dengan memindahkan makhluk hidup dari habitat aslinya. Contoh: kebun binatang, kebun botani, dan taman safari.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Klasifikasi Hidup Klasifikasi hidup adalah proses penggolongan makhluk hidup secara sistematis menurut aturan tertentu untuk memudahkan kita dalam mempelajari ciri-ciri dan sifat suatu makhluk&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1075","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1075"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1075\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}