Menu Tutup

Sunnah dan Adab Saat Bangun Tidur

Bangun tidur merupakan momen penting dalam kehidupan seorang muslim, karena saat itulah kita diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk melanjutkan hidup dan berbuat kebaikan. Oleh karena itu, dalam Islam, terdapat banyak sunnah dan adab yang dianjurkan untuk dilakukan ketika seseorang bangun tidur. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas kehidupan, sunnah dan adab ini juga membawa berkah, kesehatan, dan kesejahteraan fisik serta spiritual. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci mengenai sunnah dan adab yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam Islam.

1. Membaca Doa Bangun Tidur

Hal pertama yang harus dilakukan ketika bangun tidur adalah membaca doa sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. Rasulullah SAW mengajarkan doa yang berbunyi:

“Alhamdulillahilladzi ahyana ba’damaa amatana wa ilaihin nusyuur”
(Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kita setelah mematikan kita dan kepada-Nya kita akan kembali).

Doa ini menegaskan betapa tidur adalah sebuah bentuk kematian sementara, dan bangun dari tidur adalah bentuk kehidupan kembali. Dengan doa ini, seorang muslim diajak untuk selalu mengingat bahwa setiap hari adalah anugerah yang perlu disyukuri, dan bahwa kehidupan yang kita jalani adalah sementara, menuju kehidupan akhirat yang kekal. Membaca doa bangun tidur ini dapat menjadi pembuka yang baik untuk memulai hari dengan penuh rasa syukur dan keberkahan.

2. Memperbanyak Dzikir

Setelah membaca doa, Rasulullah SAW juga menganjurkan memperbanyak dzikir saat bangun tidur. Berdasarkan riwayat dari Sayyidah Aisyah, Rasulullah SAW mengucapkan beberapa dzikir sebanyak sepuluh kali, yaitu:

  • Takbir (Allahu Akbar) sebanyak 10 kali
  • Tahmid (Alhamdulillah) sebanyak 10 kali
  • Tasbih (Subhanallah) sebanyak 10 kali
  • Tahlil (La ilaha illallah) sebanyak 10 kali
  • Istighfar (Astaghfirullah) sebanyak 10 kali

Selain itu, dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga membaca sepuluh ayat terakhir dari Surah Ali Imran setelah bangun tidur. Dzikir-dzikir ini bukan hanya untuk menenangkan hati, tetapi juga memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT dan memulai hari dengan pikiran yang positif.

3. Mencuci Tangan

Salah satu adab yang sangat dianjurkan adalah mencuci tangan tiga kali sebelum menyentuh apapun setelah bangun tidur. Rasulullah SAW bersabda:

“Jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka jangan mencelupkan tangannya ke dalam bejana sebelum ia mencucinya tiga kali. Karena ia tidak mengetahui di mana letak tangannya semalam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Mencuci tangan merupakan langkah untuk menjaga kebersihan dan memastikan bahwa tangan bersih sebelum digunakan untuk kegiatan lainnya, seperti makan atau berwudhu. Ini menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan dalam Islam, khususnya setelah bangun tidur.

4. Bersiwak atau Menggosok Gigi

Setelah bangun tidur, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk bersiwak, atau dalam konteks modern, menggosok gigi. Bersiwak membersihkan mulut dari bakteri dan bau tidak sedap yang mungkin timbul selama tidur. Hal ini didasarkan pada hadis dari Hudzaifah bin Al Yaman yang menyebutkan bahwa Nabi SAW selalu menggunakan siwak saat bangun tidur di malam hari. Menggosok gigi tidak hanya menjaga kesehatan mulut, tetapi juga membuat kita merasa segar dan bersih sebelum memulai aktivitas.

5. Berwudhu untuk Menghilangkan Malas

Sering kali, ketika bangun tidur, kita masih merasa malas dan mengantuk. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa berwudhu setelah bangun tidur dapat menghilangkan rasa malas dan kantuk, serta memberikan kesegaran. Rasulullah bersabda:

“Setan mengikat tengkuk kepala seseorang di antara kalian ketika sedang tidur dengan tiga ikatan. Pada setiap ikatannya ia mengatakan, ‘malammu masih panjang, teruslah tidur.’ Maka jika orang tersebut bangun, kemudian ia berdzikir kepada Allah, terbukalah satu ikatan. Kemudian jika ia berwudhu, terbukalah satu ikatan lagi. Kemudian jika ia shalat, terbukalah seluruh ikatan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Berwudhu tidak hanya membersihkan tubuh, tetapi juga menjadi persiapan untuk melaksanakan ibadah, seperti shalat Subuh, yang merupakan kewajiban bagi setiap muslim.

6. Bersegera untuk Shalat Subuh

Shalat Subuh adalah salah satu momen paling penting setelah bangun tidur. Rasulullah SAW selalu bersegera melaksanakan shalat Subuh tanpa menundanya. Shalat Subuh memiliki keutamaan yang besar, bahkan disebutkan bahwa siapa yang menjaga shalat Subuh akan dimasukkan ke dalam surga. Dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang melaksanakan shalat bardain (Subuh dan Ashar) maka ia akan masuk surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Shalat Subuh juga menjadi momen di mana para malaikat turun dan menyaksikan ibadah umat manusia. Oleh karena itu, bangun pagi dan melaksanakan shalat Subuh tepat waktu mendatangkan keberkahan dan pahala yang besar.

7. Menghadap Kiblat Saat Tidur dan Bangun

Sebelum tidur, Rasulullah SAW mengajarkan agar berbaring di sisi kanan dan menghadap kiblat. Ini juga berlaku ketika bangun tidur. Tidur dengan posisi menghadap kiblat bukan hanya sunnah, tetapi juga membantu seseorang untuk bangun dengan mudah dan siap melaksanakan ibadah. Dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Jika engkau hendak menuju tempat tidurmu (untuk tidur), maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di rusukmu sebelah kanan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Posisi tidur ini dianggap lebih sehat dan memudahkan seseorang bangun lebih cepat untuk beribadah, khususnya shalat Subuh.

8. Keutamaan Bangun Pagi dalam Islam

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk bangun pagi, karena terdapat banyak keutamaan yang bisa didapatkan. Di antara keutamaannya adalah membuka pintu rezeki. Rasulullah SAW bersabda kepada putrinya, Fatimah, ketika mendapati ia masih tidur setelah Subuh:

“Wahai anakku, bangunlah dan saksikan rezeki Tuhan-mu, dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai, karena Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya antara terbit fajar hingga terbit matahari.”
(HR. Ahmad dan Al-Baihaqi)

Selain itu, orang yang bangun pagi juga mendapatkan doa dari malaikat, diampuni dosanya, dijauhkan dari sifat malas, dan diberi keberkahan oleh Allah SWT. Bangun pagi juga menjadi momen yang baik untuk memulai ibadah, seperti shalat Subuh, dzikir, dan doa.

Daftar pustaka:

  • NU Online Jatim. (2020, Desember 19). Berikut yang Dilakukan Nabi Muhammad saat Bangun Tidur. Diakses dari https://jatim.nu.or.id/keislaman/berikut-yang-dilakukan-nabi-muhammad-saat-bangun-tidur-p3e3q
  • NU Online. Amalan Saat Bangun Tidur. Diakses dari https://islam.nu.or.id/doa/amalan-saat-bangun-tidur-NTfpF
  • Muslim.or.id. (2022, September 16). Adab-Adab Ketika Bangun Tidur. Diakses dari https://muslim.or.id/36486-adab-adab-ketika-bangun-tidur.html
  • NU Online Jatim. (2022, Maret 13). Cara dan Posisi Tidur yang Dicontohkan Rasulullah. Diakses dari https://jatim.nu.or.id/keislaman/cara-dan-posisi-tidur-yang-dicontohkan-rasulullah-Pn45k
  • Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Mimbar Dakwah Sesi 27: Keutamaan Bangun Pagi dalam Islam. Diakses dari https://jabar.kemenag.go.id/portal/isi_opini/mimbar-dakwah-sesi-27-keutamaan-bangun-pagi-dalam-islam

Lainnya: