Menu Tutup

Peradaban Awal Indonesia : Sebuah Tinjauan Multidisiplin Ilmu, Teknologi, Kepercayaan, Pemerintahan Primus Inter Ares, Pertanian dan Ukuran

Peradaban Awal Indonesia : Sebuah Tinjauan Multidisiplin Ilmu, Teknologi, Kepercayaan, Pemerintahan Primus Inter Ares, Pertanian dan Ukuran - Ragam Universitas Wira Buana

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki sejarah panjang dan kaya. Sejak zaman prasejarah, masyarakat Indonesia telah mengembangkan berbagai aspek kehidupan yang mencerminkan peradaban awal mereka. Artikel ini akan membahas pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan primus inter ares, pertanian dan ukuran yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada masa lalu.

Ilmu Pengetahuan

Masyarakat Indonesia pada masa prasejarah telah mengenal ilmu pengetahuan tentang alam, seperti astronomi dan ilmu ukur. Mereka menggunakan bintang-bintang sebagai pedoman arah dan waktu, serta membuat alat-alat ukur sederhana dari bambu, kayu atau batu. Mereka juga mengamati fenomena alam seperti gerhana matahari dan bulan, serta mempelajari siklus musim dan tanaman 1.

Pada masa klasik, masyarakat Indonesia mulai terpengaruh oleh budaya India, Cina dan Arab yang membawa pengetahuan baru tentang matematika, fisika, kimia, kedokteran, astronomi dan astrologi. Beberapa contoh tokoh ilmuwan Indonesia pada masa ini adalah Mpu Prapanca yang menulis Nagarakretagama, sebuah karya sastra sekaligus sumber sejarah tentang kerajaan Majapahit; dan Hamzah Fansuri yang dikenal sebagai ahli tasawuf dan filsuf Islam 2.

Teknologi

Teknologi adalah salah satu aspek penting dalam perkembangan peradaban manusia. Pada masa praaksara, masyarakat Indonesia telah menggunakan teknologi sederhana dari batu dan tulang untuk berburu, mengumpulkan makanan, membuat perhiasan dan alat musik. Mereka juga membuat lukisan gua yang menunjukkan ekspresi seni dan kepercayaan mereka 3.

Pada masa bercocok tanam, masyarakat Indonesia telah mengembangkan teknologi pertanian seperti cangkul, bajak, irigasi dan penyimpanan hasil panen. Mereka juga membuat keramik, anyaman, tenun dan batik yang menunjukkan kemajuan dalam bidang industri rumah tangga 3.

Pada masa klasik, masyarakat Indonesia telah meningkatkan teknologi mereka dengan mempelajari teknik arsitektur, pengerjaan logam, pelayaran dan perdagangan dari budaya asing. Mereka membangun candi-candi megah yang menjadi simbol keagamaan dan kebudayaan mereka. Mereka juga membuat senjata-senjata dari besi dan perunggu yang digunakan untuk berperang atau upacara ritual. Mereka juga menguasai teknik pelayaran dan navigasi yang memungkinkan mereka menjalin hubungan dengan berbagai bangsa di Asia 2.

Kepercayaan

Kepercayaan adalah salah satu aspek yang mencerminkan nilai-nilai dan pandangan hidup masyarakat. Pada masa praaksara, masyarakat Indonesia telah memiliki sistem kepercayaan khas yang berkaitan dengan alam semesta, roh-roh leluhur, binatang totem dan dewa-dewa lokal. Mereka melakukan ritual-ritual seperti penguburan mayat, pemujaan arwah, penyembelihan hewan kurban dan pembuatan patung-patung sebagai sarana komunikasi dengan dunia gaib 3.

Pada masa bercocok tanam, masyarakat Indonesia mulai mengenal konsep animisme dan dinamisme yang meyakini bahwa segala sesuatu memiliki jiwa atau kekuatan gaib. Mereka juga mulai mengenal konsep totemisme yang meyakini bahwa ada hubungan darah antara manusia dengan binatang tertentu. Mereka juga mulai mengenal konsep manisme yang meyakini bahwa roh-roh leluhur dapat memberikan perlindungan atau kutukan kepada keturunannya 3.

Pada masa klasik, masyarakat Indonesia mulai terbuka dengan pengaruh agama-agama dunia seperti Hindu, Buddha, Islam, Kristen dan Konghucu. Mereka mengadopsi ajaran-ajaran agama tersebut sesuai dengan latar belakang budaya dan kepercayaan mereka. Mereka juga menciptakan bentuk-bentuk kepercayaan lokal yang bersifat sinkretis, seperti Kejawen, Kaharingan, Sunda Wiwitan dan Aliran Kepercayaan 2.

Pemerintahan Primus Inter Ares

Primus inter ares adalah frasa Latin yang berarti yang terbaik atau yang unggul di antara sesama. Konsep ini digunakan sebagai prinsip pemilihan pemimpin atau kepala adat pada masa praaksara dan bercocok tanam. Pemimpin dipilih berdasarkan kekuatan fisik, kecerdasan, keterampilan, atau kemampuan spiritual yang dianggap lebih dari yang lain. Pemimpin tidak memiliki kekuasaan absolut, tetapi harus menghormati pendapat dan keputusan kelompok 4.

Pada masa klasik, konsep primus inter ares mulai bergeser dengan munculnya kerajaan-kerajaan yang memiliki struktur pemerintahan yang lebih kompleks. Pemimpin atau raja dipilih berdasarkan keturunan, warisan, atau penobatan. Raja memiliki kekuasaan tertinggi, tetapi harus dibantu oleh para menteri, pejabat, panglima perang, dan tokoh agama. Raja juga harus mematuhi hukum dan adat istiadat yang berlaku 2.

Pertanian

Pertanian adalah salah satu aspek yang menentukan pola hidup dan kemakmuran masyarakat. Pada masa praaksara, masyarakat Indonesia masih hidup berpindah-pindah sebagai pemburu dan pengumpul makanan. Mereka mengandalkan sumber daya alam seperti hewan liar, tumbuhan liar, buah-buahan, umbi-umbian, dan madu 3.

Pada masa bercocok tanam, masyarakat Indonesia mulai hidup menetap dengan membentuk perkampungan kecil. Mereka mengembangkan teknik bercocok tanam dengan menanam tanaman pangan seperti padi, jagung, ubi jalar, singkong, dan keladi. Mereka juga mengembangkan teknik beternak dengan memelihara hewan-hewan seperti ayam, babi, sapi, kerbau, dan kambing 3.

Pada masa klasik, masyarakat Indonesia telah mencapai kemajuan dalam bidang pertanian dengan memperluas lahan pertanian, meningkatkan sistem irigasi, memperbaiki alat-alat pertanian, dan memperkenalkan tanaman baru dari luar negeri seperti rempah-rempah, tebu, kapas, dan tembakau. Mereka juga mengembangkan perdagangan antar pulau dan antar negara dengan menjual hasil pertanian mereka 2.

Ukuran

Ukuran adalah salah satu aspek yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada masa praaksara, masyarakat Indonesia telah menggunakan ukuran sederhana yang bersumber dari alam atau tubuh manusia. Beberapa contoh ukuran yang digunakan adalah jengkal (jarak antara ujung jari telunjuk dan ibu jari), depa (jarak antara ujung jari telunjuk kedua tangan), hasta (jarak antara ujung jari telunjuk dan siku), depa gajah (jarak antara ujung belalai gajah dan pangkal ekor gajah), kaki (panjang kaki manusia), langkah (jarak antara dua jejak kaki), tombak (panjang senjata tombak), batu (berat batu), gantang (volume wadah kayu) 5.

Pada masa bercocok tanam, masyarakat Indonesia mulai menggunakan ukuran yang lebih standar dan akurat dengan membuat alat-alat ukur dari bambu, kayu atau batu. Beberapa contoh alat ukur yang digunakan adalah jungkal (alat ukur panjang dari bambu), timbangan dacin (alat ukur berat dari kayu), lesung (alat ukur volume dari batu)

Pada masa klasik, masyarakat Indonesia telah mengadopsi ukuran yang berasal dari budaya India, Cina dan Arab yang lebih baku dan sistematis. Beberapa contoh ukuran yang digunakan adalah satuan panjang seperti hasta, dhanus, yojana, li, zhang, chi, cun; satuan berat seperti rati, masa, suvarna, tael, liang, qian; satuan volume seperti kumbha, prastha, seer, sheng, dou, hu; satuan waktu seperti muhurta, nimesa, ghadiya, shi, ke .

Sumber:
(1) Prinsip Primus Interpares pada Masa Bercocok Tanam – Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2022/10/19/120000879/prinsip-primus-interpares-pada-masa-bercocok-tanam.
(2) Pencapaian Peradaban Awal Masyarakat Indonesia … – Roboguru. https://roboguru.ruangguru.com/question/pencapaian-peradaban-awal-masyarakat-indonesia-no-ilmu-pengetahuan-teknologi-pertanian-kepercayaan-1_QU-WZQ9M0RU.
(3) Peradaban Awal Masyarakat Indonesia: Ditinjau dari Ilmu Pengetahuan …. https://www.yousosial.com/2020/04/peradaban-awal-masyarakat-indonesia.html.
(4) Modul pembelajaran SMA sejarah kelas X: peradaban awal masyarakat …. https://repositori.kemdikbud.go.id/21713/.
(5) Jelaskan pengertian primus inter pares pada perkem… – Roboguru. https://roboguru.ruangguru.com/forum/jelaskan-pengertian-primus-inter-pares-pada-perkembangan-kehidupan-kemasyarakatan-dan-pemerintahan-pada_FRM-F25GTWPE.

Lainnya: